alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Banjir di Lamongan Cukup Lama Ganggu Mobilisasi

Desak Segera Lakukan Penanganan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sejumlah akses jalan di wilayah Bengawan Jero masih terendam. Hal itu mendapatkan perhatian dari Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Demokrat Debby Kurniawan, yang memantau secara langsung titik banjir di Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Lamongan kemarin (29/5).

 

‘’Ternyata November tahun lalu sampai sekarang Bulan Mei masih tergenang, jadi sangat memperihatinkan. Kami memantau ke lapangan, masih ada yang tergenang,’’ tutur Debby kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Pantauan wartawan koran ini di lapangan, genangan air sempat surut. Namun, intensitas hujan yang kembali tinggi, membuat sejumlah akses jalan kembali terendam.

 

Termasuk di Jalan Desa Kemlagilor tergenang setinggi mata kaki orang dewasa. Debby mengatakan, dirinya cukup prihatin melihat sejumlah tembok penahan tanah (TPT) yang rusak.

Baca Juga :  Empat Pupuk Subsidi Bakal Dicabut

 

‘’Saya berharap ada perhatian dari pemerintah. Karena kalau saya lihat permasalahannya yakni penahan jalan (tembok penahan tanah, Red) beberapa ada yang jebol,” ujar politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan tersebut.

 

Menurut Debby, genangan air yang cukup lama memunculkan masalah bagi masyarakat. Mulai penyakit, mobilisasi, dan juga aktivitas pendidikan juga ikut terganggu.

 

‘’Banjir hampir 7 bulan ini, tentunya akan banyak kendala yang muncul. Makanya kasihan warga. Pasti banyak permasalah di sini,” ucap Debby sembari melihat relawan dan warga membersihkan eceng gondok.

 

Kades Kemlagilor Abdul  Rochim berharap adanya peninggian jalan setelah kunjungan Anggota Komisi X DPR RI. Abdul Rochim mengaku normalisasi sungai diperlukan.

Baca Juga :  Hanya Tersisa 5 Kamar Isolasi Covid-19 RSUD dr Soegiri Lamongan

 

‘’Kami juga berharap ada perbaikan dua jembatan yang menghalangi debit air, yakni di Dusun Baru dan di dusun Brasan,’’ pungkasnya. (sip/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Sejumlah akses jalan di wilayah Bengawan Jero masih terendam. Hal itu mendapatkan perhatian dari Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Demokrat Debby Kurniawan, yang memantau secara langsung titik banjir di Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Lamongan kemarin (29/5).

 

‘’Ternyata November tahun lalu sampai sekarang Bulan Mei masih tergenang, jadi sangat memperihatinkan. Kami memantau ke lapangan, masih ada yang tergenang,’’ tutur Debby kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Pantauan wartawan koran ini di lapangan, genangan air sempat surut. Namun, intensitas hujan yang kembali tinggi, membuat sejumlah akses jalan kembali terendam.

 

Termasuk di Jalan Desa Kemlagilor tergenang setinggi mata kaki orang dewasa. Debby mengatakan, dirinya cukup prihatin melihat sejumlah tembok penahan tanah (TPT) yang rusak.

Baca Juga :  Empat Pupuk Subsidi Bakal Dicabut

 

‘’Saya berharap ada perhatian dari pemerintah. Karena kalau saya lihat permasalahannya yakni penahan jalan (tembok penahan tanah, Red) beberapa ada yang jebol,” ujar politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Lamongan tersebut.

 

Menurut Debby, genangan air yang cukup lama memunculkan masalah bagi masyarakat. Mulai penyakit, mobilisasi, dan juga aktivitas pendidikan juga ikut terganggu.

 

‘’Banjir hampir 7 bulan ini, tentunya akan banyak kendala yang muncul. Makanya kasihan warga. Pasti banyak permasalah di sini,” ucap Debby sembari melihat relawan dan warga membersihkan eceng gondok.

 

Kades Kemlagilor Abdul  Rochim berharap adanya peninggian jalan setelah kunjungan Anggota Komisi X DPR RI. Abdul Rochim mengaku normalisasi sungai diperlukan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kreativitas, Gelar Tahrib Ramadan

 

‘’Kami juga berharap ada perbaikan dua jembatan yang menghalangi debit air, yakni di Dusun Baru dan di dusun Brasan,’’ pungkasnya. (sip/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Tawarkan Geopark ke Jogjakarta

Gagal Melaju 16 Belas Besar

Artikel Terbaru


/