alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Masyarakat Cenderung Beli Emas Di Pasar Baru Lamongan

BISNIS jual beli emas merangkak naik jelang Lebaran ini. Di Pasar Baru Lamongan misalnya, sebagian toko perhiasan emas terlihat ramai pengunjung. Pembeli sampai rela mengantri. Pantauan di lapangan, masyarakat lebih cenderung membeli dibandingkan menjual emasnya. Sehingga omzet pedagang emas mengalami kenaikan cukup signifikan.

 

Salah satu pedagang emas di Pasar Baru Lamongan Suci menuturkan, budaya masyarakat Lamongan lebih suka membeli emas. Sebab dikenakan saat berkunjung saat Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan PPN sebesar 1 persen tidak terlalu mempengaruhi bisnis perhiasan. Selain Lebaran, diakuinya, penjualan emas juga didongkrak musim panen.

 

‘’Kebanyakan petani waktu musim panen banyak membeli, sama seperti momen,” ujarnya.

Baca Juga :  Bekuk Jaringan Residivis Pengedar Pil Dobel L di Lamongan

 

Senada, pedagang emas lain di Pasar Baru Lamongan Istiadah juga mengakui jika momen Lebaran banyak yang membeli ketimbang menjual. Meski, diakuinya, penjualan Lebaran tiga tahun ini berbeda ketika sebelum pandemi Covid-19.

 

‘’Masyarakat ada yang beli, ada yang jual,” imbuhnya.

 

Menurut dia, harga emas cukup fluktuatif. Namun, selama Ramadan ini mengalami kenaikan yang cukup sifnifikan. Jika dibandingkan Ramadan tahun lalu, bisnis emas tahun ini lebih bagus. (sip/ind)

BISNIS jual beli emas merangkak naik jelang Lebaran ini. Di Pasar Baru Lamongan misalnya, sebagian toko perhiasan emas terlihat ramai pengunjung. Pembeli sampai rela mengantri. Pantauan di lapangan, masyarakat lebih cenderung membeli dibandingkan menjual emasnya. Sehingga omzet pedagang emas mengalami kenaikan cukup signifikan.

 

Salah satu pedagang emas di Pasar Baru Lamongan Suci menuturkan, budaya masyarakat Lamongan lebih suka membeli emas. Sebab dikenakan saat berkunjung saat Hari Raya Idul Fitri. Kenaikan PPN sebesar 1 persen tidak terlalu mempengaruhi bisnis perhiasan. Selain Lebaran, diakuinya, penjualan emas juga didongkrak musim panen.

 

‘’Kebanyakan petani waktu musim panen banyak membeli, sama seperti momen,” ujarnya.

Baca Juga :  Ajang MTQ tingkat Kabupaten Lamongan diikuti 558 Peserta

 

Senada, pedagang emas lain di Pasar Baru Lamongan Istiadah juga mengakui jika momen Lebaran banyak yang membeli ketimbang menjual. Meski, diakuinya, penjualan Lebaran tiga tahun ini berbeda ketika sebelum pandemi Covid-19.

 

‘’Masyarakat ada yang beli, ada yang jual,” imbuhnya.

 

Menurut dia, harga emas cukup fluktuatif. Namun, selama Ramadan ini mengalami kenaikan yang cukup sifnifikan. Jika dibandingkan Ramadan tahun lalu, bisnis emas tahun ini lebih bagus. (sip/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/