alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Ambles usai Dilewati Truk, Jembatan Ngaglik 1 Dibongkar

Diusahakan sebelum Lebaran Selesai Pengerjaannya

LAMONGAN, Radar Lamongan – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim dan Bali memerkirakan perbaikan Jembatan Ngaglik 1 yang lantainya ambles selesai sebelum lebaran. Menurut Soderi, kabid Preservasi l Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim dan Bali, perbaikan jembatan itu harus sistem.

 

‘’Diusahakan sebelum hari raya nanti selesai pengerjaan,’’ ujarnya saat mengunjungi lokasi amblesnya jembatan kemarin (29/3).

 

Dia sudah menurunkan tim untuk melakukan survei beberapa jembatan yang akan dilakukan perbaikan. ‘’Ambruknya jembatan ini tentunya beberapa faktor,’’ imbuhnya.

 

Salah satunya, jembatan itu dilewati kendaraan yang padat. Selain itu, truk bermutan berat menjadi salah satu faktor memercepat umur jembatan hingga ambles.

 

Baca Juga :  Lebih Suka Lompat Jauh

Jembatan yang dikenal dengan sebutan Jembatan Balun itu ambles sekitar satu  meter. Ketut Payun Astapa, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah perwakilan  Tuban, Lamongan, dan Gresik, mengatakan, jembatan yang ambles sepanjang 2,5 meter (m) dan lebarnya 5,7 m. Kerusakan di jembatan yang lokasinya dekat dengan RS Muhammadiyah Lamongan itu tidak menyeluruh. Hanya di bagian tengah. Sebagian sisi utara maupun selatan masih bisa digunakan kendaraan roda empat untuk lewat.

 

‘’Malam ini (tadi malam, Red), jembatan akan dilakukan pembongkaran langsung serta berkoordinasi dengan dinas terkait,’’ jelasnya.

 

Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat. ‘’Memang benar, untuk tahun 1993 lalu telah dilakukan pembangunan. Sedangkan kanan kiri jembatan tentunya perbaikan yang baru. Untuk perawatan, pastinya selalu dilakukan perbaikan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Dua Gelombang Demo di Lamongan Tolak Presiden 3 Periode

 

‘’Untuk pembangunan jembatan, mempunyai batas usai hingga 40 tahun lamanya,’’ imbuhnya.

 

Berdasarkan penandaan bangunan, jembatan sekitar 300 meter dari barat Terminal Lamongan itu dibangun pada 1993. Supri, warga yang bertugas melakukan penyeberangan, mengatakan, kali pertama terdapat truk gandeng dari barat. Di belakangnya, ada motor.

 

Sesampai di tengah jembatan, aspal yang ada terlihat ambles. Sopir truk kaget. Namun, bisa selamat dari kejadian itu. ‘’Jadi amblesnya secara tiba – tiba, jembatan langsung turun ke bawah bagian tengah,’’ jelasnya. (mal/yan)

 

TAK KUAT MENAHAN BEBAN: Kerusakan yang terjadi pada Jembatan Ngaglik 1 di jalan nasional dekat RS Muhammadiyah Lamongan. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim dan Bali memerkirakan perbaikan Jembatan Ngaglik 1 yang lantainya ambles selesai sebelum lebaran. Menurut Soderi, kabid Preservasi l Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim dan Bali, perbaikan jembatan itu harus sistem.

 

‘’Diusahakan sebelum hari raya nanti selesai pengerjaan,’’ ujarnya saat mengunjungi lokasi amblesnya jembatan kemarin (29/3).

 

Dia sudah menurunkan tim untuk melakukan survei beberapa jembatan yang akan dilakukan perbaikan. ‘’Ambruknya jembatan ini tentunya beberapa faktor,’’ imbuhnya.

 

Salah satunya, jembatan itu dilewati kendaraan yang padat. Selain itu, truk bermutan berat menjadi salah satu faktor memercepat umur jembatan hingga ambles.

 

Baca Juga :  MPU - Bus Dilarang Berhenti di Depan Pasar Babat

Jembatan yang dikenal dengan sebutan Jembatan Balun itu ambles sekitar satu  meter. Ketut Payun Astapa, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) wilayah perwakilan  Tuban, Lamongan, dan Gresik, mengatakan, jembatan yang ambles sepanjang 2,5 meter (m) dan lebarnya 5,7 m. Kerusakan di jembatan yang lokasinya dekat dengan RS Muhammadiyah Lamongan itu tidak menyeluruh. Hanya di bagian tengah. Sebagian sisi utara maupun selatan masih bisa digunakan kendaraan roda empat untuk lewat.

 

‘’Malam ini (tadi malam, Red), jembatan akan dilakukan pembongkaran langsung serta berkoordinasi dengan dinas terkait,’’ jelasnya.

 

Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat. ‘’Memang benar, untuk tahun 1993 lalu telah dilakukan pembangunan. Sedangkan kanan kiri jembatan tentunya perbaikan yang baru. Untuk perawatan, pastinya selalu dilakukan perbaikan,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Persela Lamongan Cari Alternatif Pengganti Demerson

 

‘’Untuk pembangunan jembatan, mempunyai batas usai hingga 40 tahun lamanya,’’ imbuhnya.

 

Berdasarkan penandaan bangunan, jembatan sekitar 300 meter dari barat Terminal Lamongan itu dibangun pada 1993. Supri, warga yang bertugas melakukan penyeberangan, mengatakan, kali pertama terdapat truk gandeng dari barat. Di belakangnya, ada motor.

 

Sesampai di tengah jembatan, aspal yang ada terlihat ambles. Sopir truk kaget. Namun, bisa selamat dari kejadian itu. ‘’Jadi amblesnya secara tiba – tiba, jembatan langsung turun ke bawah bagian tengah,’’ jelasnya. (mal/yan)

 

TAK KUAT MENAHAN BEBAN: Kerusakan yang terjadi pada Jembatan Ngaglik 1 di jalan nasional dekat RS Muhammadiyah Lamongan. (ANJAR DWI P/RDR.LMG)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/