alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Klaim Industri Lamongan Pulih

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Agus Cahyono, mengklaim sektor industri di Kota Soto ini mulai pulih. Salah satu indikasinya. pemanggilan kembali pekerja yang sempat dirumahkan selama pandemi Covid-19.

 

Menurut dia, dampak pandemi sangat besar. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada 2020 ada 5,1 persen menjadi 4,9 persen tahun lalu. Angka penurunannya tidak besar, tapi sudah mengalami pergerakan yang baik.

 

Pertumbuhan ekonomi sempat terkontraksi 2,65 persen di 2020 meningkat 3,43 persen pada 2021. Menurut Agus, karena sektor industri mulai normal, pekerja yang sebelumnya dirumahkan, akhirnya kembali bekerja.

- Advertisement -

 

‘’Tapi jumlah pengangguran masih ada karena lulusan setiap tahun cukup besar,” terangnya.

Baca Juga :  Insentif Nakes Disesuaikan Aturan Pusat, Maksimal Rp 10 Juta Per Bulan

 

Agus menuturkan, dinasnya sudah melakukan pembinaan, pelatihan dengan perusahaan professional agar warga berusia kerja bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan zaman. “Kita berusaha memberikan pendampingan dan fasilitasi untuk pekerja di Lamongan,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Lamongan, Sugeng Widodo, mengatakan, dukungan pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran terus ditingkatkan. Selain melakukan pembinaan dan pelatihan, Pemkab Lamongan juga membuka keran investasi seluas-luasnya. Pemilik modal bisa berinvestasi ke Lamongan dan nantinya bisa memanfaatkan tenaga lokal sebagai pekerjanya.

 

Percepatan jalur lingkar utara bakal bisa menjadi pusat industri baru di Lamongan. “Progresnya terus berjalan, mudah-mudahan perekonomian di Lamongan terus tumbuh,” harapnya. (rka/yan)

Baca Juga :  Lima Ternak Mati Suspek PMK di Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kepala Dinas Tenaga Kerja Lamongan, Agus Cahyono, mengklaim sektor industri di Kota Soto ini mulai pulih. Salah satu indikasinya. pemanggilan kembali pekerja yang sempat dirumahkan selama pandemi Covid-19.

 

Menurut dia, dampak pandemi sangat besar. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada 2020 ada 5,1 persen menjadi 4,9 persen tahun lalu. Angka penurunannya tidak besar, tapi sudah mengalami pergerakan yang baik.

 

Pertumbuhan ekonomi sempat terkontraksi 2,65 persen di 2020 meningkat 3,43 persen pada 2021. Menurut Agus, karena sektor industri mulai normal, pekerja yang sebelumnya dirumahkan, akhirnya kembali bekerja.

- Advertisement -

 

‘’Tapi jumlah pengangguran masih ada karena lulusan setiap tahun cukup besar,” terangnya.

Baca Juga :  Proyek Dilanjutkan Tahun Depan

 

Agus menuturkan, dinasnya sudah melakukan pembinaan, pelatihan dengan perusahaan professional agar warga berusia kerja bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan zaman. “Kita berusaha memberikan pendampingan dan fasilitasi untuk pekerja di Lamongan,” tuturnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Lamongan, Sugeng Widodo, mengatakan, dukungan pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran terus ditingkatkan. Selain melakukan pembinaan dan pelatihan, Pemkab Lamongan juga membuka keran investasi seluas-luasnya. Pemilik modal bisa berinvestasi ke Lamongan dan nantinya bisa memanfaatkan tenaga lokal sebagai pekerjanya.

 

Percepatan jalur lingkar utara bakal bisa menjadi pusat industri baru di Lamongan. “Progresnya terus berjalan, mudah-mudahan perekonomian di Lamongan terus tumbuh,” harapnya. (rka/yan)

Baca Juga :  Optimistis Mencapai Kejayaan Berkeadilan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/