alexametrics
29.9 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Bakal Renovasi Lima Peninggalan Sejarah di Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Situs cagar budaya banyak tersebar di sejumlah wilayah di Kota Soto. Termasuk makam yang menjadi penanda sejarah di masa lampau. Rencananya empat makam dan satu situs candi bakal direnovasi tahun ini, guna melestarikan jejak kejayaan Lamongan. Meliputi Makam Nyai Andongsari, Makam Mbah Lamong, Makam Joko Tingkir, Makam Mbah Kinameng, dan Situs Candi Patakan.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Siti Rubikah menuturkan, sentuhan renovasi masuk dalam salah satu visi yang dicanangkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

 

‘’Pembangunan dimulai dari makam Nyai Andongsari. Setelah itu semuanya akan menyusul,’’ ujar Rubikah kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (28/3).

Baca Juga :  Kurang Saksi Ahli Perbankan

 

Seperti diketahui, masyarakat meyakini jika Nyai Andongsari merupakan Ibunda Gajah Mada. Renovasi makam yang terkenal dengan sebutan Gunung Ratu itu bakal menyasar cungkup makam, pagar, lantai, dan beberapa titik lainnya.

 

‘’Untuk Makam Nyai Andongsari renovasi dianggarkan Rp 193 juta,’’ ucap perempuan berjilbab tersebut.

 

Disinggung terkait anggaran renovasi empat situs cagar budaya lainnya. Rubikah mengaku belum bisa menyebutkan detail, karena data berada di kantor. Namun, dia memastikan renovasi empat titik situs cagar budaya lainnya dipusatkan pada cungkup makam.

 

Dia menjelaskan, pembangunan tersebut bakal diintegerasikan untuk pengembangan wisata terintegerasi dengan wisata religi maupun wisata alam lainnya. Sehingga, dia berharap mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Santai Dirumah, Gadis Ini Tampil Tanpa Pakai Bedak

 

‘’Lima lokasi tersebut ditargetkan selesai tahun ini,’’ terangnya. (mal/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Situs cagar budaya banyak tersebar di sejumlah wilayah di Kota Soto. Termasuk makam yang menjadi penanda sejarah di masa lampau. Rencananya empat makam dan satu situs candi bakal direnovasi tahun ini, guna melestarikan jejak kejayaan Lamongan. Meliputi Makam Nyai Andongsari, Makam Mbah Lamong, Makam Joko Tingkir, Makam Mbah Kinameng, dan Situs Candi Patakan.

 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Siti Rubikah menuturkan, sentuhan renovasi masuk dalam salah satu visi yang dicanangkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

 

‘’Pembangunan dimulai dari makam Nyai Andongsari. Setelah itu semuanya akan menyusul,’’ ujar Rubikah kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (28/3).

Baca Juga :  Persela Lamongan Tak Ingin Kalah Dari Rival

 

Seperti diketahui, masyarakat meyakini jika Nyai Andongsari merupakan Ibunda Gajah Mada. Renovasi makam yang terkenal dengan sebutan Gunung Ratu itu bakal menyasar cungkup makam, pagar, lantai, dan beberapa titik lainnya.

 

‘’Untuk Makam Nyai Andongsari renovasi dianggarkan Rp 193 juta,’’ ucap perempuan berjilbab tersebut.

 

Disinggung terkait anggaran renovasi empat situs cagar budaya lainnya. Rubikah mengaku belum bisa menyebutkan detail, karena data berada di kantor. Namun, dia memastikan renovasi empat titik situs cagar budaya lainnya dipusatkan pada cungkup makam.

 

Dia menjelaskan, pembangunan tersebut bakal diintegerasikan untuk pengembangan wisata terintegerasi dengan wisata religi maupun wisata alam lainnya. Sehingga, dia berharap mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Ayo!!! Buktikan Bukan Tim Pecundang

 

‘’Lima lokasi tersebut ditargetkan selesai tahun ini,’’ terangnya. (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/