alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

PERSIDANGAN

Maafkan Pencuri Kambing

LAMONGAN, Radar Lamongan – Mutolipin sudah memaafkan Subadri, pencuri kambingnya, di Desa Duduklor, Kecamatan Glagah. Saat dihadirkan  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudha Warta Prambada dalam persidangan di PN Lamongan kemarin (27/6), Mutolipin kesulitan memahami pertanyaan majelis hakim yang berbahasa Indonesia.

‘’Saya mengenal Subadri. Subadri, saya maafkan ya, tapi jangan diulangi lagi,’’ pinta saksi korban tersebut di persidangan.

Setelah menanyai saksi, hakim ketua Rais Muhammad Syakrani, dengan anggota  Olyviarin Rosalinda Taupan, dan Nunik Sri Wahyuni, bertanya kepada terdakwa terkait pencurian tersebut.

Subadri mengaku mengambil dua ekor kambing. Namun,  hewan ternak itu sudah dikembalikan ke pemiliknya. ‘’Saya baru pertama kali ambil Yang Mulai,’’ katanya.

Baca Juga :  Kasus Dana Desa Segera Disidangkan

Dia juga mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. ‘’Di dalam (penjara) tidak enak,’’ imbuhnya.

Hakim ketua meminta terdakwa tidak mengulangi perbuatan tercela tersebut. ‘’Minggu depan sidang tuntutan, sidang ditutup,’’ katanya mengakhiri sidang.

Pencurian kambing itu terjadi di Januari. Saat mencari belut, terdakwa melihat kandang kambing di tambak Mutolipin yang tidak terkunci. Terdakwa lalu mencuri 2 dari 3 ekor kambing yang ada. (sip/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Mutolipin sudah memaafkan Subadri, pencuri kambingnya, di Desa Duduklor, Kecamatan Glagah. Saat dihadirkan  Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudha Warta Prambada dalam persidangan di PN Lamongan kemarin (27/6), Mutolipin kesulitan memahami pertanyaan majelis hakim yang berbahasa Indonesia.

‘’Saya mengenal Subadri. Subadri, saya maafkan ya, tapi jangan diulangi lagi,’’ pinta saksi korban tersebut di persidangan.

Setelah menanyai saksi, hakim ketua Rais Muhammad Syakrani, dengan anggota  Olyviarin Rosalinda Taupan, dan Nunik Sri Wahyuni, bertanya kepada terdakwa terkait pencurian tersebut.

Subadri mengaku mengambil dua ekor kambing. Namun,  hewan ternak itu sudah dikembalikan ke pemiliknya. ‘’Saya baru pertama kali ambil Yang Mulai,’’ katanya.

Baca Juga :  Tenggak Arak, Diajak ke Warung Kopi, Tiga HP Dicuri

Dia juga mengaku menyesal dan tidak akan mengulangi perbuatannya tersebut. ‘’Di dalam (penjara) tidak enak,’’ imbuhnya.

Hakim ketua meminta terdakwa tidak mengulangi perbuatan tercela tersebut. ‘’Minggu depan sidang tuntutan, sidang ditutup,’’ katanya mengakhiri sidang.

Pencurian kambing itu terjadi di Januari. Saat mencari belut, terdakwa melihat kandang kambing di tambak Mutolipin yang tidak terkunci. Terdakwa lalu mencuri 2 dari 3 ekor kambing yang ada. (sip/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/