alexametrics
30.6 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAMONGAN

Maksimalkan Program Perintis

Dorong Pendidikan Berkualitas dan Gratis

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam suatu daerah, termasuk Kabupaten Lamongan. Sebab memiliki SDM yang unggul, berdaya saing, berakhlak akan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Sehingga, Pemkab Lamongan terus meningkatkan pembangunan pendidikan. Salah satunya melalui program perintis atau pendidikan yang berkualitas dan gratis.

 

‘’Program perintis ini sudah berjalan dan akan terus dikembangkan, agar mereka yang membutuhkan bisa menerima manfaatnya semua,” terang Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Ir. Munif Syarif, MM.

 

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lamongan, ada beberapa kebijakan yang telah dilaksanakan. Yakni melalui peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana pendidikan.

 

Serta memberikan akses bagi masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu untuk bisa meningkatkan kualifikasi pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi (D4/S1).

 

Bahkan, bagi masyarakat yang memiliki prestasi khusus sebagai penghafal Alquraqn (Hafidz Quran) akan diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan hingga S2, dengan bantuan beasiswa dari Pemkab Lamongan.

 

Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan diberikan secara merata melalui peningkatan kompetensi guru kelas, guru mata pelajaran, hingga kepala sekolah. Dengan kegiatan bimbingan teknis, MGMP (Musyawarah guru mata pelajaran), dan KKG (Kelompok kerja guru).

Baca Juga :  DPRD Lamongan Soroti Kinerja Dinas Peternakan

 

Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan Lamongan juga memberikan tambahan kesejahteraan bagi guru non PNS dan pegawai non PNS. Selain itu, untuk guru PAUD yang belum memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D4, didorong untuk meningkatkan pendidikannya dengan bantuan beasiswa.

 

Pemkab Lamongan juga berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas sarpras pendidikan melalui pembangunan gedung baru, rehabilitasi ruang kelas, pembangunan atau rehab sarana penunjang pendidikan, menyediakan peralatan pendidikan, serta media pembelajaran.

 

Khususnya peralatan pembelajaran berbasis digital untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Serta  kegiatan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) dan mewujudkan program sekolah digital.

 

Pemkab Lamongan berkomitmen untuk mencerdaskan masyarakatnya dengan memberikan akses pelayanan pendidikan yang merata. Bahkan, Disdik Lamongan sudah menyiapkan program beasiswa khusus bagi warga kurang mampu.

 

Di samping itu, untuk mereka yang belum mendapatkan layanan pendidikan formal, bisa melalui pendidikan kesetaraan paket. Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  UMM Ngaji Bareng Gus Baha

 

Melalui berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Lamongan, angka rerata lama sekolah terus mengalami kenaikan. Tahun lalu sebesar 8,02 ada kenaikan 0,12 dari Tahun 2020 7,92.

 

Sedangkan, angka harapan lama sekolah juga mengalami kenaikan dari Tahun 2020 hanya 13,48, menjadi 13,77 pada tahun lalu. Sedangkan, pada indeks pendidikan juga mengalami kenaikan dari 0,638 pada Tahun 2020 menjadi 0,651 tahun lalu, yakni mengalami kenaikan 0,013 persen. Meski  kenaikannya relatif kecil tapi selalu ada kenaikan setiap tahunnya.

 

‘’Dengan meningkatnya indikator pendidikan, maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan juga meningkat dari 72,58 menjadi 73,12 Tahun 2021,’’ ucap Munif. (rka)

BEASISWA PENDIDIKAN

Perpanjangan : PTN/S1 sebanyak 600 mahasiswa/mahasiswi

PTS/S1 jumlah 600 mahasiswa/mahasiswi

Baru : PTN/S1  jumlah 50 mahasiswa

PTS/S1 jumlah 100 mahasiswa

Presasi/Hafidz/Non

PTN/S1 jumlah 25 mahasiswa

PTS/S1 jumlah 35

PTN/S2 jumlah 5

PTS/S2 jumlah 5

PTS GURU/S1 jumlah 10

PELAJAR

SD  jumlah 3000 siswa

SMP jumlah 1800 siswa

SMA jumlah 1000 siswa

 

TERUS BERPRESTASI: Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan Lamongan memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya khususnya bagi mereka yang kurang mampu bisa memanfaatkan program beasiswa. (Istimewa For R.Lmg)

 

 

Dorong Pendidikan Berkualitas dan Gratis

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan dalam suatu daerah, termasuk Kabupaten Lamongan. Sebab memiliki SDM yang unggul, berdaya saing, berakhlak akan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Sehingga, Pemkab Lamongan terus meningkatkan pembangunan pendidikan. Salah satunya melalui program perintis atau pendidikan yang berkualitas dan gratis.

 

‘’Program perintis ini sudah berjalan dan akan terus dikembangkan, agar mereka yang membutuhkan bisa menerima manfaatnya semua,” terang Kepala Dinas Pendidikan Lamongan Ir. Munif Syarif, MM.

 

Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Lamongan, ada beberapa kebijakan yang telah dilaksanakan. Yakni melalui peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana pendidikan.

 

Serta memberikan akses bagi masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu untuk bisa meningkatkan kualifikasi pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi (D4/S1).

 

Bahkan, bagi masyarakat yang memiliki prestasi khusus sebagai penghafal Alquraqn (Hafidz Quran) akan diberikan kesempatan untuk mengenyam pendidikan hingga S2, dengan bantuan beasiswa dari Pemkab Lamongan.

 

Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan diberikan secara merata melalui peningkatan kompetensi guru kelas, guru mata pelajaran, hingga kepala sekolah. Dengan kegiatan bimbingan teknis, MGMP (Musyawarah guru mata pelajaran), dan KKG (Kelompok kerja guru).

Baca Juga :  Jadi Laga Hidup-Mati Persela Lamongan

 

Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan Lamongan juga memberikan tambahan kesejahteraan bagi guru non PNS dan pegawai non PNS. Selain itu, untuk guru PAUD yang belum memiliki kualifikasi pendidikan minimal S1 atau D4, didorong untuk meningkatkan pendidikannya dengan bantuan beasiswa.

 

Pemkab Lamongan juga berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas sarpras pendidikan melalui pembangunan gedung baru, rehabilitasi ruang kelas, pembangunan atau rehab sarana penunjang pendidikan, menyediakan peralatan pendidikan, serta media pembelajaran.

 

Khususnya peralatan pembelajaran berbasis digital untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Serta  kegiatan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) dan mewujudkan program sekolah digital.

 

Pemkab Lamongan berkomitmen untuk mencerdaskan masyarakatnya dengan memberikan akses pelayanan pendidikan yang merata. Bahkan, Disdik Lamongan sudah menyiapkan program beasiswa khusus bagi warga kurang mampu.

 

Di samping itu, untuk mereka yang belum mendapatkan layanan pendidikan formal, bisa melalui pendidikan kesetaraan paket. Harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  Ingin Dua Gelar Sekaligus

 

Melalui berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Lamongan, angka rerata lama sekolah terus mengalami kenaikan. Tahun lalu sebesar 8,02 ada kenaikan 0,12 dari Tahun 2020 7,92.

 

Sedangkan, angka harapan lama sekolah juga mengalami kenaikan dari Tahun 2020 hanya 13,48, menjadi 13,77 pada tahun lalu. Sedangkan, pada indeks pendidikan juga mengalami kenaikan dari 0,638 pada Tahun 2020 menjadi 0,651 tahun lalu, yakni mengalami kenaikan 0,013 persen. Meski  kenaikannya relatif kecil tapi selalu ada kenaikan setiap tahunnya.

 

‘’Dengan meningkatnya indikator pendidikan, maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan juga meningkat dari 72,58 menjadi 73,12 Tahun 2021,’’ ucap Munif. (rka)

BEASISWA PENDIDIKAN

Perpanjangan : PTN/S1 sebanyak 600 mahasiswa/mahasiswi

PTS/S1 jumlah 600 mahasiswa/mahasiswi

Baru : PTN/S1  jumlah 50 mahasiswa

PTS/S1 jumlah 100 mahasiswa

Presasi/Hafidz/Non

PTN/S1 jumlah 25 mahasiswa

PTS/S1 jumlah 35

PTN/S2 jumlah 5

PTS/S2 jumlah 5

PTS GURU/S1 jumlah 10

PELAJAR

SD  jumlah 3000 siswa

SMP jumlah 1800 siswa

SMA jumlah 1000 siswa

 

TERUS BERPRESTASI: Pemkab Lamongan melalui Dinas Pendidikan Lamongan memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya khususnya bagi mereka yang kurang mampu bisa memanfaatkan program beasiswa. (Istimewa For R.Lmg)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/