alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

DINAS PEKERJAAN UMUM SUMBERDAYA AIR LAMONGAN

Jaga Ketersediaan Air, Keruk Embung hingga Normalisasi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kolaborasi pembangunan Lamongan melibatkan banyak sektor. Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (PUSDA) Lamongan, yang bergerak di bidang pengairan, ikut berupaya melakukan percepatan pengerukan embung hingga normalisasi.

 

Tahun ini, pengerukan embung dilakukan di 22 kecamatan. Selain itu, diprogramkan perbaikan saluran irigasi sepanjang 4,4 kilometer (km) di 22 kecamatan. Sementara normalisasi saluran irigasi dan saluran pembuang dikerjakan di 19 kecamatan. Panjangnya, 52 km.

 

Kemudian, rehabilitasi 30 pintu air pada bangunan sadap intake dan dam pembagi di 16 kecamatan. Program lainnya, pembangunan perkuatan tebing saluran sungai sepanjang 2 km di 12 kecamatan.

 

‘’Pengerukan ini diharapkan bisa meningkatkan volume efektif embung, waduk atau rawa  hingga mengurangi debit  banjir di Lamongan,’’ kata  Kepala Dinas PUSDA Lamongan, M Jupri.

Baca Juga :  Tahan hingga Sebulan, Satu Kilogram Jadi 625 Gram

 

Dia menjelaskan, embung yang semakin dalam bakal membuat daya tampungnya bertambah. Dengan daya tampung yang maksimal, keberlangsungan tersedianya air di saat musim kemarau terjaga.

 

‘’Embung merupakan faktor penting yang akan menjaga stabilitas pertanian hingga menjaga kesedian air irigasi saat kemarau,’’ jelasnya.

 

Sebab, embung tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan di persawahan. Juga bisa mendukung aktivitas perkebunan, hortikultura, dan  ternak. Ketersediaan air diharapkan dapat meningkatkan produksi hasil pertanian maupun peternakan.

 

‘’Sedangkan normalisasi saluran air, berada di Kecamatan Turi, Glagah, dan Karangbinangun  hingga melalui Sungai Blawi dan Corong,’’ bebernya. (mal)

CEK LAPANGAN: Salah satu pegawai melakukan pengukuran pengerjaan saluran irigasi. Perbaikan saluran irigasi tahun ini sepanjang 4,4 kilometer (km) di 22 kecamatan. (Istimewa For RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kolaborasi pembangunan Lamongan melibatkan banyak sektor. Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air (PUSDA) Lamongan, yang bergerak di bidang pengairan, ikut berupaya melakukan percepatan pengerukan embung hingga normalisasi.

 

Tahun ini, pengerukan embung dilakukan di 22 kecamatan. Selain itu, diprogramkan perbaikan saluran irigasi sepanjang 4,4 kilometer (km) di 22 kecamatan. Sementara normalisasi saluran irigasi dan saluran pembuang dikerjakan di 19 kecamatan. Panjangnya, 52 km.

 

Kemudian, rehabilitasi 30 pintu air pada bangunan sadap intake dan dam pembagi di 16 kecamatan. Program lainnya, pembangunan perkuatan tebing saluran sungai sepanjang 2 km di 12 kecamatan.

 

‘’Pengerukan ini diharapkan bisa meningkatkan volume efektif embung, waduk atau rawa  hingga mengurangi debit  banjir di Lamongan,’’ kata  Kepala Dinas PUSDA Lamongan, M Jupri.

Baca Juga :  Pastikan Daging di Lamongan Aman Dikonsumsi

 

Dia menjelaskan, embung yang semakin dalam bakal membuat daya tampungnya bertambah. Dengan daya tampung yang maksimal, keberlangsungan tersedianya air di saat musim kemarau terjaga.

 

‘’Embung merupakan faktor penting yang akan menjaga stabilitas pertanian hingga menjaga kesedian air irigasi saat kemarau,’’ jelasnya.

 

Sebab, embung tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan di persawahan. Juga bisa mendukung aktivitas perkebunan, hortikultura, dan  ternak. Ketersediaan air diharapkan dapat meningkatkan produksi hasil pertanian maupun peternakan.

 

‘’Sedangkan normalisasi saluran air, berada di Kecamatan Turi, Glagah, dan Karangbinangun  hingga melalui Sungai Blawi dan Corong,’’ bebernya. (mal)

CEK LAPANGAN: Salah satu pegawai melakukan pengukuran pengerjaan saluran irigasi. Perbaikan saluran irigasi tahun ini sepanjang 4,4 kilometer (km) di 22 kecamatan. (Istimewa For RDR.LMG)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/