alexametrics
29.6 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Dinkes Sarankan Warga Berisiko Berlebaran di Rumah

Lamongan Nihil Kasus Covid-19

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ini kabar baik bagi mereka yang ingin merayakan lebaran di Kabupaten Lamongan. Status zonasi kedaruratan Covid-19 di Lamongan sudah menghijau semua. Tidak ada kecamatan yang masuk zona kuning karena nihil kasus aktif.

 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, penurunan kasus dipengaruhi angka kesembuhan yang tinggi. Setiap ada kasus baru, langsung bisa ditangani dengan terapi dan vitamin. Pasien kemudian bisa sembuh.

 

‘’Alhamdulillah, angka kesembuhan tinggi semoga hingga musim mudik lebaran selesai kasusnya tetap landai,’’ harapnya.

 

Indra menuturkan, 1 April, terdata 16 kasus aktif di Lamongan. Kemarin (25/4) kasusnya sudah nihil.

Baca Juga :  ANBK Ulang di Lamongan, Tiga PKBM Tunggu Hasil

 

Menurut dia, varian omicron memang lebih cepat penularannya. Puncaknya terjadi Februari dan Maret. Bagi mereka yang memiliki kekebalan tubuh cukup dan mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, tingkat keparahan virus ini bisa diminimalisasi.

 

Indra mengamati pergerakan arus pemudik sudah terasa. Dia mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan protokol kesehatannya (prokes). “Saya meminta mereka yang berisiko (lansia atau memiliki penyakit bawaan) untuk tetap di rumah dan melengkapi dosis vaksinasinya,” pintanya.

 

Saat ini, lanjut dia, percepatan vaksinasi terus dilakukan. Vaksinasi booster untuk Lamongan di angka 13 persen atau 146 ribu jiwa dari sejuta jiwa proyeksi. Dia berharap jumlah ini terus bertambah dengan banyaknya posko pemantauan arus mudik yang menyediakan layanan vaksinasi. Serta percepatan vaksinasi di tempat ibadah dan pusat keramaian. (rka/yan)

Baca Juga :  Terindikasi Kejanggalan Penjualan Aset Desa

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ini kabar baik bagi mereka yang ingin merayakan lebaran di Kabupaten Lamongan. Status zonasi kedaruratan Covid-19 di Lamongan sudah menghijau semua. Tidak ada kecamatan yang masuk zona kuning karena nihil kasus aktif.

 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, penurunan kasus dipengaruhi angka kesembuhan yang tinggi. Setiap ada kasus baru, langsung bisa ditangani dengan terapi dan vitamin. Pasien kemudian bisa sembuh.

 

‘’Alhamdulillah, angka kesembuhan tinggi semoga hingga musim mudik lebaran selesai kasusnya tetap landai,’’ harapnya.

 

Indra menuturkan, 1 April, terdata 16 kasus aktif di Lamongan. Kemarin (25/4) kasusnya sudah nihil.

Baca Juga :  Pastikan Daging di Lamongan Aman Dikonsumsi

 

Menurut dia, varian omicron memang lebih cepat penularannya. Puncaknya terjadi Februari dan Maret. Bagi mereka yang memiliki kekebalan tubuh cukup dan mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, tingkat keparahan virus ini bisa diminimalisasi.

 

Indra mengamati pergerakan arus pemudik sudah terasa. Dia mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan protokol kesehatannya (prokes). “Saya meminta mereka yang berisiko (lansia atau memiliki penyakit bawaan) untuk tetap di rumah dan melengkapi dosis vaksinasinya,” pintanya.

 

Saat ini, lanjut dia, percepatan vaksinasi terus dilakukan. Vaksinasi booster untuk Lamongan di angka 13 persen atau 146 ribu jiwa dari sejuta jiwa proyeksi. Dia berharap jumlah ini terus bertambah dengan banyaknya posko pemantauan arus mudik yang menyediakan layanan vaksinasi. Serta percepatan vaksinasi di tempat ibadah dan pusat keramaian. (rka/yan)

Baca Juga :  Hilang, Orang Tua Sempat Mengira Adel Bersama Polisi

Artikel Terkait

Most Read

Tiga Pengedar Karnopen Ditangkap  

Merek Lama Banyak Dicari

Optimistis Raup Poin Penuh

Artikel Terbaru


/