alexametrics
27.6 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Persib 1-1 Persela

Kemenangan Masih Dalam Angan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela kembali memperpanjang rekor, tanpa kemenangan di 18 laga. Laskar Joko Tingkir hanya bermain imbang 1-1 menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, tadi malam (25/2). Persela unggul lebih dulu melalui sepakan Rahel Radiansyah dimenit ke-55. Maung Bandung – julukan Persib menyamakan kedudukan melalui David da Silva dimenit ke-67.

 

‘’Jadi untuk kita lolos dari jurang degradasi, kami harapkan setiap pertandingan minimal ada kemauan untuk menang. Instruksi pelatih, disiplin. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya kita bisa meraih kemenangan,’’ tutur Caretaker Persela Ragil Sudirman.

 

Absennya Guilherme Batata Felipe de Castro akibat positif, cukup mereduksi kekuatan lini tengah Persela. Namun, motivasi berlipat ditunjukkan Demerson Bruno Costa dkk, yang mampu menghalau serangan sporadis dari pemain Persib. Skor kacamata menutup laga dibabak pertama.

Baca Juga :  Pengamatan Hilal Mengacu MABIMS

 

‘’Malam ini anak-anak kelihatan main ngotot. Peluang-peluang ini yang belum bisa dimaksimalkan. Terima kasih pada anak-anak telah bekerja keras,’’ ujar Ragil.

 

Dibabak kedua, Persela meningkatkan agresivitas serangan. Rahel Radiansyah membuat fans Persela girang, setelah mampu memanfaatkan skrimit di depan gawan Persib. Sepakannya gagal diamankan kiper Persib Teja Paku Alam dimenit ke-55, serta merubah papan skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Persela.

 

Absennya Mark Klock cukup mempengaruhi daya gedor tim besutan Robert Rene Alberts tersebut. Ketinggalan satu gol, Persib berupaya keras mengejar ketinggalan. Lagi-lagi Persela lengah dalam menghalau bola mati. David da Silva mampu memaksimalkan peluang tendangan sudut, yang menjebol gawang Dwi Kus dimenit ke-67.

Baca Juga :  Andika, Mantan Striker PSGC Ciamis Resmi Dikontrak

 

Kedua tim sama-sama ingin menang. Persib bertekad meraih kemenangan untuk bisa memuncaki klasemen. Sebaliknya, Persela berupaya keluar dari zona degradasi. Sejumlah peluang emas diciptakan kedua tim, namun tidak ada tambahan gol. Skor 1-1 menutup laga tersebut. Kiper Persela Dwi Kus mengakui jika melawan Persib merupakan laga yang cukup berat bagi rekan-rekannya.

 

‘’Saya rasa pertandingan sangat berat bagi semua pemain. Anak-anak tampil disiplin. Tapi lagi-lagi kelengahan ditim kita masih ada dan kecolongan,’’ ujar Dwi Kus. (mal/ind)

 

 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela kembali memperpanjang rekor, tanpa kemenangan di 18 laga. Laskar Joko Tingkir hanya bermain imbang 1-1 menghadapi Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, tadi malam (25/2). Persela unggul lebih dulu melalui sepakan Rahel Radiansyah dimenit ke-55. Maung Bandung – julukan Persib menyamakan kedudukan melalui David da Silva dimenit ke-67.

 

‘’Jadi untuk kita lolos dari jurang degradasi, kami harapkan setiap pertandingan minimal ada kemauan untuk menang. Instruksi pelatih, disiplin. Mudah-mudahan pertandingan selanjutnya kita bisa meraih kemenangan,’’ tutur Caretaker Persela Ragil Sudirman.

 

Absennya Guilherme Batata Felipe de Castro akibat positif, cukup mereduksi kekuatan lini tengah Persela. Namun, motivasi berlipat ditunjukkan Demerson Bruno Costa dkk, yang mampu menghalau serangan sporadis dari pemain Persib. Skor kacamata menutup laga dibabak pertama.

Baca Juga :  Kegiatan Keagamaan di Lamongan Tidak Ada Pembatasan

 

‘’Malam ini anak-anak kelihatan main ngotot. Peluang-peluang ini yang belum bisa dimaksimalkan. Terima kasih pada anak-anak telah bekerja keras,’’ ujar Ragil.

 

Dibabak kedua, Persela meningkatkan agresivitas serangan. Rahel Radiansyah membuat fans Persela girang, setelah mampu memanfaatkan skrimit di depan gawan Persib. Sepakannya gagal diamankan kiper Persib Teja Paku Alam dimenit ke-55, serta merubah papan skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Persela.

 

Absennya Mark Klock cukup mempengaruhi daya gedor tim besutan Robert Rene Alberts tersebut. Ketinggalan satu gol, Persib berupaya keras mengejar ketinggalan. Lagi-lagi Persela lengah dalam menghalau bola mati. David da Silva mampu memaksimalkan peluang tendangan sudut, yang menjebol gawang Dwi Kus dimenit ke-67.

Baca Juga :  Sinergitas Buahkan Penghargaan Pelayanan Prima

 

Kedua tim sama-sama ingin menang. Persib bertekad meraih kemenangan untuk bisa memuncaki klasemen. Sebaliknya, Persela berupaya keluar dari zona degradasi. Sejumlah peluang emas diciptakan kedua tim, namun tidak ada tambahan gol. Skor 1-1 menutup laga tersebut. Kiper Persela Dwi Kus mengakui jika melawan Persib merupakan laga yang cukup berat bagi rekan-rekannya.

 

‘’Saya rasa pertandingan sangat berat bagi semua pemain. Anak-anak tampil disiplin. Tapi lagi-lagi kelengahan ditim kita masih ada dan kecolongan,’’ ujar Dwi Kus. (mal/ind)

 

 

Artikel Terkait

Most Read

Komisi A Gelar Audiensi dengan PPDI

Diminta Tidak Lakukan Pertemuan

Pemain Siap Berkompetisi

Artikel Terbaru


/