alexametrics
24.6 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tiketing Bianglala Belum Diberlakukan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Besaran tarif bianglala di Alun-Alun Lamongan sudah ditetapkan Rp 5 ribu per putaran. Namun, pihak terkait belum memberlakukan tiketing pengunjung bianglala.

 

Kasi Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Lamongan Yeni mengatakan, besaran tarif sudah dibahas. Namun, belum diberlakukan karena harus melalui pengkajian, agar tidak memberatkan pengunjung.

 

Sebab, diakuinya, bianglala ini menjadi alternatif hiburan bagi warga Lamongan. Menurut Yeni, dinas fokus melakukan pemeliharaan karena kunjungan alun-alun ketika libur akhir pekan sangat tinggi.

JADI ALTERNATIF: Wahana permainan di Alun-Alun Lamongan cukup ramai saat akhir pekan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

‘’Kita fokus perbaikan dan pemeliharaan, teknis akan menyesuaikan,’’ tutur Yeni kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (24/7).

 

Di sisi lain, pihaknya masih fokus pemeliharaan untuk kenyamanan pengunjung. Salah satunya dengan memaksimalkan fasilitas yang ada. Seperti memperbarui cat wahana permainan, menambah CCTV, dan memperbaiki air mancur.

Baca Juga :  Fathoni dan Kahar Cedera

 

Untuk penghijauan, Yeni mengaku dilakukan penambahan secara bertahap. Karena masih musim kemarau, sehingga untuk penanaman juga tidak terlalu efektif.

 

‘’Sekarang masih perubahan musim, jadi tidak bisa langsung tanam dalam jumlah banyak dikhawatirkan tidak tumbuh,’’ terangnya. (rka/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Besaran tarif bianglala di Alun-Alun Lamongan sudah ditetapkan Rp 5 ribu per putaran. Namun, pihak terkait belum memberlakukan tiketing pengunjung bianglala.

 

Kasi Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Lamongan Yeni mengatakan, besaran tarif sudah dibahas. Namun, belum diberlakukan karena harus melalui pengkajian, agar tidak memberatkan pengunjung.

 

Sebab, diakuinya, bianglala ini menjadi alternatif hiburan bagi warga Lamongan. Menurut Yeni, dinas fokus melakukan pemeliharaan karena kunjungan alun-alun ketika libur akhir pekan sangat tinggi.

JADI ALTERNATIF: Wahana permainan di Alun-Alun Lamongan cukup ramai saat akhir pekan. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

‘’Kita fokus perbaikan dan pemeliharaan, teknis akan menyesuaikan,’’ tutur Yeni kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (24/7).

 

Di sisi lain, pihaknya masih fokus pemeliharaan untuk kenyamanan pengunjung. Salah satunya dengan memaksimalkan fasilitas yang ada. Seperti memperbarui cat wahana permainan, menambah CCTV, dan memperbaiki air mancur.

Baca Juga :  Dinkes Lamongan Tuntut Vaksin Jenis Astra Zeneca Habis Satu Bulan

 

Untuk penghijauan, Yeni mengaku dilakukan penambahan secara bertahap. Karena masih musim kemarau, sehingga untuk penanaman juga tidak terlalu efektif.

 

‘’Sekarang masih perubahan musim, jadi tidak bisa langsung tanam dalam jumlah banyak dikhawatirkan tidak tumbuh,’’ terangnya. (rka/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/