alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Terlalu Banyak Pemain Seleksi, Pelatih Kepala Persela Lamongan Sulit Meraba

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pelatih kepala Persela Lamongan Fakhri Husaini harus jeli menemukan pemain dari seleksi terbuka. Menurut mantan gelandang timnas PSSI itu, saat ini tim lain juga sedang mencukupi kebutuhan pemainnya. Sehingga ada persaingan mendatangkan pemain.

 

Fakhri mengatakan, seleksi yang digelar cukup banyak peminatnya. Banyak CV masuk untuk diajukan mengikuti seleksi. Namun sebagian draf yang diterima, ada yang tidak masuk akal. Bagi dia, itu dinamika. Sebab, banyak pemain ingin mengikuti.

 

Karena Persela tim professional, Fakhri berharap pendaftar bisa mengetahui kapasitasnya. “Minimal mereka melihat kompetensi sendiri, supaya membantu kita dalam menyeleksi CV yang masuk, untuk mempermudah,” terangnya.

 

Baca Juga :  PKL Siang Tidak Terdata

Dari seleksi terbuka ini, dia berharap bisa mendapatkan pemain profesional seperti keinginan tim. Riwayat karir pemain  juga menjadi sangat penting.

 

Dari daftar yang masuk, menurut Fakhri, ada mantan pemain Arema FC, Bali United U-20, AHHA PS Pati, dan beberapa klub lokal.

 

Kemarin, seleksi terbuka diikuti 27 pemain dan empat kiper dari beberapa klub. Jajaran pelatih berencana membagi seleksi tiga sesi, Senin – Selasa, Rabu – Kamis, dan Jumat – Sabtu. “Kita akan lebih mudah untuk mencari pemain jika dipisah, kemarin masih terlalu sulit meraba,” ujarnya.

 

Sementara itu, dari seleksi internal Persela, Fakhri menilai ada satu pemain yang menonjol, yakni, Imastri. Pemain tersebut dinilai cukup berpotensi untuk berkembang. “Itu menjadi pertimbangan tim pelatih yang nantinya menjadi bagian Persela,” tuturnya.  (rka/yan)

Baca Juga :  Ananda Qurota Aini, Pelajar Pembuat Kaligrafi 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pelatih kepala Persela Lamongan Fakhri Husaini harus jeli menemukan pemain dari seleksi terbuka. Menurut mantan gelandang timnas PSSI itu, saat ini tim lain juga sedang mencukupi kebutuhan pemainnya. Sehingga ada persaingan mendatangkan pemain.

 

Fakhri mengatakan, seleksi yang digelar cukup banyak peminatnya. Banyak CV masuk untuk diajukan mengikuti seleksi. Namun sebagian draf yang diterima, ada yang tidak masuk akal. Bagi dia, itu dinamika. Sebab, banyak pemain ingin mengikuti.

 

Karena Persela tim professional, Fakhri berharap pendaftar bisa mengetahui kapasitasnya. “Minimal mereka melihat kompetensi sendiri, supaya membantu kita dalam menyeleksi CV yang masuk, untuk mempermudah,” terangnya.

 

Baca Juga :  Tiga Kepala Dinas Diumumkan Minggu Ini

Dari seleksi terbuka ini, dia berharap bisa mendapatkan pemain profesional seperti keinginan tim. Riwayat karir pemain  juga menjadi sangat penting.

 

Dari daftar yang masuk, menurut Fakhri, ada mantan pemain Arema FC, Bali United U-20, AHHA PS Pati, dan beberapa klub lokal.

 

Kemarin, seleksi terbuka diikuti 27 pemain dan empat kiper dari beberapa klub. Jajaran pelatih berencana membagi seleksi tiga sesi, Senin – Selasa, Rabu – Kamis, dan Jumat – Sabtu. “Kita akan lebih mudah untuk mencari pemain jika dipisah, kemarin masih terlalu sulit meraba,” ujarnya.

 

Sementara itu, dari seleksi internal Persela, Fakhri menilai ada satu pemain yang menonjol, yakni, Imastri. Pemain tersebut dinilai cukup berpotensi untuk berkembang. “Itu menjadi pertimbangan tim pelatih yang nantinya menjadi bagian Persela,” tuturnya.  (rka/yan)

Baca Juga :  Sebagian Nelayan Tak Melaut di Lamongan

Artikel Terkait

Most Read

Geledah Inspektorat, Cari Kerugian Negara

Demerson Dipastikan Bisa Main

Artikel Terbaru


/