alexametrics
25.7 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Dinkes Lamongan Terus Genjot Vaksinasi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Program vaksinasi agar terbentuk kekebalan secara kelompok terus digenjot. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, vaksinasi menyesuaikan jumlah sasaran.

 

Dia mencontohkan dosis 3. Vaksinasi booster itu  pelaksanaannya menunggu dosis 1 dan 2 selesai. Selain itu, kebijakan pelonggaran menggunakan masker membuat pemahaman sebagian masyarakat berubah. Mereka menganggap sudah tidak ada Covid-19. Padahal, vaksinasi lengkap dibutuhkan untuk kekebalan.

 

“Memang kita sudah tidak ada kasus baru tapi harapannya vaksinasi tetap tuntas sampai dosis 3,” harapnya.

 

Indra memastikan stok vaksin masih aman. Ada 11.299 dosis untuk vaksinasi ke-1, 2, dan 3. Dari jumlah itu, hanya 240 dosis yang masa kadaluarsanya akhir bulan ini. Selebihnya, bulan depan.

Baca Juga :  Banjir Bengawan Jero Meluas, Kerugian Ditaksir Rp 22,3 M

 

Menurut Indra, sisa dosis yang masuk masa kadaluarsa juga dilaporkan untuk diteliti apakah layak untuk digunakan atau tidak. Dia menjelaskan, ada jenis vaksin yang sudah masuk periode kadaluarsa, tapi masih bisa digunakan hingga satu bulan ke depan. “Biasanya ada penelitian khusus sehingga vaksin masih bisa digunakan melewati masa ED,’’ jelasnya.

 

Terkait hasil testing, Indra mengaku sudah sesuai Inmendagri 1.200 sasaran. Namun, hasil evaluasinya belum keluar. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Program vaksinasi agar terbentuk kekebalan secara kelompok terus digenjot. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, vaksinasi menyesuaikan jumlah sasaran.

 

Dia mencontohkan dosis 3. Vaksinasi booster itu  pelaksanaannya menunggu dosis 1 dan 2 selesai. Selain itu, kebijakan pelonggaran menggunakan masker membuat pemahaman sebagian masyarakat berubah. Mereka menganggap sudah tidak ada Covid-19. Padahal, vaksinasi lengkap dibutuhkan untuk kekebalan.

 

“Memang kita sudah tidak ada kasus baru tapi harapannya vaksinasi tetap tuntas sampai dosis 3,” harapnya.

 

Indra memastikan stok vaksin masih aman. Ada 11.299 dosis untuk vaksinasi ke-1, 2, dan 3. Dari jumlah itu, hanya 240 dosis yang masa kadaluarsanya akhir bulan ini. Selebihnya, bulan depan.

Baca Juga :  Berebut Kuota 10 Persen Kursi SMKN

 

Menurut Indra, sisa dosis yang masuk masa kadaluarsa juga dilaporkan untuk diteliti apakah layak untuk digunakan atau tidak. Dia menjelaskan, ada jenis vaksin yang sudah masuk periode kadaluarsa, tapi masih bisa digunakan hingga satu bulan ke depan. “Biasanya ada penelitian khusus sehingga vaksin masih bisa digunakan melewati masa ED,’’ jelasnya.

 

Terkait hasil testing, Indra mengaku sudah sesuai Inmendagri 1.200 sasaran. Namun, hasil evaluasinya belum keluar. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Memiliki Berbagai Obyek Wisata Terlengkap

Minus Diego, Apresiasi Duet Bek Muda

335 Desa Belum Ajukan Pencairan ADD

Artikel Terbaru


/