alexametrics
33.3 C
Bojonegoro
Thursday, August 11, 2022

Pemeliharaan Gorong-Gorong di Lamongan Dianggarkan Rp 180 Juta

LAMONGAN, Radar Lamongan – Perbaikan dan pemeliharaan saluran drainase dimaksimalkan, guna meminimalisasi genangan air saat musim penghujan. Tahun ini, pemeliharaan seluruh gorong-gorong dianggarkan Rp 180 juta. Pagu anggaran setiap titik berbeda-beda, yang menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

 

‘’Pemeliharaan biasanya hanya membersihkan dan mengganti yang rusak. Setiap gorong-gorong akan dilakukan pengecekan berkala, supaya pembuangan normal dan tidak tersendat,’’ tutur Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Lamongan Yayuk Sri Rahayu.

 

Anggaran pemeliharaan ini di luar anggaran perbaikan gorong-gorong. Yayuk mengatakan, anggaran pemeliharaan untuk mengkover, jika terjadi kerusakan di luar target perbaikan.

 

‘’Kalau pemeliharaan kita lakukan setiap tahun, sementara perbaikan dicari yang paling mendesak,” tambahnya.

Baca Juga :  Konsekuensinya, Ada yang Dikorbankan

 

Sedangkan, diakuinya, tahun ini ada lima titik yang menjadi prioritas perbaikan. Masing-masing dianggarkan Rp 170 juta. Meliputi Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Kiai Amin, Jalan Kusuma Negara, Jalan Merpati, dan Jalan Kinameng.

 

‘’Pekerjaan sudah dimulai bulan lalu, sekarang sudah hampir 50 persen,” terangnya. (rka/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Perbaikan dan pemeliharaan saluran drainase dimaksimalkan, guna meminimalisasi genangan air saat musim penghujan. Tahun ini, pemeliharaan seluruh gorong-gorong dianggarkan Rp 180 juta. Pagu anggaran setiap titik berbeda-beda, yang menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

 

‘’Pemeliharaan biasanya hanya membersihkan dan mengganti yang rusak. Setiap gorong-gorong akan dilakukan pengecekan berkala, supaya pembuangan normal dan tidak tersendat,’’ tutur Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Lamongan Yayuk Sri Rahayu.

 

Anggaran pemeliharaan ini di luar anggaran perbaikan gorong-gorong. Yayuk mengatakan, anggaran pemeliharaan untuk mengkover, jika terjadi kerusakan di luar target perbaikan.

 

‘’Kalau pemeliharaan kita lakukan setiap tahun, sementara perbaikan dicari yang paling mendesak,” tambahnya.

Baca Juga :  Lelang Lokasi Latihan Persela Ditarget Rampung Awal Agustus

 

Sedangkan, diakuinya, tahun ini ada lima titik yang menjadi prioritas perbaikan. Masing-masing dianggarkan Rp 170 juta. Meliputi Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Kiai Amin, Jalan Kusuma Negara, Jalan Merpati, dan Jalan Kinameng.

 

‘’Pekerjaan sudah dimulai bulan lalu, sekarang sudah hampir 50 persen,” terangnya. (rka/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dua Laga Berakhir di Titik Putih

Tim Kota Lamongan Saling Sikut

Berharap Dihelat Setiap Tahun

16 Besar Digelar tanpa Penonton


/