alexametrics
25.9 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

KPP PRATAMA LAMONGAN

LAMONGAN RAME-RAME LAPOR SPT

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A, pada Hari Kamis 17 Maret 2022, menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (SPT Tahunan PPh OP) Tahun Pajak 2021 menggunakan sarana pelaporan e-filing. Sejalan dengan pasangannya, Wakil Bupati Lamongan Drs. KH. Abdul Rouf, M.Ag. juga telah menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021 pada hari yang sama.

 

Tercatat beberapa pimpinan instansi daerah di Kabupaten Lamongan juga telah menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021. Meliputi Komandan Kodim 0812 Lamongan Letkol Kavaleri Endi Siswanto; Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana; Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan Dyah Ambarwati, SH, MH.; dan Ketua Pengadilan Negeri Lamongan Raden Ari Muladi, S.H.

 

Dalam kesempatan audiensi pelaporan SPT Tahunan PPh OP dengan Kepala KPP Pratama Lamongan dan jajarannya, Yuhronur menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih karena pelaporan SPT Tahunan sekarang semakin mudah dan cepat.

 

Bupati terpilih periode 2021 hingga 2024 tersebut mengimbau sekaligus mengajak seluruh warga Kabupaten Lamongan dan khususnya aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk segera menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021 sebelum tanggal 31 Maret 2022.

 

‘’Bagi warga Lamongan dan seluruh Wajib Pajak yang mempunyai badan usaha (PT, CV, Firma, Yayasan, Koperasi), mari segera menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2021 sebelum tanggal 30 April 2022,’’ tutur Bupati Yes, sapaan akrabnya.

 

Berdasarkan data administrasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terdapat 68.239 Wajib Pajak Orang Pribadi yang wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021 dan 4.554 diantaranya wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan. Menurut Kepala KPP Pratama Lamongan Fadoli, SE, MM, hingga Tanggal 21 Maret 2022 baru 22.392 Wajib Pajak (WP) yang menyampaikan SPT Tahunan Tahun Pajak 2021. ‘’Sebanyak 21.936 diantaranya merupakan Wajib Pajak Orang Pribadi dan sisanya merupakan Wajib Pajak Badan,’’ terangnya.

Baca Juga :  Banjir, 22 Peserta Absen Ujian Paket C

 

Terkait dengan masih rendahnya Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh, beliau menghimbau kepada seluruh Wajib Pajak yang ada di Kabupaten Lamongan untuk segera menyampaikan SPT Tahunan PPh sebelum batas waktunya berakhir. Pelaporan SPT Tahunan PPh OP yang melewati tanggal 31 Maret 2022 akan mengakibatkan Wajib Pajak dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). Sedangkan bagi Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan melebihi tanggal 30 April 2022 akan dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah).

 

Namun demikian, terdapat beberapa instansi di Kabupaten Lamongan yang seluruh pegawainya telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2021. Kodim 0812 Lamongan, Kejaksaan Negeri Lamongan, Pengadilan Negeri Lamongan, Inspektorat Daerah Kabupaten Lamongan adalah beberapa instansi yang seluruh pegawainya telah menyampaikan SPT Tahunan. Bank Jatim Cabang Lamongan, Bank Mandiri KCP Lamongan, Bank BRI Kancab Lamongan tercatat juga sebagai perusahan yang seluruh pegawainya telah menyampaikan SPT Tahunan.

 

‘’Kami mewakili Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setingi-tingginya atas kesadaran dan kepatuhan pegawai beberapa instansi dan perusahaan tersebut dalam menyampaikan SPT Tahunan PPh sebelum jatuh tempo,’’ ucapnya.

 

Sebagaimana kita ketahui bersama, setiap Wajib Pajak yang mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib mengisi SPT dengan benar, lengkap, dan jelas. Setelah itu SPT tersebut harus ditandatangani serta disampaikan ke KPP atau tempat lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak. SPT itu sendiri dapat berbentuk formulir kertas (hardcopy) atau dokumen elektronik.

 

Wajib Pajak yang menyampaikan SPT dalam bentuk formulir kertas dapat menyampaikan SPT tersebut secara langsung ke KPP, melalui pos dengan bukti pengiriman surat, maupun melalui perusahaan jasa ekspedisi/ kurir dengan bukti pengiriman surat. Sedangkan untuk SPT yang berbentuk dokumen elektronik, selain melalui cara tersebut di atas, juga dapat disampaikan melalui saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (e-filing). Yang dimaksud dengan saluran tertentu meliputi laman Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go. id), laman Penyalur SPT Elektronik, saluran suara digital yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak untuk Wajib Pajak tertentu, jaringan komunikasi data yang terhubung khusus antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Wajib Pajak, atau saluran lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak.

Baca Juga :  Petambak Layangkan Surat ke Presiden

 

Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kemampuan Wajib Pajak semakin banyak Wajib Pajak yang memilih menyampaikan SPT melalui e-filing seperti yang dilakukan oleh Bupati Lamongan. Menurut PER-02/PJ/2019 Tanggal 23 Januari 2019 tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan, e-filing adalah salah satu cara penyampaian SPT melalui saluran tertentu yang ditetapkan Direktur Jenderal Pajak. Selain caranya yang mudah, penyampaian SPT melalui saluran e-filing dapat dilakukan dalam jangka waktu 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu.

 

Untuk melayani Wajib Pajak yang akan menyampaikan SPT Tahunan PPh, mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS) maupun membutuhkan layanan administrasi perpajakan lainnya, saat ini KPP Pratama Lamongan membuka pelayanan baik secara offline maupun online. Pelayanan secara offline(tatap muka) dibuka setiap hari kerja Senin sampai dengan Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB di KPP Pratama Lamongan, Jalan Sunan Giri Nomor 72 Lamongan.

 

Sementara itu bagi Wajib Pajak yang menghendaki layanan administrasi perpajakan secara online bisa menghubungi nomor 0811-2658-645, melalui email kpp.645@pajak.go.id atau melalui Layanan Online KPP Pratama Lamongan di https:// linktr.ee/pajaklamongan. Kawan Pajak juga dapat mengikuti akun media sosial KPP Pratama Lamongan di Instagram, Twitter, dan Youtube @pajaklamongan dan fanspage FB: KPP Pratama Lamongan, untuk mendapatkan info terbaru soal perpajakan khususnya di Kabupaten Lamongan. Pajak Kuat Indonesia Maju! Lamongan Megilan!. (*)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A, pada Hari Kamis 17 Maret 2022, menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (SPT Tahunan PPh OP) Tahun Pajak 2021 menggunakan sarana pelaporan e-filing. Sejalan dengan pasangannya, Wakil Bupati Lamongan Drs. KH. Abdul Rouf, M.Ag. juga telah menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021 pada hari yang sama.

 

Tercatat beberapa pimpinan instansi daerah di Kabupaten Lamongan juga telah menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021. Meliputi Komandan Kodim 0812 Lamongan Letkol Kavaleri Endi Siswanto; Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana; Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan Dyah Ambarwati, SH, MH.; dan Ketua Pengadilan Negeri Lamongan Raden Ari Muladi, S.H.

 

Dalam kesempatan audiensi pelaporan SPT Tahunan PPh OP dengan Kepala KPP Pratama Lamongan dan jajarannya, Yuhronur menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih karena pelaporan SPT Tahunan sekarang semakin mudah dan cepat.

 

Bupati terpilih periode 2021 hingga 2024 tersebut mengimbau sekaligus mengajak seluruh warga Kabupaten Lamongan dan khususnya aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk segera menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021 sebelum tanggal 31 Maret 2022.

 

‘’Bagi warga Lamongan dan seluruh Wajib Pajak yang mempunyai badan usaha (PT, CV, Firma, Yayasan, Koperasi), mari segera menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2021 sebelum tanggal 30 April 2022,’’ tutur Bupati Yes, sapaan akrabnya.

 

Berdasarkan data administrasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terdapat 68.239 Wajib Pajak Orang Pribadi yang wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh OP Tahun Pajak 2021 dan 4.554 diantaranya wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan. Menurut Kepala KPP Pratama Lamongan Fadoli, SE, MM, hingga Tanggal 21 Maret 2022 baru 22.392 Wajib Pajak (WP) yang menyampaikan SPT Tahunan Tahun Pajak 2021. ‘’Sebanyak 21.936 diantaranya merupakan Wajib Pajak Orang Pribadi dan sisanya merupakan Wajib Pajak Badan,’’ terangnya.

Baca Juga :  Bisa Terapkan Instruksi Strategi

 

Terkait dengan masih rendahnya Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh, beliau menghimbau kepada seluruh Wajib Pajak yang ada di Kabupaten Lamongan untuk segera menyampaikan SPT Tahunan PPh sebelum batas waktunya berakhir. Pelaporan SPT Tahunan PPh OP yang melewati tanggal 31 Maret 2022 akan mengakibatkan Wajib Pajak dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah). Sedangkan bagi Wajib Pajak yang menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan melebihi tanggal 30 April 2022 akan dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah).

 

Namun demikian, terdapat beberapa instansi di Kabupaten Lamongan yang seluruh pegawainya telah menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2021. Kodim 0812 Lamongan, Kejaksaan Negeri Lamongan, Pengadilan Negeri Lamongan, Inspektorat Daerah Kabupaten Lamongan adalah beberapa instansi yang seluruh pegawainya telah menyampaikan SPT Tahunan. Bank Jatim Cabang Lamongan, Bank Mandiri KCP Lamongan, Bank BRI Kancab Lamongan tercatat juga sebagai perusahan yang seluruh pegawainya telah menyampaikan SPT Tahunan.

 

‘’Kami mewakili Direktorat Jenderal Pajak menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setingi-tingginya atas kesadaran dan kepatuhan pegawai beberapa instansi dan perusahaan tersebut dalam menyampaikan SPT Tahunan PPh sebelum jatuh tempo,’’ ucapnya.

 

Sebagaimana kita ketahui bersama, setiap Wajib Pajak yang mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib mengisi SPT dengan benar, lengkap, dan jelas. Setelah itu SPT tersebut harus ditandatangani serta disampaikan ke KPP atau tempat lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak. SPT itu sendiri dapat berbentuk formulir kertas (hardcopy) atau dokumen elektronik.

 

Wajib Pajak yang menyampaikan SPT dalam bentuk formulir kertas dapat menyampaikan SPT tersebut secara langsung ke KPP, melalui pos dengan bukti pengiriman surat, maupun melalui perusahaan jasa ekspedisi/ kurir dengan bukti pengiriman surat. Sedangkan untuk SPT yang berbentuk dokumen elektronik, selain melalui cara tersebut di atas, juga dapat disampaikan melalui saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (e-filing). Yang dimaksud dengan saluran tertentu meliputi laman Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go. id), laman Penyalur SPT Elektronik, saluran suara digital yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak untuk Wajib Pajak tertentu, jaringan komunikasi data yang terhubung khusus antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Wajib Pajak, atau saluran lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak.

Baca Juga :  Empat Jabatan di Lamongan Masih Kosong

 

Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kemampuan Wajib Pajak semakin banyak Wajib Pajak yang memilih menyampaikan SPT melalui e-filing seperti yang dilakukan oleh Bupati Lamongan. Menurut PER-02/PJ/2019 Tanggal 23 Januari 2019 tentang Tata Cara Penyampaian, Penerimaan, dan Pengolahan Surat Pemberitahuan, e-filing adalah salah satu cara penyampaian SPT melalui saluran tertentu yang ditetapkan Direktur Jenderal Pajak. Selain caranya yang mudah, penyampaian SPT melalui saluran e-filing dapat dilakukan dalam jangka waktu 24 (dua puluh empat) jam sehari dan 7 (tujuh) hari seminggu.

 

Untuk melayani Wajib Pajak yang akan menyampaikan SPT Tahunan PPh, mengikuti Program Pengungkapan Sukarela (PPS) maupun membutuhkan layanan administrasi perpajakan lainnya, saat ini KPP Pratama Lamongan membuka pelayanan baik secara offline maupun online. Pelayanan secara offline(tatap muka) dibuka setiap hari kerja Senin sampai dengan Jumat mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB di KPP Pratama Lamongan, Jalan Sunan Giri Nomor 72 Lamongan.

 

Sementara itu bagi Wajib Pajak yang menghendaki layanan administrasi perpajakan secara online bisa menghubungi nomor 0811-2658-645, melalui email kpp.645@pajak.go.id atau melalui Layanan Online KPP Pratama Lamongan di https:// linktr.ee/pajaklamongan. Kawan Pajak juga dapat mengikuti akun media sosial KPP Pratama Lamongan di Instagram, Twitter, dan Youtube @pajaklamongan dan fanspage FB: KPP Pratama Lamongan, untuk mendapatkan info terbaru soal perpajakan khususnya di Kabupaten Lamongan. Pajak Kuat Indonesia Maju! Lamongan Megilan!. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/