alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Unisla Lamongan Dorong Dosen Ikuti Program Doktor

LAMONGAN, Radar Lamongan – Universitas Islam Lamongan (Unisla) siap mendukung program Indonesia Unggul dengan akselerasi peningkatan kompetensi dosen.

 

Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono, mengatakan, sebagai kampus dengan 5 ribu lebih mahasiswa, memang harus didukung dosen yang mumpuni. Apalagi, universitas dengan sebutan kampus hijau ini mendapatkan akreditasi sangat baik sekali sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia (SNPTI).

 

Langkah yang ditempuh Unisla, bekerjasama dengan Yayasan  YTPPI Sunan Giri, membiayai dosen untuk meningkatkan kemampuannya. Ada 16 dosen yang menempuh gelar doktor ekonomi di Universitas 11 Maret.

 

Bambang menjelaskan, 21 dosen dari Fakultas Teknik Unisla sekarang juga menyelesaikan studi S-3 di Universiti Tun Hussein onn Malaysia.

Baca Juga :  PPDB TK/SD/SMP Digelar Serentak

 

Menurut Bambang, biayanya 70 persen ditanggung YTPPI Sunan Giri dan sisanya 30 persen ditanggung dosen. ‘’Semua ini dalam rangka meningkatkan akreditasi mutu pendidikan kampus lokal Lamongan bertaraf internasional,” jelasnya.

 

Bambang mengatakan, dua tahun ke depan, sebanyak 150 dosen akan mengikuti program doktor. Saat ini, sudah ada 27 dosen bergelar doktor di Unisla.

 

Peningkatan kompetensi dosen ini sekaligus membuka keran kerjasama dengan internasional. Selain Malaysia, Unisla dua tahun lalu sudah berjejaring dengan universitas di Taiwan untuk melakukan penelitian terkait kesehatan lingkungan.

 

“Alhamdulillah kita sudah persiapkan untuk program Indonesia Unggul dengan peningkatan kompetensi dosen melalui jurnal-jurnal internasional,” terangnya. (rka/yan)

Baca Juga :  Diarahkan ke Sentra PKL

LAMONGAN, Radar Lamongan – Universitas Islam Lamongan (Unisla) siap mendukung program Indonesia Unggul dengan akselerasi peningkatan kompetensi dosen.

 

Rektor Unisla, Bambang Eko Muljono, mengatakan, sebagai kampus dengan 5 ribu lebih mahasiswa, memang harus didukung dosen yang mumpuni. Apalagi, universitas dengan sebutan kampus hijau ini mendapatkan akreditasi sangat baik sekali sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia (SNPTI).

 

Langkah yang ditempuh Unisla, bekerjasama dengan Yayasan  YTPPI Sunan Giri, membiayai dosen untuk meningkatkan kemampuannya. Ada 16 dosen yang menempuh gelar doktor ekonomi di Universitas 11 Maret.

 

Bambang menjelaskan, 21 dosen dari Fakultas Teknik Unisla sekarang juga menyelesaikan studi S-3 di Universiti Tun Hussein onn Malaysia.

Baca Juga :  PPDB TK/SD/SMP Digelar Serentak

 

Menurut Bambang, biayanya 70 persen ditanggung YTPPI Sunan Giri dan sisanya 30 persen ditanggung dosen. ‘’Semua ini dalam rangka meningkatkan akreditasi mutu pendidikan kampus lokal Lamongan bertaraf internasional,” jelasnya.

 

Bambang mengatakan, dua tahun ke depan, sebanyak 150 dosen akan mengikuti program doktor. Saat ini, sudah ada 27 dosen bergelar doktor di Unisla.

 

Peningkatan kompetensi dosen ini sekaligus membuka keran kerjasama dengan internasional. Selain Malaysia, Unisla dua tahun lalu sudah berjejaring dengan universitas di Taiwan untuk melakukan penelitian terkait kesehatan lingkungan.

 

“Alhamdulillah kita sudah persiapkan untuk program Indonesia Unggul dengan peningkatan kompetensi dosen melalui jurnal-jurnal internasional,” terangnya. (rka/yan)

Baca Juga :  Pelat Mobil TNI Dipasang di Mobil Pribadi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/