alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Empat Jemaah Haji Lamongan Jalani Isoman

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kasus Covid-19 muncul lagi di Lamongan. Empat jemaah haji yang baru pulang dari Mekkah dinyatakan positif.

 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, dr Indra Tsani menjelaskan, semua jemaah haji diwajibkan mengikuti swab tes di Surabaya. Hasilnya, ada yang terindikasi positif dengan gejala ringan. Mereka melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari tim kesehatan setempat.

 

Selain itu, tiga pelaku perjalanan dalam negeri asal Lamongan dinyatakan mengalami gejala Covid-19 setelah dilakukan tes. Mereka juga harus menjalani isoman.

- Advertisement -

 

Menurut Indra, tidak ditemukan gejala serius pada tujuh orang tersebut. Dia menduga, kemungkinan pasien kelelahan sehingga mudah terpapar.

Baca Juga :  Diiringi Tangis Haru, 459 CJH Blora Diberangkatkan

 

“Untuk Lamongan memang lebih sering nihil kasus, karena skrining masih terus dilakukan,” jelasnya.

 

Indra mengatakan, skrining penting untuk memutus penularan Covid-19. Kekurangan di Lamongan, partisipasi untuk melakukan vaksinasi masih rendah. ‘’Capaian vaksinasi kita belum memenuhi target dan pergerakannya tidak signifikan,” terangnya.

 

Setiap harinya, target 100 dosis belum terpenuhi. Salah satu penyebabnya, minimnya warga yang mendatangi fasilitas kesehatan di puskesmas untuk vaksin. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kasus Covid-19 muncul lagi di Lamongan. Empat jemaah haji yang baru pulang dari Mekkah dinyatakan positif.

 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamongan, dr Indra Tsani menjelaskan, semua jemaah haji diwajibkan mengikuti swab tes di Surabaya. Hasilnya, ada yang terindikasi positif dengan gejala ringan. Mereka melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan dari tim kesehatan setempat.

 

Selain itu, tiga pelaku perjalanan dalam negeri asal Lamongan dinyatakan mengalami gejala Covid-19 setelah dilakukan tes. Mereka juga harus menjalani isoman.

- Advertisement -

 

Menurut Indra, tidak ditemukan gejala serius pada tujuh orang tersebut. Dia menduga, kemungkinan pasien kelelahan sehingga mudah terpapar.

Baca Juga :  Bus Rusak Parah, Diusulkan Hapus dari Aset Pemkab Lamongan

 

“Untuk Lamongan memang lebih sering nihil kasus, karena skrining masih terus dilakukan,” jelasnya.

 

Indra mengatakan, skrining penting untuk memutus penularan Covid-19. Kekurangan di Lamongan, partisipasi untuk melakukan vaksinasi masih rendah. ‘’Capaian vaksinasi kita belum memenuhi target dan pergerakannya tidak signifikan,” terangnya.

 

Setiap harinya, target 100 dosis belum terpenuhi. Salah satu penyebabnya, minimnya warga yang mendatangi fasilitas kesehatan di puskesmas untuk vaksin. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/