alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Tetapkan 135 Ribu Daftar Pemilih Sementara Pilkades di Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamongan menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) pilkades mendatang. Totalnya sebanyak 135.098 DPS dari 61 desa penyelenggara pilkades yang tersebar di-27 kecamatan di Lamongan. Proses selanjutnya masih menunggu penetapan daftar pemilih tambahan (DPTam) mulai hari ini (21/5) hingga lusa (23/5).

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamongan M. Zamroni mengatakan, jumlah DPS masih bisa berubah meski sudah dilakukan penetapan. Karena masih terdapat DPTam yang juga memiliki hak suara dalam pilkades bulan depan.

 

Biasanya DPTam ini merupakan anak muda yang baru memiliki e-KTP. Sehingga belum masuk dalam pendataan sebelumnya. Sehingga desa diminta melakukan pendataan ulang untuk memastikan jumlah total pemilihnya.

Baca Juga :  Fasilitasi Kafilah Lamongan untuk Berprestasi

 

‘’Nanti setelah penetapan DPTam baru dilakukan pencetakan suara sebanyak jumlah pemilih di Lamongan,” ujarnya.

 

Dari sekitar 135 ribu pemilih, terang dia, jumlah calon pemilih paling banyak ada di Desa Paciran dengan total 11.859 pemilih. Sedangkan, paling sedikit di Desa Gambuhan, Kecamatan Kalitengah jumlahnya 623 pemilih.

 

Menurut dia, banyaknya jumlah pemilih juga diantisipasi agar tidak sampai terjadi kericuhan. Meski pemetaan wilayah konflik sudah dilakukan, tapi juga merujuk pada pertimbangan jumlah pemilih dan calon incumbent yang maju lagi. Sedangkan, beberapa titik dilakukan pengetatan, dengan melibatkan penegak hukum.

 

‘’Mudah-mudahan aman, karena kita sudah pernah menggelar pilkades serentak sebelumnya,” katanya.

Baca Juga :  Tambah Enam Kereta Api Mudik Lebaran Ke-Dari Lamongan

 

Dia menuturkan, pilkades ini seluruhnya rawan. Sebab akan terjadi perbedaan pendukung antar calon. Apalagi jika calonnya merupakan rival yang sebelumnya diprediksi lebih ramai dibandingkan keluarga.

 

Seperti diketahui, pilkades serentak bulan depan diikuti 61 desa dengan 145 calon, 36 merupakan incumbent, dan 19 lainnya masih memiliki hubungan keluarga.

 

‘’Karena kontestasi politik di tingkat desa ini digelar enam tahunan, sehingga harapannya masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban hingga pelaksanaan selesai,’’ terangnya. (rka/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamongan menetapkan daftar pemilih sementara (DPS) pilkades mendatang. Totalnya sebanyak 135.098 DPS dari 61 desa penyelenggara pilkades yang tersebar di-27 kecamatan di Lamongan. Proses selanjutnya masih menunggu penetapan daftar pemilih tambahan (DPTam) mulai hari ini (21/5) hingga lusa (23/5).

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Lamongan M. Zamroni mengatakan, jumlah DPS masih bisa berubah meski sudah dilakukan penetapan. Karena masih terdapat DPTam yang juga memiliki hak suara dalam pilkades bulan depan.

 

Biasanya DPTam ini merupakan anak muda yang baru memiliki e-KTP. Sehingga belum masuk dalam pendataan sebelumnya. Sehingga desa diminta melakukan pendataan ulang untuk memastikan jumlah total pemilihnya.

Baca Juga :  Kontrak Pemain Persela Lamongan Segera Habis, Dilirik Klub Lain

 

‘’Nanti setelah penetapan DPTam baru dilakukan pencetakan suara sebanyak jumlah pemilih di Lamongan,” ujarnya.

 

Dari sekitar 135 ribu pemilih, terang dia, jumlah calon pemilih paling banyak ada di Desa Paciran dengan total 11.859 pemilih. Sedangkan, paling sedikit di Desa Gambuhan, Kecamatan Kalitengah jumlahnya 623 pemilih.

 

Menurut dia, banyaknya jumlah pemilih juga diantisipasi agar tidak sampai terjadi kericuhan. Meski pemetaan wilayah konflik sudah dilakukan, tapi juga merujuk pada pertimbangan jumlah pemilih dan calon incumbent yang maju lagi. Sedangkan, beberapa titik dilakukan pengetatan, dengan melibatkan penegak hukum.

 

‘’Mudah-mudahan aman, karena kita sudah pernah menggelar pilkades serentak sebelumnya,” katanya.

Baca Juga :  Cek Ulang Patok Jalan Lingkar Utara Lamongan

 

Dia menuturkan, pilkades ini seluruhnya rawan. Sebab akan terjadi perbedaan pendukung antar calon. Apalagi jika calonnya merupakan rival yang sebelumnya diprediksi lebih ramai dibandingkan keluarga.

 

Seperti diketahui, pilkades serentak bulan depan diikuti 61 desa dengan 145 calon, 36 merupakan incumbent, dan 19 lainnya masih memiliki hubungan keluarga.

 

‘’Karena kontestasi politik di tingkat desa ini digelar enam tahunan, sehingga harapannya masyarakat bisa menjaga keamanan dan ketertiban hingga pelaksanaan selesai,’’ terangnya. (rka/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/