alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Dinkes Lamongan: Dua Hari Ditarget 2.300 Sasaran Skrining

LAMONGAN, Radar  Lamongan – Status kedaruratan Covid-19 di Lamongan masih level 2. Penyebabnya, target skrining testing, baru terpenuhi 9.700 dari target 12 ribu sasaran. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, sesuai Inmendagri, target testing 12 ribu sasaran harus dituntaskan selama dua minggu.

 

Kini, batas waktu tinggal dua hari. Sasarannya, kurang 2.300 orang agar Lamongan bisa kembali ke level 1.

 

Menurut Indra, tidak hanya level 1 yang dikejar dari testing ini. Juga pengendalian agar kasus baru bisa diminimalisasi. Tiga pekan setelah hari raya, Lamongan nihil kasus Covid-19.

 

‘’Mudah-mudahan bisa memertahankan tren ini (nihil kasus) dengan tetap melakukan vaksinasi lengkap sesuai target,” harapnya.

Baca Juga :  Antusias Menyambut Perayaan Hari Jadi ke-453 Lamongan

 

Indra mengatakan, sasaran testing adalah pelajar dan pelaku perjalanan. Sampai saat ini, hasil skrining semua negatif. Dinkes juga menggenjot vaksinasi supaya kekebalan kelompok segera tercapai.

 

Terkait pelonggaran masker, Indra mengatakan, berlaku dalam situasi tertentu. Masyarakat harus tetap memiliki kesadaran tinggi agar tidak menularkan dan jangan sampai terpapar. “Kita terus melakukan pelayanan vaksinasi. Bahkan dikebut. Sebab, ada yang sudah masuk masa kadaluarsa, supaya bisa segera digunakan dosisnya,” terangnya. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar  Lamongan – Status kedaruratan Covid-19 di Lamongan masih level 2. Penyebabnya, target skrining testing, baru terpenuhi 9.700 dari target 12 ribu sasaran. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, sesuai Inmendagri, target testing 12 ribu sasaran harus dituntaskan selama dua minggu.

 

Kini, batas waktu tinggal dua hari. Sasarannya, kurang 2.300 orang agar Lamongan bisa kembali ke level 1.

 

Menurut Indra, tidak hanya level 1 yang dikejar dari testing ini. Juga pengendalian agar kasus baru bisa diminimalisasi. Tiga pekan setelah hari raya, Lamongan nihil kasus Covid-19.

 

‘’Mudah-mudahan bisa memertahankan tren ini (nihil kasus) dengan tetap melakukan vaksinasi lengkap sesuai target,” harapnya.

Baca Juga :  Kemenag Lamongan: Konfirmasi Pelunasan CJH 80 Persen

 

Indra mengatakan, sasaran testing adalah pelajar dan pelaku perjalanan. Sampai saat ini, hasil skrining semua negatif. Dinkes juga menggenjot vaksinasi supaya kekebalan kelompok segera tercapai.

 

Terkait pelonggaran masker, Indra mengatakan, berlaku dalam situasi tertentu. Masyarakat harus tetap memiliki kesadaran tinggi agar tidak menularkan dan jangan sampai terpapar. “Kita terus melakukan pelayanan vaksinasi. Bahkan dikebut. Sebab, ada yang sudah masuk masa kadaluarsa, supaya bisa segera digunakan dosisnya,” terangnya. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/