alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Perpanjang PPDB SMP Negeri di Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP negeri ditutup Jumat lalu. Pengumuman hasil PPDB dilakukan kemarin (17/5). Hanya empat SMP yang pagunya terpenuhi.

 

Yakni SMPN 1 Lamongan, SMPN 2 Paciran, SMPN 3 Sugio, dan SMPN 1 Sukorame. Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, menjelaskan, dari 48 lembaga, empat SMP negeri yang bisa memenuhi pagu.

 

Banyak faktor yang menyebabkan pagu – pagu itu belum terpenuhi. Salah satunya, berkas yang dikumpulkan calon siswa tidak lengkap. Ketika tahap verifikasi dan validasi, berkas itu dinyatakan tidak memenuhi syarat.

 

Munif meminta lembaga yang mengajukan perpanjangan pendaftaran untuk melihat jumlah lulusan SD/MI di sekitarnya.

Baca Juga :  Persela U-19 Bergantung Hasil Tim Lain 

 

‘’Kalau perpanjangan sudah disetujui satu minggu lagi, sehingga lembaga harus memaksimalkan untuk mendapatkan siswa,” jelasnya.

 

Munif menuturkan, sebagian lembaga yang bisa memenuhi pagu berada di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Dia menyebut SMPN 2 Paciran dan  SMPN 3 Sugio.

 

Menurut dia, banyak orang tua yang mengarahkan anaknya ke ponpes. Padahal, pendidikan keagamaan juga ada di semua sekolah negeri. Bahkan, program Gerakan Lamongan Menghafal terus ditingkatkan.

 

‘’Kalau harapan kami semua siswa yang usia sekolah bisa tertampung, dan lembaga bisa memaksimalkan,” harapnya.

 

Munif memrediksi banyak lembaga yang tidak bisa memenuhi pagu pada proses PPDB tahun ini. Apalagi, sebelumnya dilakukan pemetaan oleh lembaga berdasarkan jumlah lulusan SD/MI. (rka/yan)

Baca Juga :  UMM Ngaji Bareng Gus Baha

LAMONGAN, Radar Lamongan – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP negeri ditutup Jumat lalu. Pengumuman hasil PPDB dilakukan kemarin (17/5). Hanya empat SMP yang pagunya terpenuhi.

 

Yakni SMPN 1 Lamongan, SMPN 2 Paciran, SMPN 3 Sugio, dan SMPN 1 Sukorame. Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Munif Syarif, menjelaskan, dari 48 lembaga, empat SMP negeri yang bisa memenuhi pagu.

 

Banyak faktor yang menyebabkan pagu – pagu itu belum terpenuhi. Salah satunya, berkas yang dikumpulkan calon siswa tidak lengkap. Ketika tahap verifikasi dan validasi, berkas itu dinyatakan tidak memenuhi syarat.

 

Munif meminta lembaga yang mengajukan perpanjangan pendaftaran untuk melihat jumlah lulusan SD/MI di sekitarnya.

Baca Juga :  PJU Padam, Butuh Penanganan

 

‘’Kalau perpanjangan sudah disetujui satu minggu lagi, sehingga lembaga harus memaksimalkan untuk mendapatkan siswa,” jelasnya.

 

Munif menuturkan, sebagian lembaga yang bisa memenuhi pagu berada di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Dia menyebut SMPN 2 Paciran dan  SMPN 3 Sugio.

 

Menurut dia, banyak orang tua yang mengarahkan anaknya ke ponpes. Padahal, pendidikan keagamaan juga ada di semua sekolah negeri. Bahkan, program Gerakan Lamongan Menghafal terus ditingkatkan.

 

‘’Kalau harapan kami semua siswa yang usia sekolah bisa tertampung, dan lembaga bisa memaksimalkan,” harapnya.

 

Munif memrediksi banyak lembaga yang tidak bisa memenuhi pagu pada proses PPDB tahun ini. Apalagi, sebelumnya dilakukan pemetaan oleh lembaga berdasarkan jumlah lulusan SD/MI. (rka/yan)

Baca Juga :  Sehari Hasilkan Satu Kuintal

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/