alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Persela Lamongan Kebobolan 50 Gol, Hadi Bela Anak Asuhnya

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela Lamongan sudah melakoni 30 laga di Liga 1 musim ini. Gawang tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini sudah kebobolan 50 gol. Kebobolan terbanyak kedua, setelah Persiraja Banda Aceh yang kemasukan 58 gol.

 

Banyaknya gol yang bersarang ke gawang Persela itu menjadi salah satu penyebab Demerson dkk saat ini posisinya di lubang jarum menuju degradasi musim depan.

 

Pelatih kiper Persela, Miftahul Hadi, mengatakan, terjadinya gol itu korelasinya cukup panjang. Bisa karena performa dari kiper, penjagaan lengah, dan permasalahan lainnya.

 

‘’Evaluasinya harus menyeluruh. Penjagaan tim lawan harus diperkuat untuk memudahkan kiper juga,” ujarnya.

 

Menurut Hadi, setiap latihan, kiper selalu dievaluasi. Termasuk terkait gol dari bola mati dan kick-corner. Versi dia, pemain sudah memahami kesalahannya. Secara teknis, pemain juga dinilai sudah memahami strategi pelatih. Namun, banyak kendala yang belum tertangani dengan baik.

Baca Juga :  MARI BERJUANG LAGI!

 

Sementara itu, karteker Persela, Ragil Sudirman, mengatakan, pemain masuk program latihan jelang melawan PSM Makassar. Hanya Kaharudin Salam yang belum bergabung karena dibekap cedera. Namun, kondisinya tidak parah. “Saya sudah tanya ke tim medis, memang istirahatnya butuh lebih lama,” jelasnya. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela Lamongan sudah melakoni 30 laga di Liga 1 musim ini. Gawang tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini sudah kebobolan 50 gol. Kebobolan terbanyak kedua, setelah Persiraja Banda Aceh yang kemasukan 58 gol.

 

Banyaknya gol yang bersarang ke gawang Persela itu menjadi salah satu penyebab Demerson dkk saat ini posisinya di lubang jarum menuju degradasi musim depan.

 

Pelatih kiper Persela, Miftahul Hadi, mengatakan, terjadinya gol itu korelasinya cukup panjang. Bisa karena performa dari kiper, penjagaan lengah, dan permasalahan lainnya.

 

‘’Evaluasinya harus menyeluruh. Penjagaan tim lawan harus diperkuat untuk memudahkan kiper juga,” ujarnya.

 

Menurut Hadi, setiap latihan, kiper selalu dievaluasi. Termasuk terkait gol dari bola mati dan kick-corner. Versi dia, pemain sudah memahami kesalahannya. Secara teknis, pemain juga dinilai sudah memahami strategi pelatih. Namun, banyak kendala yang belum tertangani dengan baik.

Baca Juga :  Berkolaborasi Membuat Cerpen Bergambar

 

Sementara itu, karteker Persela, Ragil Sudirman, mengatakan, pemain masuk program latihan jelang melawan PSM Makassar. Hanya Kaharudin Salam yang belum bergabung karena dibekap cedera. Namun, kondisinya tidak parah. “Saya sudah tanya ke tim medis, memang istirahatnya butuh lebih lama,” jelasnya. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/