25.6 C
Bojonegoro
Wednesday, March 22, 2023

Masih Berjualan di Atas Trotoar

Pedagang Nasi Boran Ditegur

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pedagang nasi boran masih banyak yang menjajakan di atas trotoar di sejumlah jalan protokol. Namun, pedagang di pinggir jalan nasional, yang paling mendapat perhatian. Sebab, jalur yang padat cukup membahayakan pedagang dan pembeli. Satpol PP Lamongan telah memberikan teguran kepada pedagang nasi boran di pinggir Jalan Panglima Sudirman.

 

‘’Memang benar, beberapa pedagang telah diberikan surat imbauan,’’ tutur Kabid Trantibum Satpol PP Lamongan, Sutrisno kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Seperti diketahui, instansi terkait telah menyediakan lahan khusus bagi pedagang nasi boran. Letaknya di belakang dan samping Lamongan Plaza. Namun, pedagang menilai jika lokasi kurang representatif. Sehingga, mereka kembali menjajakan nasi boran di pinggir jalan nasional.

- Advertisement -

 

Sutrisno mengatakan, surat tersebut imbauan agar pedagang nasi boran masuk ke dalam lokasi yang sudah ditetapkan. ‘’Menjual makanan nasi boran dilakukan penertiban, karena penjualan di atas trotoar sangat membahayakan,’’ ucap Sutrisno.

 

Apalagi pernah ada kejadian, satu pembeli tewas tertabrak mobil, saat menunggu antrean membeli nasi boan.  Sehingga, pihak terkait tidak ingin kejadian serupa terjadi kembali.

 

‘’Jadinya sekarang telah dilakukan penertiban, untuk diarahkan ke lokasi tersebut,’’ terangnya. (mal/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Pedagang nasi boran masih banyak yang menjajakan di atas trotoar di sejumlah jalan protokol. Namun, pedagang di pinggir jalan nasional, yang paling mendapat perhatian. Sebab, jalur yang padat cukup membahayakan pedagang dan pembeli. Satpol PP Lamongan telah memberikan teguran kepada pedagang nasi boran di pinggir Jalan Panglima Sudirman.

 

‘’Memang benar, beberapa pedagang telah diberikan surat imbauan,’’ tutur Kabid Trantibum Satpol PP Lamongan, Sutrisno kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

 

Seperti diketahui, instansi terkait telah menyediakan lahan khusus bagi pedagang nasi boran. Letaknya di belakang dan samping Lamongan Plaza. Namun, pedagang menilai jika lokasi kurang representatif. Sehingga, mereka kembali menjajakan nasi boran di pinggir jalan nasional.

- Advertisement -

 

Sutrisno mengatakan, surat tersebut imbauan agar pedagang nasi boran masuk ke dalam lokasi yang sudah ditetapkan. ‘’Menjual makanan nasi boran dilakukan penertiban, karena penjualan di atas trotoar sangat membahayakan,’’ ucap Sutrisno.

 

Apalagi pernah ada kejadian, satu pembeli tewas tertabrak mobil, saat menunggu antrean membeli nasi boan.  Sehingga, pihak terkait tidak ingin kejadian serupa terjadi kembali.

 

‘’Jadinya sekarang telah dilakukan penertiban, untuk diarahkan ke lokasi tersebut,’’ terangnya. (mal/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Beasiswa RPL Dibatasi 300 Kuota

22 Guru PPPK Salah Kamar

Lahan Kritis Ditanami Pohon Buah


/