alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Sunday, September 25, 2022

Tim pelatih Persela Lamongan: Optimalkan Penguasaan Bola

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan– Tim pelatih Persela Lamongan menilai para pemainnya masih sering kehilangan bola. Penilaian itu  berdasarkan  evaluasi pertandingan melawan NZR Sumbersari lalu.

 

Pelatih  Fakhri Husaini menjelaskan, secara progress,  pemain mengalami peningkatan ketika uji coba atau latihan bersama Sabtu lalu. Gol yang tercipta lahir dari open play.

 

Namun, sebagian pemain  sering sulit merebut  saat kehilangan bola. Penguasaan bola akan lebih dimaksimalkan  dalam latihan ke depan.

- Advertisement -

 

Menurut pelatih 57 itu, kondisi pemain dalam posisi top performa. Kondisi ini harus dipertahankan sampai kick-off 27 Agustus mendatang. Menurutnya, pelatih bisa menyimpulkan  pemain berada dalam top performa setelah melihat pertandingan uji coba lalu dengan format 3 x 35 menit.Tidak ada pemain yang kram di tengah pertandingan. “Alhamdulillah ini progress yang baik, dan kami harus bisa menjaga ini sampai kompetisi musim depan berlangsung,” jelas pelatih kelahiran Lhokseumawe Aceh itu.

Baca Juga :  Pelat Putih Ada, Pemohon Masih Diberi Pelat Hitam

 

Fakhri menuturkan, kebugaran pemain harus dijaga agar tetap berada dalam situasi seperti sekarang. Jangan sampai pemain drop atau cedera. Dia melihat, pemain sudah bisa mengimbangi pertandingan dengan tempo tinggi. “Kita cukupi semua aspek selama latihan dan meningkatkan yang masih kurang,” tuturnya.

 

Fakhri mengatakan, tidak ada evaluasi individu. Jika terjadi kekalahan itu bukan murni kesalahan individu. Sebab sepak bola bukan pertandingan individu melainkan tim. Karena itu, semua lini akan terus dimatangkan jelang kompetisi musim depan. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan– Tim pelatih Persela Lamongan menilai para pemainnya masih sering kehilangan bola. Penilaian itu  berdasarkan  evaluasi pertandingan melawan NZR Sumbersari lalu.

 

Pelatih  Fakhri Husaini menjelaskan, secara progress,  pemain mengalami peningkatan ketika uji coba atau latihan bersama Sabtu lalu. Gol yang tercipta lahir dari open play.

 

Namun, sebagian pemain  sering sulit merebut  saat kehilangan bola. Penguasaan bola akan lebih dimaksimalkan  dalam latihan ke depan.

- Advertisement -

 

Menurut pelatih 57 itu, kondisi pemain dalam posisi top performa. Kondisi ini harus dipertahankan sampai kick-off 27 Agustus mendatang. Menurutnya, pelatih bisa menyimpulkan  pemain berada dalam top performa setelah melihat pertandingan uji coba lalu dengan format 3 x 35 menit.Tidak ada pemain yang kram di tengah pertandingan. “Alhamdulillah ini progress yang baik, dan kami harus bisa menjaga ini sampai kompetisi musim depan berlangsung,” jelas pelatih kelahiran Lhokseumawe Aceh itu.

Baca Juga :  Gunakan Dana Desa

 

Fakhri menuturkan, kebugaran pemain harus dijaga agar tetap berada dalam situasi seperti sekarang. Jangan sampai pemain drop atau cedera. Dia melihat, pemain sudah bisa mengimbangi pertandingan dengan tempo tinggi. “Kita cukupi semua aspek selama latihan dan meningkatkan yang masih kurang,” tuturnya.

 

Fakhri mengatakan, tidak ada evaluasi individu. Jika terjadi kekalahan itu bukan murni kesalahan individu. Sebab sepak bola bukan pertandingan individu melainkan tim. Karena itu, semua lini akan terus dimatangkan jelang kompetisi musim depan. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Telur Mata Sapi

MenPAN-RB Ajak Survei Kepuasan Publik

Proyek RPH Blora, Dinilai Lambat

Dinas PMD Masih Konsultasi dengan Pakar


/