alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Thursday, August 18, 2022

Bupati Lamongan Berkurban 8 ekor Sapi

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi masih menjalankan ibadah haji. Namun, orang nomor satu di jajaran pemkab itu sudah menyiapkan 8 ekor sapi dan 3 ekor kambing untuk berkurban tahun ini.

 

“Pak Bupati akan berkurban yang diserahkan ke beberapa masjid, seperti Masjid Agung Lamongan dan Al Azhar,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lamongan, Sugeng Widodo.

 

Menurut dia, jajaran forkopimda bakal dipimpin Wakil Bupati Abdul Rouf saat berangkat melaksanakan ibadah salat Id, besok(10/7). Rombongan direncanakan berjalan kaki dari guest house menuju Masjid Agung.

- Advertisement -

 

Sugeng mengatakan, ibadah salat Id bisa dilaksanakan di masjid maupun lapangan terbuka. Namun, jemaah tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). “Sudah tidak disekat, tapi pandemi masih ada jadi kita yang harus bisa menjaga diri dengan tetap prokes,” terangnya.

Baca Juga :  Satu Balita Terkena HIV

 

Sugeng menambahkan, lebaran idul adha tahun ini bersamaan dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Pemkab menyiapkan check poin di semua gerbang masuk kecamatan untuk memutus rantai penularan penyakit. Sementara pemotongan hewan kurban bisa dilakukan di masjid atau lapangan yang sudah mendapatkan verifikasi dinas terkait. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi masih menjalankan ibadah haji. Namun, orang nomor satu di jajaran pemkab itu sudah menyiapkan 8 ekor sapi dan 3 ekor kambing untuk berkurban tahun ini.

 

“Pak Bupati akan berkurban yang diserahkan ke beberapa masjid, seperti Masjid Agung Lamongan dan Al Azhar,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lamongan, Sugeng Widodo.

 

Menurut dia, jajaran forkopimda bakal dipimpin Wakil Bupati Abdul Rouf saat berangkat melaksanakan ibadah salat Id, besok(10/7). Rombongan direncanakan berjalan kaki dari guest house menuju Masjid Agung.

- Advertisement -

 

Sugeng mengatakan, ibadah salat Id bisa dilaksanakan di masjid maupun lapangan terbuka. Namun, jemaah tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). “Sudah tidak disekat, tapi pandemi masih ada jadi kita yang harus bisa menjaga diri dengan tetap prokes,” terangnya.

Baca Juga :  Nelayan Lamongan Menunggu Musim Dingin di Amerika – Eropa

 

Sugeng menambahkan, lebaran idul adha tahun ini bersamaan dengan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Pemkab menyiapkan check poin di semua gerbang masuk kecamatan untuk memutus rantai penularan penyakit. Sementara pemotongan hewan kurban bisa dilakukan di masjid atau lapangan yang sudah mendapatkan verifikasi dinas terkait. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/