alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Dampingi 26 Desa Wisata di Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan terus melakukan upaya pendampingan wisata desa.

 

‘’Sampai saat ini, yang sudah terdata hingga dilakukan pendampingan, sebanyak 26 desa wisata di Lamongan,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, Siti Rubikah.

 

Menurut dia, sebelumnya, desa hanya membangun wisata tanpa adanya kaji. Desa – desa hanya mengandalkan viral di media sosial. Padahal, seharusnya ada rencana jangka panjangnya.

 

‘’Banyak sekali kepala desa ingin melakukan pembangunan desa wisata, akan tetapi tak mengetahui potensi desa sendiri apa,’’ imbuhnya.

 

Rubikah berharap ke depan desa tak hanya ingin membangun begitu. Namun, melihat lebih dulu potensi desanya, sehingga dapat meningkatkan potensi ekonomi warganya.

Baca Juga :  Penjualan Daging Sapi di Lamongan Tak Terpengaruh Penyakit Mulut dan Kaki

 

Menurut dia, semakin banyak wisata desa yang terkonsep dan terencana, maka bakal semakin banyak pilihan pengunjung.

 

‘’Semua (wisata) saat libur lebaran buka semua, serta tetap melakukan protokol kesehatan, memakai masker,’’ jelasnya. (mal/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan terus melakukan upaya pendampingan wisata desa.

 

‘’Sampai saat ini, yang sudah terdata hingga dilakukan pendampingan, sebanyak 26 desa wisata di Lamongan,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, Siti Rubikah.

 

Menurut dia, sebelumnya, desa hanya membangun wisata tanpa adanya kaji. Desa – desa hanya mengandalkan viral di media sosial. Padahal, seharusnya ada rencana jangka panjangnya.

 

‘’Banyak sekali kepala desa ingin melakukan pembangunan desa wisata, akan tetapi tak mengetahui potensi desa sendiri apa,’’ imbuhnya.

 

Rubikah berharap ke depan desa tak hanya ingin membangun begitu. Namun, melihat lebih dulu potensi desanya, sehingga dapat meningkatkan potensi ekonomi warganya.

Baca Juga :  Usulan Jalan Kembali Dibahas

 

Menurut dia, semakin banyak wisata desa yang terkonsep dan terencana, maka bakal semakin banyak pilihan pengunjung.

 

‘’Semua (wisata) saat libur lebaran buka semua, serta tetap melakukan protokol kesehatan, memakai masker,’’ jelasnya. (mal/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/