alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Sunday, September 25, 2022

Komisi C DPRD Lamongan Awasi Jalan dan Irigasi

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Komisi C DPRD Lamongan fokus mengawasi pembangunan infrastruktur, yang kini sedang masif digencarkan Pemkab Lamongan. Anggota komisi C DPRD Lamongan Freddy Wahyudi menuturkan, pengawasan difokuskan pada kesesuaian rencana anggaran biaya (RAB) dengan kualitas cor dan besi.

 

‘’Intinya fokus Komisi C melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan program yang sudah disepakati di APBD 2022. Kemudian kita juga fokus bagaimana rekanan melaksanakan sesuai RAB,’’ ujar Ketua Fraksi PKB tersebut kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (7/8).

 

Sesuai kesepakatan, tutur Freddy, pembangunan jalan menggunakan cor harus dengan besi. Sebab, diakuinya, jika tidak diberikan besi maka mudah pecah. ‘’Akhirnya karena kontur tanah bergerak, maka kita sempat komunikasi dan konsultasi dengan bagian perencanaan provinsi dan pusat, syaratnya harus dikasih besi hamparan. Alhamdulillah yang tahun kemarin awet,’’ ucap Freddy.

Baca Juga :  Pemdes Salurkan BLT – DD
- Advertisement -

 

Di sisi lain, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap irigasi waduk dan embung, agar bisa mengkaver kebutuhan seluruh petani. ‘’Kita awasi pelaksanaannya,’’ tutur Freddy saat dikonfirmasi via ponsel. (sip/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Komisi C DPRD Lamongan fokus mengawasi pembangunan infrastruktur, yang kini sedang masif digencarkan Pemkab Lamongan. Anggota komisi C DPRD Lamongan Freddy Wahyudi menuturkan, pengawasan difokuskan pada kesesuaian rencana anggaran biaya (RAB) dengan kualitas cor dan besi.

 

‘’Intinya fokus Komisi C melakukan pengawasan pelaksanaan kegiatan program yang sudah disepakati di APBD 2022. Kemudian kita juga fokus bagaimana rekanan melaksanakan sesuai RAB,’’ ujar Ketua Fraksi PKB tersebut kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (7/8).

 

Sesuai kesepakatan, tutur Freddy, pembangunan jalan menggunakan cor harus dengan besi. Sebab, diakuinya, jika tidak diberikan besi maka mudah pecah. ‘’Akhirnya karena kontur tanah bergerak, maka kita sempat komunikasi dan konsultasi dengan bagian perencanaan provinsi dan pusat, syaratnya harus dikasih besi hamparan. Alhamdulillah yang tahun kemarin awet,’’ ucap Freddy.

Baca Juga :  Bisa untuk Investasi
- Advertisement -

 

Di sisi lain, pihaknya juga memberikan perhatian terhadap irigasi waduk dan embung, agar bisa mengkaver kebutuhan seluruh petani. ‘’Kita awasi pelaksanaannya,’’ tutur Freddy saat dikonfirmasi via ponsel. (sip/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Telur Mata Sapi

MenPAN-RB Ajak Survei Kepuasan Publik

Proyek RPH Blora, Dinilai Lambat

Dinas PMD Masih Konsultasi dengan Pakar


/