alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

10 Ribu Vaksin Booster hingga Lebaran di Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan mendapatkan droping 10.500 dosis booster di Ramadan ini. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, saat lebaran, ditargetkan 10 ribu vaksin itu sudah disuntikkan semua.

 

Sehingga, realisasi di lapangan lebih dari data saat ini, 86 ribu dosis III. “Mudah-mudahan sampai akhir puasa sudah bisa memenuhi 10 ribu bahkan lebih,” harapnya.

 

Indra mengatakan, vaksinasi booster sebagai antisipasi mudik lebaran. Tim satgas berusaha mendata sasaran yang sudah bisa mendapatkan booster. Yakni, warga yang sudah mendapatkan dosis II dan rentan waktunya minimal enam bulan.

Jika droping 10 ribu ini masih kurang, lanjut Indra, maka diajukan lagi ke provinsi. Menurut dia, berdasarkan survei berbagai pihak, pergerakan mudik dari Lamongan cukup tinggi.

Baca Juga :  Pelanggar Prokes Naik Dua Kali Lipat

Indra menuturkan, tim satgas tidak memasang target. Namun, mencari sebanyak-banyaknya peserta vaksinasi.

 

“Setiap dosis yang dikirim akan langsung diterjunkan ke puskesmas agar bisa langsung digunakan. Kalau habis, kita ajukan pengiriman lagi,” terangnya.

 

Sampai saat ini, realisasi dosis I mencapai 88 persen atau 937 ribu orang. Dosis II sekitar 77 persen (828 ribu orang), dan dosis III masih 8 persen. Menurut Indra, data tersebut terus berubah karena setiap hari ada pelaksanaan vaksinasi di puskesmas. (rka/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan mendapatkan droping 10.500 dosis booster di Ramadan ini. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, dr Indra Tsani, menjelaskan, saat lebaran, ditargetkan 10 ribu vaksin itu sudah disuntikkan semua.

 

Sehingga, realisasi di lapangan lebih dari data saat ini, 86 ribu dosis III. “Mudah-mudahan sampai akhir puasa sudah bisa memenuhi 10 ribu bahkan lebih,” harapnya.

 

Indra mengatakan, vaksinasi booster sebagai antisipasi mudik lebaran. Tim satgas berusaha mendata sasaran yang sudah bisa mendapatkan booster. Yakni, warga yang sudah mendapatkan dosis II dan rentan waktunya minimal enam bulan.

Jika droping 10 ribu ini masih kurang, lanjut Indra, maka diajukan lagi ke provinsi. Menurut dia, berdasarkan survei berbagai pihak, pergerakan mudik dari Lamongan cukup tinggi.

Baca Juga :  Butuh Satu Alat Berat

Indra menuturkan, tim satgas tidak memasang target. Namun, mencari sebanyak-banyaknya peserta vaksinasi.

 

“Setiap dosis yang dikirim akan langsung diterjunkan ke puskesmas agar bisa langsung digunakan. Kalau habis, kita ajukan pengiriman lagi,” terangnya.

 

Sampai saat ini, realisasi dosis I mencapai 88 persen atau 937 ribu orang. Dosis II sekitar 77 persen (828 ribu orang), dan dosis III masih 8 persen. Menurut Indra, data tersebut terus berubah karena setiap hari ada pelaksanaan vaksinasi di puskesmas. (rka/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/