28.6 C
Bojonegoro
Monday, February 6, 2023

BOP dan Insentif Bakal Cair Senin

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kemenag Lamongan memastikan biaya operasional pendidikan (BOP) sejumlah lembaga, serta tunjangan guru mengaji di sejumlah lembaga mulai cair Senin (8/11) mendatang. Seperti diketahui, ada 77 lembaga yang menerima BOP. Rinciannya sepuluh pondok pesantren (ponpes), 29 madin, dan 38 LPQ.

Sedangkan, sebanyak 264 guru mengaji mendapatkan insentif. Rinciannya 117 guru LPQ, 109 guru madin, dan 38 guru ponpes. Nah, terdapat guru mengaji yang tidak bisa mencairkan, karena statusnya pegawai negeri sipil (PNS). Meliputi 10 guru madin, 9 guru LPQ, dan 14 nama dari kabupaten lain.

Besaran BOP untuk ponpes Rp 20 juta, serta LPQ dan madin 15 juta. Sedangkan, insentif per guru menerima sekitar Rp 3 juta dipotong pajak. Staf pendidikan diniyah dan ponpes Kemenag Lamongan Fatihul Ihsan menuturkan, pencairan BOP dan insetif disampaikan melalui zoom meeting.

‘’Melalui bank mmasing-masing lembaga dan personal. Info terakhir Insya Allah dicairkan Senin,’’ tutur Fatih, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/11).

Fatih mengatakan, pengambilan BOP nantinya akan dijadwalkan agar mengantisipasi antrean. Sebab, diakuinya, pencairan hanya di satu bank yang ada di Lamongan.

- Advertisement -

Dia menuturkan, laporan pertanggung jawaban (LPj) insentif guru mengaji lebih mudah. Hanya mengirim tanda terima dan mutasi rekening. Fatih mengaku sudah meminta Lpj BOP diselesaikan pertengahan bulan ini.

‘’Form saya siapkan. Kemudian untuk RAB sesuaikan kebutuhan lembaga masing masing,’’ imbuhnya.

Pihaknya sempat mendapatkan protes dari banyak guru yang tidak mendapatkan insentif. Fatih mengaku sudah memberikan pengertian, yakni Kemenag Lamongan hanya sekedar memfasilitasi.

‘’Alhamdulillah bisa memahami. Ketika tahun ini dapat, tiga tahun baru bisa mengajukan lagi dan bergantian,’’ terangnya. (sip/ind)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kemenag Lamongan memastikan biaya operasional pendidikan (BOP) sejumlah lembaga, serta tunjangan guru mengaji di sejumlah lembaga mulai cair Senin (8/11) mendatang. Seperti diketahui, ada 77 lembaga yang menerima BOP. Rinciannya sepuluh pondok pesantren (ponpes), 29 madin, dan 38 LPQ.

Sedangkan, sebanyak 264 guru mengaji mendapatkan insentif. Rinciannya 117 guru LPQ, 109 guru madin, dan 38 guru ponpes. Nah, terdapat guru mengaji yang tidak bisa mencairkan, karena statusnya pegawai negeri sipil (PNS). Meliputi 10 guru madin, 9 guru LPQ, dan 14 nama dari kabupaten lain.

Besaran BOP untuk ponpes Rp 20 juta, serta LPQ dan madin 15 juta. Sedangkan, insentif per guru menerima sekitar Rp 3 juta dipotong pajak. Staf pendidikan diniyah dan ponpes Kemenag Lamongan Fatihul Ihsan menuturkan, pencairan BOP dan insetif disampaikan melalui zoom meeting.

‘’Melalui bank mmasing-masing lembaga dan personal. Info terakhir Insya Allah dicairkan Senin,’’ tutur Fatih, sapaan akrabnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (3/11).

Fatih mengatakan, pengambilan BOP nantinya akan dijadwalkan agar mengantisipasi antrean. Sebab, diakuinya, pencairan hanya di satu bank yang ada di Lamongan.

- Advertisement -

Dia menuturkan, laporan pertanggung jawaban (LPj) insentif guru mengaji lebih mudah. Hanya mengirim tanda terima dan mutasi rekening. Fatih mengaku sudah meminta Lpj BOP diselesaikan pertengahan bulan ini.

‘’Form saya siapkan. Kemudian untuk RAB sesuaikan kebutuhan lembaga masing masing,’’ imbuhnya.

Pihaknya sempat mendapatkan protes dari banyak guru yang tidak mendapatkan insentif. Fatih mengaku sudah memberikan pengertian, yakni Kemenag Lamongan hanya sekedar memfasilitasi.

‘’Alhamdulillah bisa memahami. Ketika tahun ini dapat, tiga tahun baru bisa mengajukan lagi dan bergantian,’’ terangnya. (sip/ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Bentuk Istana dari Lego

Dua Kali Bobol Konter

Potensi Ekspansi Pabrik, Jadi Perhatian

Pertanyakan Nasib Seluruh Karyawan


/