alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Blangko STNK – Pelat Nopol Habis di Samsat Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Para pemohon perpanjangan STNK motor dan mobil, serta pergantian pelat nomor polisi (nopol) kendaraan roda empat banyak yang kecewa. Sebab, mereka tidak mendapatkan blangko STNK. Juga, pelat baru. Samsat Lamongan menyatakan semuanya habis.

 

Pemohon yang datang, hanya diberi stempel biru di balik lembaran pajak kendaraan. Sebagian di antara mereka khawatir dinilai tidak lengkap suratnya saat ada operasi di jalan raya.

 

Khusnan, salah satu pemilik kendaraan roda empat, mengaku kaget saat diberitahu blangko STNK habis setelah membayar pajak ganti pelat nomor. Dia hanya mendapatkan tanda stempel sudah membayar pajak tersebut. Pelat nomor kendaraannya juga belum. Dia nanti harus wira – wiri lagi mengambil pelat dan surat STNK yang baru.

Baca Juga :  Kembalikan Esensi Hari Ibu, Bupati Yes Ajak Sungkem kepada Ibu

 

‘’Saya hanya diberitahu oleh petugas kurang lebih dua bulan kembali lagi melakukan pengambilan,’’ ujarnya.

 

Pelat nomor yang belum diganti menimbulkan kekhawatirannya. Apalagi, Khusnan sering melakukan perjalanan ke luar kota. Pelat kendaraannya bakal terbaca kadaluarsa.

 

Sedangkan   Kanit Reg Ident Polres Lamongan, Iptu Wulan, belum dapat dikonfirmasi. Meskipun handphone terdengar nada aktif, dia tidak menjawab panggilan. Saat dikirimi pesan WA, juga tidak memberi jawaban. (mal/yan)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Para pemohon perpanjangan STNK motor dan mobil, serta pergantian pelat nomor polisi (nopol) kendaraan roda empat banyak yang kecewa. Sebab, mereka tidak mendapatkan blangko STNK. Juga, pelat baru. Samsat Lamongan menyatakan semuanya habis.

 

Pemohon yang datang, hanya diberi stempel biru di balik lembaran pajak kendaraan. Sebagian di antara mereka khawatir dinilai tidak lengkap suratnya saat ada operasi di jalan raya.

 

Khusnan, salah satu pemilik kendaraan roda empat, mengaku kaget saat diberitahu blangko STNK habis setelah membayar pajak ganti pelat nomor. Dia hanya mendapatkan tanda stempel sudah membayar pajak tersebut. Pelat nomor kendaraannya juga belum. Dia nanti harus wira – wiri lagi mengambil pelat dan surat STNK yang baru.

Baca Juga :  Harga Bawang Merah Ikut Naik

 

‘’Saya hanya diberitahu oleh petugas kurang lebih dua bulan kembali lagi melakukan pengambilan,’’ ujarnya.

 

Pelat nomor yang belum diganti menimbulkan kekhawatirannya. Apalagi, Khusnan sering melakukan perjalanan ke luar kota. Pelat kendaraannya bakal terbaca kadaluarsa.

 

Sedangkan   Kanit Reg Ident Polres Lamongan, Iptu Wulan, belum dapat dikonfirmasi. Meskipun handphone terdengar nada aktif, dia tidak menjawab panggilan. Saat dikirimi pesan WA, juga tidak memberi jawaban. (mal/yan)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/