alexametrics
28.4 C
Bojonegoro
Thursday, May 26, 2022

Ratusan Calon P3K Antre SKCK

TUBAN, Radar Tuban – Para peserta yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) sejak Senin (27/12) menggeruduk Polres Tuban. Mereka mengantre di depan Gedung Sanika Satyawada polres setempat untuk antre mengurus surat keterangan catatan kepolisan (SKCK) yang menjadi syarat administrasi berkas pengajuan.

”Alhamdulillah lolos. SKCK ini untuk mengantar saya ke tahap selanjutnya,” ujar Ahmad Saichudin, salah satu guru yang lulus P3K dan mengurus SKCK kepada Jawa Pos Radar Tuban (30/12).

Pria asal Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang ini mengatakan, meski jumlah pengurus SKCK membeludak, pelayanan yang diberikan polres di Jalan Wahidin Sudiro Husodo tersebut tidak mengecewakan. Untuk mengantisipasi membeludaknya pemohon SKCK diterapkan nomor antrean sesuai urutan kedatangan. Selanjutnya, mereka dipanggil per kloter 20 orang.

Baca Juga :  Momentum Mengakrabkan Kebersamaan dan Mengawal Kesejahteraan Guru

Ahmad Saichudin mengaku tak menemui kendala selama pengurusan SKCK. Itu karena seluruh persyaratan telah disiapkan. 

Kasatintelkam Polres Tuban AKP Awaludin Wijaya mengatakan, pemohon SKCK sejak Senin (27/12) meningkat drastis setelah diumumkan hasil seleksi P3K. Dia belum memastikan jumlahnya. ”Diperkirakan ratusan. Rabu saja 400 orang lebih,” ujar mantan Kasatintelkam Polres Tanjung Perak Surabaya itu. 

Terkait banyaknya pemohon, kata Awaludin sapaannya, satuannya menambah jumlah personel yang melayani. 

Dia menyampaikan, selama ini kendala yang dihadapi dalam melayani banyaknya pemohon hanya hal kecil. Salah satunya beberapa pemohon tak membawa syarat lengkap. Untuk melengkapi persyaratan, mereka harus balik pulang dan mengantre lagi. (sab)

TUBAN, Radar Tuban – Para peserta yang lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) sejak Senin (27/12) menggeruduk Polres Tuban. Mereka mengantre di depan Gedung Sanika Satyawada polres setempat untuk antre mengurus surat keterangan catatan kepolisan (SKCK) yang menjadi syarat administrasi berkas pengajuan.

”Alhamdulillah lolos. SKCK ini untuk mengantar saya ke tahap selanjutnya,” ujar Ahmad Saichudin, salah satu guru yang lulus P3K dan mengurus SKCK kepada Jawa Pos Radar Tuban (30/12).

Pria asal Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang ini mengatakan, meski jumlah pengurus SKCK membeludak, pelayanan yang diberikan polres di Jalan Wahidin Sudiro Husodo tersebut tidak mengecewakan. Untuk mengantisipasi membeludaknya pemohon SKCK diterapkan nomor antrean sesuai urutan kedatangan. Selanjutnya, mereka dipanggil per kloter 20 orang.

Baca Juga :  Libatkan Seluruh Elemen, Jalankan Strategi Terukur, Terarah, dan Siste

Ahmad Saichudin mengaku tak menemui kendala selama pengurusan SKCK. Itu karena seluruh persyaratan telah disiapkan. 

Kasatintelkam Polres Tuban AKP Awaludin Wijaya mengatakan, pemohon SKCK sejak Senin (27/12) meningkat drastis setelah diumumkan hasil seleksi P3K. Dia belum memastikan jumlahnya. ”Diperkirakan ratusan. Rabu saja 400 orang lebih,” ujar mantan Kasatintelkam Polres Tanjung Perak Surabaya itu. 

Terkait banyaknya pemohon, kata Awaludin sapaannya, satuannya menambah jumlah personel yang melayani. 

Dia menyampaikan, selama ini kendala yang dihadapi dalam melayani banyaknya pemohon hanya hal kecil. Salah satunya beberapa pemohon tak membawa syarat lengkap. Untuk melengkapi persyaratan, mereka harus balik pulang dan mengantre lagi. (sab)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/