alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Tanggul Kali Mekuris Jebol 10 Meter

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hujan deras mulai pukul 16.00 hingga 20,00 mengakibatkan debit air Kali Mekuris meluap pada Selasa lalu (28/12). Akibatnya tanggul Kali Mekuris, tepatnya di Desa Pesen, Kecamatan Kanor jebol. 

Sehingga, luapan Kali Mekuris merendam jalan poros desa, fasilitas umum, area persawahan, dan rumah warga.

Camat Kanor Agus Saiful Aris menerangkan, tinggi air sekitar 20-50 sentimeter. Namun, berdasar pantauannya, air sudah berangsur surut. Warga setempat pun kompak gotong-royong membuat tanggul sementara untuk menghalau luapan Kali Mekuris tersebut. 

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. “Warga saat ini fokus membuat tanggul darurat dari sak dan pedel,” katanya.

Baca Juga :  Empat Pilar MPR RI-Wujudkan Bangsa Maju, Kuat, Adil, Makmur, Sejahtera

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto menuturkan, setelah terjun ke lokasi  memastikan tanggul tak mampu menahan luapan Kali Mekuris, sehingga jebol sekitar 10 sepuluh meter. 

Berdasar asesmen tim BPBD, jalan poros desa tergenang sepanjang 1 kilometer. Lalu, sebanyak 87 rumah warga tergenang. Rinciannya 14 KK di RT 2, 28 KK di RT 3, 27 KK di RT 4, 10 KK di RT 5, 13 KK di RT 6, dan 7 KK di RT 7. Tinggi genangan bervariasi 20-50 sentimeter.

Kemudian ada satu masjid dan dua musala juga tergenang. Lalu sawah dengan padi berumur 15 hari seluas 80 hektare juga terendam. 

Baca Juga :  Pasien Positif Membeludak, CFD Tuban Kembali Ditutup Sementara

Taksiran kerugian material masih dalam penghitungan. “Upaya penanganan awal dari tim BPBD yakni memberikan seribu karung, 50 sasak bambu, dan 50 batang bambu pathok, dan 250 lembar bronjong kawat. Juga berikan 30 paket sembako logistik ke warga terdampak,” bebernya. 

Potensi hujan deras disertai angin kencang masih perlu diwaspadai selama Januari hingga Februari mendatang. Karena selama dua bulan itu merupakan fase puncak musim hujan.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Hujan deras mulai pukul 16.00 hingga 20,00 mengakibatkan debit air Kali Mekuris meluap pada Selasa lalu (28/12). Akibatnya tanggul Kali Mekuris, tepatnya di Desa Pesen, Kecamatan Kanor jebol. 

Sehingga, luapan Kali Mekuris merendam jalan poros desa, fasilitas umum, area persawahan, dan rumah warga.

Camat Kanor Agus Saiful Aris menerangkan, tinggi air sekitar 20-50 sentimeter. Namun, berdasar pantauannya, air sudah berangsur surut. Warga setempat pun kompak gotong-royong membuat tanggul sementara untuk menghalau luapan Kali Mekuris tersebut. 

Pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. “Warga saat ini fokus membuat tanggul darurat dari sak dan pedel,” katanya.

Baca Juga :  Pasien Positif Membeludak, CFD Tuban Kembali Ditutup Sementara

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto menuturkan, setelah terjun ke lokasi  memastikan tanggul tak mampu menahan luapan Kali Mekuris, sehingga jebol sekitar 10 sepuluh meter. 

Berdasar asesmen tim BPBD, jalan poros desa tergenang sepanjang 1 kilometer. Lalu, sebanyak 87 rumah warga tergenang. Rinciannya 14 KK di RT 2, 28 KK di RT 3, 27 KK di RT 4, 10 KK di RT 5, 13 KK di RT 6, dan 7 KK di RT 7. Tinggi genangan bervariasi 20-50 sentimeter.

Kemudian ada satu masjid dan dua musala juga tergenang. Lalu sawah dengan padi berumur 15 hari seluas 80 hektare juga terendam. 

Baca Juga :  Gadis ini Bangga Jadi Mekanik

Taksiran kerugian material masih dalam penghitungan. “Upaya penanganan awal dari tim BPBD yakni memberikan seribu karung, 50 sasak bambu, dan 50 batang bambu pathok, dan 250 lembar bronjong kawat. Juga berikan 30 paket sembako logistik ke warga terdampak,” bebernya. 

Potensi hujan deras disertai angin kencang masih perlu diwaspadai selama Januari hingga Februari mendatang. Karena selama dua bulan itu merupakan fase puncak musim hujan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/