alexametrics
29.6 C
Bojonegoro
Saturday, May 28, 2022

Bakal Tambah Rumah Pompa Pengendali Banjir

DINAS Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro lelang proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di dua titik. Yakni, di Desa Semanding, dan Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. Rencananya, tahun depan juga bakal bangun rumah pompa pengendali banjir lagi di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.

“Tahun depan sudah dipasang anggaran untuk proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno,” kata Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Bojonegoro David Yudha Prasetya.

Namun, disinggung terkait besaran pagu anggaran, David masih belum bisa membeberkannya. Adapun jadwal lelang diharapkan bisa dimulai lebih awal. Mengingat dua proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Semanding dan Kalirejo juga alami keterlambatan. Hingga saat ini, progresnya masih di bawah 70 persen.

Baca Juga :  Sucipto: Saya Tak Akan Lupa Asal

“Semoga paling lambat bisa rampung pada akhir Januari mendatang,” ucap David.

Fungsi rumah pompa pengendali banjir di Desa Lebaksari tentunya untuk meminimalisasi luapan air Kali Ingas. Karena setiap musim hujan, kawasan di Kecamatan Baureno selalu langganan banjir luapan Kali Ingas. Proyek tersebut sudah direncakan sejak 2020. 

“Selain itu, tahun depan juga masih ada proyek pembangunan sarana pendukung untuk rumah pompa pengendali banjir di Desa Semanding dan Kalirejo,” tuturnya.

Berdasar data dari laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Bojonegoro, dua proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir dibagi menjadi empat paket proyek. 

Meliputi pembelian pompa air di Desa Kalirejo pagu senilai Rp 4,2 miliar dengan pemenang lelang Imaza Sabda Perkasa asal Purworejo, Jawa Tengah. Harga penawarannya Rp 4 miliar.

Baca Juga :  Evaluasi Penjaga Gawang

Proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Kalirejo pagu senilai Rp 3,35 miliar dengan pemenang lelang CV Wijaya Karya asal Blora, Jawa Tengah. Harga penawarannya Rp 2,7 miliar.

Kemudian, lelang pagu pembelian pompa air di Desa Semanding Rp 3,7 miliar dimenangkan CV Tamaro Nusantara asal Tangerang, Banten dengan harga penawaran Rp 3,5 miliar. Sedangkan lelang pagu proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Semanding Rp 3,35 miliar dimenangkan CV Putra Kelana asal Kabupaten Tuban dengan harga penawaran Rp 2,6 miliar.

DINAS Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro lelang proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di dua titik. Yakni, di Desa Semanding, dan Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. Rencananya, tahun depan juga bakal bangun rumah pompa pengendali banjir lagi di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno.

“Tahun depan sudah dipasang anggaran untuk proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno,” kata Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Bojonegoro David Yudha Prasetya.

Namun, disinggung terkait besaran pagu anggaran, David masih belum bisa membeberkannya. Adapun jadwal lelang diharapkan bisa dimulai lebih awal. Mengingat dua proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Semanding dan Kalirejo juga alami keterlambatan. Hingga saat ini, progresnya masih di bawah 70 persen.

Baca Juga :  16 Ribu Rekening Tenaga Kerja Disetor Untuk Bantuan Subsidi Upah

“Semoga paling lambat bisa rampung pada akhir Januari mendatang,” ucap David.

Fungsi rumah pompa pengendali banjir di Desa Lebaksari tentunya untuk meminimalisasi luapan air Kali Ingas. Karena setiap musim hujan, kawasan di Kecamatan Baureno selalu langganan banjir luapan Kali Ingas. Proyek tersebut sudah direncakan sejak 2020. 

“Selain itu, tahun depan juga masih ada proyek pembangunan sarana pendukung untuk rumah pompa pengendali banjir di Desa Semanding dan Kalirejo,” tuturnya.

Berdasar data dari laman layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Bojonegoro, dua proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir dibagi menjadi empat paket proyek. 

Meliputi pembelian pompa air di Desa Kalirejo pagu senilai Rp 4,2 miliar dengan pemenang lelang Imaza Sabda Perkasa asal Purworejo, Jawa Tengah. Harga penawarannya Rp 4 miliar.

Baca Juga :  Pengendali Banjir Lebaksari Dianggarkan Rp 25 Miliar

Proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Kalirejo pagu senilai Rp 3,35 miliar dengan pemenang lelang CV Wijaya Karya asal Blora, Jawa Tengah. Harga penawarannya Rp 2,7 miliar.

Kemudian, lelang pagu pembelian pompa air di Desa Semanding Rp 3,7 miliar dimenangkan CV Tamaro Nusantara asal Tangerang, Banten dengan harga penawaran Rp 3,5 miliar. Sedangkan lelang pagu proyek pembangunan rumah pompa pengendali banjir di Desa Semanding Rp 3,35 miliar dimenangkan CV Putra Kelana asal Kabupaten Tuban dengan harga penawaran Rp 2,6 miliar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/