alexametrics
24.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Gedung Baru DPRD Rp 80 Miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan gedung baru DPRD Bojonegoro kembali dialokasikan dalam APBD tahun depan (2022). Lokasinya dipastikan tidak akan berubah. Yakni, di lahan milik pemkab di Jalan Veteran, Bojonegoro.
Alokasi anggaran yang disediakan mencapai Rp 80 miliar. Pembangunan gedung baru itu akan dibagi dua unit. Anggaran sebesar itu hampir setara dengan proyek Pasar Banjarejo II dengan nilai Rp 70 miliar.
Juga hampir setara dengan proyek pelebaran jalan Bojonegoro-Balen. Pagu anggaran pelebaran jalan nasional yakni Rp 76,5 miliar. Kontraktor yang mengerjakannya PT Bumi Selatan Perkasa dari Nusa Tenggara Barat. Nilai kontraknya Rp 70 miliar.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto mengatakan, gedung itu rencananya akan ada dua unit. Pertama gedung paripurna, ruang komisi, dan ruang fraksi. Sedangkan gedung kedua adalah gedung sekretariat.
Menurut Sukur, pembangunan gedung itu bisa dilakukan setahun jadi. Pembangunannya akan dilakukan dua penyedia. Dua unit gedung itu anggarannya terpisah. Namun, proses pembangunanya tahun depan. ‘’Kalau satu penyedia ya berat,’’ jelasnya kemarin.
Pembangunan gedung DPRD memang sudah beberapa kali gagal. Gedung itu seharusnya sudah dibangun sejak 2020 lalu. Namun, pembangunan gagal dilakukan karena alokasi anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Bahkan, sempat terjadi tarik ulur pembangunan gedung DPRD dilakukan di gedung saat ini. Namun, mayoritas anggota DPRD memilih kantor baru berlokasi di Jalan Veteran. ‘’Teknis pelaksanaan ada di dinas cipta karya,’’ jelasnya.
Ketua DPRD Imam Sholikin menjelaskan, pembangunan gedung DPRD sudah mengerucut dilaksanakan di Jalan Veteran tahun depan. Sebelumnya, pembangunan gedung itu sempat tarik ulur di dua lokasi. ‘’Setelah dibahas, kami sepakat untuk dibangun di Jalan Veteran,’’ jelasnya.
Imam menjelaskan, rencananya kawasan itu tidak hanya didirikan gedung DPRD. Namun, akan dibangun gedung-gedung lainnya. Namun, pihaknya masih belum memastikan gedung apa saja nantinya. ‘’Rencananya akan dibangun perkantoran di kawasan itu,’’ jelasnya.
Areal lahan milik pemkab di Jalan Veteran cukup luas. Sekitar dua hektare lebih. Sehingga, akan menyisakan lahan cukup luas jika hanya dibangun dua unit gedung. Sebelumnya, lahan itu sempat bermasalah. Namun, pemkab sudah menyelesaikannya. Sehingga, saat ini sudah siap bangun.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Perkumiman dan Cipta Karya Adie Witjaksono belum memberikan detail keterangan terkait rencana pembangunan gedung DPRD. Namun, sebelumnya pihaknya mengatakan bahwa anggaran pembangunan gedung DPRD tahun depan akan dialokasikan lagi.

Baca Juga :  Momentum Jaga Tradisi dan Teruskan Perjuangan Leluhur

Rencana Gedung Baru DPRD
-Alokasi anggaran Rp 80 miliar.
-Dibagi dua unit bangunan.
-Pertama gedung paripurna, ruang komisi, dan ruang fraksi.
-Gedung kedua berupa sekretariat dewan.

Anggarannya Hampir Setara Proyek Jalan dan Pasar

Pelebaran Jalan Bojonegoro-Balen
-Pagu Rp 76,5 miliar.
-Nilai kontraknya Rp 70 miliar.

Proyek Pasar Banjarejo II
-Anggarannya nilai Rp 70 miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan gedung baru DPRD Bojonegoro kembali dialokasikan dalam APBD tahun depan (2022). Lokasinya dipastikan tidak akan berubah. Yakni, di lahan milik pemkab di Jalan Veteran, Bojonegoro.
Alokasi anggaran yang disediakan mencapai Rp 80 miliar. Pembangunan gedung baru itu akan dibagi dua unit. Anggaran sebesar itu hampir setara dengan proyek Pasar Banjarejo II dengan nilai Rp 70 miliar.
Juga hampir setara dengan proyek pelebaran jalan Bojonegoro-Balen. Pagu anggaran pelebaran jalan nasional yakni Rp 76,5 miliar. Kontraktor yang mengerjakannya PT Bumi Selatan Perkasa dari Nusa Tenggara Barat. Nilai kontraknya Rp 70 miliar.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto mengatakan, gedung itu rencananya akan ada dua unit. Pertama gedung paripurna, ruang komisi, dan ruang fraksi. Sedangkan gedung kedua adalah gedung sekretariat.
Menurut Sukur, pembangunan gedung itu bisa dilakukan setahun jadi. Pembangunannya akan dilakukan dua penyedia. Dua unit gedung itu anggarannya terpisah. Namun, proses pembangunanya tahun depan. ‘’Kalau satu penyedia ya berat,’’ jelasnya kemarin.
Pembangunan gedung DPRD memang sudah beberapa kali gagal. Gedung itu seharusnya sudah dibangun sejak 2020 lalu. Namun, pembangunan gagal dilakukan karena alokasi anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Bahkan, sempat terjadi tarik ulur pembangunan gedung DPRD dilakukan di gedung saat ini. Namun, mayoritas anggota DPRD memilih kantor baru berlokasi di Jalan Veteran. ‘’Teknis pelaksanaan ada di dinas cipta karya,’’ jelasnya.
Ketua DPRD Imam Sholikin menjelaskan, pembangunan gedung DPRD sudah mengerucut dilaksanakan di Jalan Veteran tahun depan. Sebelumnya, pembangunan gedung itu sempat tarik ulur di dua lokasi. ‘’Setelah dibahas, kami sepakat untuk dibangun di Jalan Veteran,’’ jelasnya.
Imam menjelaskan, rencananya kawasan itu tidak hanya didirikan gedung DPRD. Namun, akan dibangun gedung-gedung lainnya. Namun, pihaknya masih belum memastikan gedung apa saja nantinya. ‘’Rencananya akan dibangun perkantoran di kawasan itu,’’ jelasnya.
Areal lahan milik pemkab di Jalan Veteran cukup luas. Sekitar dua hektare lebih. Sehingga, akan menyisakan lahan cukup luas jika hanya dibangun dua unit gedung. Sebelumnya, lahan itu sempat bermasalah. Namun, pemkab sudah menyelesaikannya. Sehingga, saat ini sudah siap bangun.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Perkumiman dan Cipta Karya Adie Witjaksono belum memberikan detail keterangan terkait rencana pembangunan gedung DPRD. Namun, sebelumnya pihaknya mengatakan bahwa anggaran pembangunan gedung DPRD tahun depan akan dialokasikan lagi.

Baca Juga :  Macet Sepanjang 5 Km, Kendaraan Berat Dilarang lewat Widang

Rencana Gedung Baru DPRD
-Alokasi anggaran Rp 80 miliar.
-Dibagi dua unit bangunan.
-Pertama gedung paripurna, ruang komisi, dan ruang fraksi.
-Gedung kedua berupa sekretariat dewan.

Anggarannya Hampir Setara Proyek Jalan dan Pasar

Pelebaran Jalan Bojonegoro-Balen
-Pagu Rp 76,5 miliar.
-Nilai kontraknya Rp 70 miliar.

Proyek Pasar Banjarejo II
-Anggarannya nilai Rp 70 miliar

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/