alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Libur Panjang Memakan Korban, Seorang Pelajar Tenggelam di Krawak

Radar Tuban – Hari kedua libur panjang di Tuban kemarin (29/10) menelan korban jiwa. Seorang pelajar tewas tenggelam di pemandian alam Kedung Londo, Krawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong. Korbannya Sunadi, 14, pelajar asal Desa Banowan, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Setiap akhir pekan dan liburan, kawasan pemandian alam yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang memesona tersebut banyak dikunjungi wisatawan luar kota dan lokal. Sebagian di antara mereka tidak tahu kalau pemandian tersebut memiliki dasar yang cukup dalam. Sudah banyak korban tewas tenggelam. Sebagian besar pelajar.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri memastikan korban meninggal karena tenggelam. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), petaka tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu, korban bersama sebelas temannya berenang. “Korban berenang memisahkan diri dari temantemannya,” jelas dia.

Baca Juga :  Tidak Hadir, Anna Anggap Tempat Deklarasi Tidak Independen

Berdasarkan penuturan saksi mata kepada petugas, Sunadi memilih berenang sambil menjauh dari teman-temannya untuk mencari titik yang lebih dalam. Selang beberapa menit, korban tak muncul. Sebagian temannya yang curiga langsung melakukan pencarian. Selebihnya mencari pertolongan kepada warga sekitar.

“Setelah dilakukan pencarian sekitar dua jam, korban ditemukan dengan kondisi meninggal,” ungkapnya. Sesaat setelah ditemukan, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Montong untuk divisum sekaligus diidentifikasi.

Selanjutnya jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. “Sementara kesimpulannya meninggal karena tenggelam,” tegas lulusan Akpol 2007 itu.

Radar Tuban – Hari kedua libur panjang di Tuban kemarin (29/10) menelan korban jiwa. Seorang pelajar tewas tenggelam di pemandian alam Kedung Londo, Krawak, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong. Korbannya Sunadi, 14, pelajar asal Desa Banowan, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

Setiap akhir pekan dan liburan, kawasan pemandian alam yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang memesona tersebut banyak dikunjungi wisatawan luar kota dan lokal. Sebagian di antara mereka tidak tahu kalau pemandian tersebut memiliki dasar yang cukup dalam. Sudah banyak korban tewas tenggelam. Sebagian besar pelajar.

Kasatreskrim Polres Tuban AKP Yoan Septi Hendri memastikan korban meninggal karena tenggelam. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), petaka tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00. Saat itu, korban bersama sebelas temannya berenang. “Korban berenang memisahkan diri dari temantemannya,” jelas dia.

Baca Juga :  Mengaku Wartawan, Pria Ini Peras Kades Mentoso

Berdasarkan penuturan saksi mata kepada petugas, Sunadi memilih berenang sambil menjauh dari teman-temannya untuk mencari titik yang lebih dalam. Selang beberapa menit, korban tak muncul. Sebagian temannya yang curiga langsung melakukan pencarian. Selebihnya mencari pertolongan kepada warga sekitar.

“Setelah dilakukan pencarian sekitar dua jam, korban ditemukan dengan kondisi meninggal,” ungkapnya. Sesaat setelah ditemukan, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Montong untuk divisum sekaligus diidentifikasi.

Selanjutnya jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan. “Sementara kesimpulannya meninggal karena tenggelam,” tegas lulusan Akpol 2007 itu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/