alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Taman-Taman Kota Dilengkapi Wisata Merpati

Nyantai Sambil Beri Makan Burung Dara di Alun-Alun Bojonegoro

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Taman kota kawasan perkotaan Bojonegoro setidaknya dihiasi rumah burung dara. Sehingga, tak jarang ketika main ke Taman Alun-Alun Bojonegoro, Taman Lokomotif, atau Taman Rajekwesi terlihat kawanan burung dara beterbangan.

 

Jawa Pos Radar Bojonegoro menyempatkan keliling taman alun-alun. Setidaknya ada tiga rumah burung dara yang mana dihuni ratusan burung dara. Ternyata tidak hanya sebagai tontonan selagi nyantai duduk di pepohonan rindang.

 

Tapi, juga ada pedagang asongan menawarkan jagung untuk memberi makan kawanan burung dara tersebut. Tentu, menyenangkan bagi anak-anak ketika bermain memberi burung dara pakan jagung. Terlebih nuansa di taman alun-alun cukup teduh dengan pepohonan rindang.

Baca Juga :  Ayahanda Bu Anna Berpulang di Usia 93 Tahun

 

Sumiyati menenteng keranjang berisi puluhan bungkus berisi jagung dan botol air mineral. Tiap bungkusnya sekitar 100 gram, harganya Rp 5.000 per tiga bungkus jagung. “Saya berjualan jagung buat pakan burung dara sekitar dua tahun lalu. Tapi jualan asongan sudah sekitar 30 tahun,” kata pedagang asongan asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota itu.

 

Ia menyampaikan, rumah burung dara di dalam alun-alun sebenarnya ada empat rumah. Tapi, ada satu rumah yang roboh, jadi tinggal tiga rumah. Biasanya dagangan jagungnya ramai diburu pembeli ketika hari libur.

 

“Kalau hari biasa, mungkin hanya dapat penghasilan Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per hari. Kalau hari libur bisa mencapai Rp 80 ribu per hari,” tuturnya.

Baca Juga :  Hasil ANBK Diperkirakan Keluar Maret

 

Keberadaan rumah burung dara di dalam taman cukup jadi daya tarik tersendiri. Tampilan burung dara juga cantik, kepakan sayapnya saat terbang pun indah. Hadirnya burung dara bisa menyuburkan tanaman sekitar. Sebab, kotorannya bisa menjadi pupuk. Juga dijadikan spot untuk foto prewedding. (bgs/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Taman kota kawasan perkotaan Bojonegoro setidaknya dihiasi rumah burung dara. Sehingga, tak jarang ketika main ke Taman Alun-Alun Bojonegoro, Taman Lokomotif, atau Taman Rajekwesi terlihat kawanan burung dara beterbangan.

 

Jawa Pos Radar Bojonegoro menyempatkan keliling taman alun-alun. Setidaknya ada tiga rumah burung dara yang mana dihuni ratusan burung dara. Ternyata tidak hanya sebagai tontonan selagi nyantai duduk di pepohonan rindang.

 

Tapi, juga ada pedagang asongan menawarkan jagung untuk memberi makan kawanan burung dara tersebut. Tentu, menyenangkan bagi anak-anak ketika bermain memberi burung dara pakan jagung. Terlebih nuansa di taman alun-alun cukup teduh dengan pepohonan rindang.

Baca Juga :  Belum Bebas Stunting

 

Sumiyati menenteng keranjang berisi puluhan bungkus berisi jagung dan botol air mineral. Tiap bungkusnya sekitar 100 gram, harganya Rp 5.000 per tiga bungkus jagung. “Saya berjualan jagung buat pakan burung dara sekitar dua tahun lalu. Tapi jualan asongan sudah sekitar 30 tahun,” kata pedagang asongan asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro Kota itu.

 

Ia menyampaikan, rumah burung dara di dalam alun-alun sebenarnya ada empat rumah. Tapi, ada satu rumah yang roboh, jadi tinggal tiga rumah. Biasanya dagangan jagungnya ramai diburu pembeli ketika hari libur.

 

“Kalau hari biasa, mungkin hanya dapat penghasilan Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu per hari. Kalau hari libur bisa mencapai Rp 80 ribu per hari,” tuturnya.

Baca Juga :  Target Raperda Belum Tuntas, Sebagian Raperda Kandas

 

Keberadaan rumah burung dara di dalam taman cukup jadi daya tarik tersendiri. Tampilan burung dara juga cantik, kepakan sayapnya saat terbang pun indah. Hadirnya burung dara bisa menyuburkan tanaman sekitar. Sebab, kotorannya bisa menjadi pupuk. Juga dijadikan spot untuk foto prewedding. (bgs/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/