alexametrics
30.3 C
Bojonegoro
Wednesday, May 18, 2022

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Inpres Nomor 2/2021

Radar Tuban – Presiden Joko Widodo mengeluarkan instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Inpres tersebut terkait aturan pemerintah pusat untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk pegawai kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

Upaya implementasi Inpres, BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi di Ruang Rapat Ronggolawe kemarin (29/4). Turut hadir Bupati Tuban Fathul Huda, Wakil Bupati Noor Nahar Hussein, Sekda Budi Wiyana, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Tuban.

Hadir Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur Deny Yusyulian dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tuban Sonny Alonsye. Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur Deny Yusyulian menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Tuban yang telah mendukung penuh program jaminan sosial untuk masyarakatnya.

Baca Juga :  Antusias, GAC Hibur Masyarakat Bojonegoro

Terlihat dari keikutsertaan yang terus meningkat. ‘’Kami mengapresiasi dukungan Pemkab Tuban untuk mengikutsertakan pengurus RT, RW, Pemdes, BPD, hingga guru TPQ ke BPJS Ketena gakerjaan,’’ tutur dia.

Deny berharap Pemkab Tuban terus mendukung implementasi Inpres Nomor 2/2021 dengan meng ikutsertakan pegawai non-ASN di Pemkab Tuban dan OPD untuk ikut ke program jaminan sosial tersebut.

Dia juga menjelaskan berbagai keuntungan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. ‘’Terbaru ada manfaat bantuan beasiswa jaminan kecelakaan kerja untuk anak pekerja mulai dari TK hingga pendidikan tinggi atau S-1,’’ jelas dia.

Selain itu, manfaat baru yang diberikan pemerintah melalui BP Jamsostek adalah jaminan kehilangan pekerjaan. Di tengah pandemi yang belum usai, pekerja yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat bantuan apabila terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga :  Language Class, Siswa Minimal Kuasai Lima Bahasa

‘’Dengan manfaat sebanyak itu, kami harapkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkat,’’ harapnya. Bupati Tuban Fathul Huda mengatakan BPJS Ketena gakerjaan sebagai lembaga jaminan sosial merupakan upaya pemerintah dalam melindungi para pekerja.

BP Jamsostek dapat meminimalisir risiko ekonomi hingga memberi perlindungan untuk para pekerja di hari tua. Maka dari itu, Pemkab Tuban selalu mendorong keikutsertaan pegawai dan masyarakat untuk jaminan sosial tersebut. ‘’Banyak manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang akan diterima para pekerja,’’ tutur dia. 

Radar Tuban – Presiden Joko Widodo mengeluarkan instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Inpres tersebut terkait aturan pemerintah pusat untuk meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk pegawai kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah.

Upaya implementasi Inpres, BPJS Ketenagakerjaan menggelar sosialisasi di Ruang Rapat Ronggolawe kemarin (29/4). Turut hadir Bupati Tuban Fathul Huda, Wakil Bupati Noor Nahar Hussein, Sekda Budi Wiyana, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Tuban.

Hadir Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur Deny Yusyulian dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tuban Sonny Alonsye. Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Jawa Timur Deny Yusyulian menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Tuban yang telah mendukung penuh program jaminan sosial untuk masyarakatnya.

Baca Juga :  Polres Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik

Terlihat dari keikutsertaan yang terus meningkat. ‘’Kami mengapresiasi dukungan Pemkab Tuban untuk mengikutsertakan pengurus RT, RW, Pemdes, BPD, hingga guru TPQ ke BPJS Ketena gakerjaan,’’ tutur dia.

Deny berharap Pemkab Tuban terus mendukung implementasi Inpres Nomor 2/2021 dengan meng ikutsertakan pegawai non-ASN di Pemkab Tuban dan OPD untuk ikut ke program jaminan sosial tersebut.

Dia juga menjelaskan berbagai keuntungan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. ‘’Terbaru ada manfaat bantuan beasiswa jaminan kecelakaan kerja untuk anak pekerja mulai dari TK hingga pendidikan tinggi atau S-1,’’ jelas dia.

Selain itu, manfaat baru yang diberikan pemerintah melalui BP Jamsostek adalah jaminan kehilangan pekerjaan. Di tengah pandemi yang belum usai, pekerja yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat bantuan apabila terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga :  Hasil Swab Negatif, 26 Pekerja Migran Diizinkan Pulang

‘’Dengan manfaat sebanyak itu, kami harapkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkat,’’ harapnya. Bupati Tuban Fathul Huda mengatakan BPJS Ketena gakerjaan sebagai lembaga jaminan sosial merupakan upaya pemerintah dalam melindungi para pekerja.

BP Jamsostek dapat meminimalisir risiko ekonomi hingga memberi perlindungan untuk para pekerja di hari tua. Maka dari itu, Pemkab Tuban selalu mendorong keikutsertaan pegawai dan masyarakat untuk jaminan sosial tersebut. ‘’Banyak manfaat BPJS Ketenagakerjaan yang akan diterima para pekerja,’’ tutur dia. 

Artikel Terkait

Most Read

Belum Ada Laporan Penyakit Difteri

Incar Kejurprov Jatim

Rekrutmen CPNS Belum Jelas 

Artikel Terbaru


/