alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Nataru, Wisata Tetap Buka

TUBAN, Radar Tuban – Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak melarang tempat wisata beroperasi. Hal ini yang menjadi acuan Pemkab Tuban yang mengisyaratkan tetap membuka lokasi wisata saat libur akhir tahun mendatang. Hanya ada sejumlah syarat yang wajib dipatuhi.
 Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban Suwanto mengatakan Inmendagri tak melarang lokasi wisata tetap buka. Poin keempat menjelaskan wisata boleh buka dengan pengaturan dan pengawasan ketat dari petugas gabungan. Seperti pembatasan jumlah wisatawan hanya maksimal 50 persen dari total kapasitas. ‘’Inmendagri tidak melarang wisata beroperasi, tapi wajib taat prokes,’’ tuturnya.
Pejabat lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan semua pengunjung wisata wajib menginstal PeduliLindungi sebagai syarat masuk wisata. Hanya untuk pengunjung berstatus kuning dan hijau yang bisa masuk dan keluar lokasi wisata. Pengelola wisata juga dilarang menggelar acara khusus yang dapat mendatangkan kerumunan. ‘’Selama libur Nataru akan diawasi ketat agar tidak ada pelanggaran prokes,’’ tegas dia.
Suwanto mengatakan aturan maksimal 50 persen pengunjung juga berlaku untuk bioskop, supermarket, restoran, dan titik keramaian lainnya. Khusus untuk alun-alun, Inmendagri mewajibkan untuk harus tutup selama pergantian tahun 31 Desember – 1 Januari. Demikian untuk perayaan dan arak-arakan tahun baru juga akan dilarang.
 ‘’Wisata tidak diperbolehkan buka hingga tengah malam atau menggelar acara yang berpotensi mendatangkan keramaian,’’ kata dia.
Pelonggaran pemerintah saat PPKM level 3 tersebut diharapkan Suwanto mampu mendorong perekonomian masyarakat, namun juga tetap mewaspadai penularan kasus baru Covid-19. Dengan adanya kelonggaran tersebut, dia meminta semua pengelola wisata menaati aturan. ‘’Tujuan Inmendagri ini agar tidak ada ledakan kasus baru pasca libur Nataru, meskipun ada kelonggaran mohon untuk ditaati bersama,’’ imbau dia kepada semua pengelola wisata.

Baca Juga :  Terbitkan SE Wajib Vaksin

TUBAN, Radar Tuban – Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) tak melarang tempat wisata beroperasi. Hal ini yang menjadi acuan Pemkab Tuban yang mengisyaratkan tetap membuka lokasi wisata saat libur akhir tahun mendatang. Hanya ada sejumlah syarat yang wajib dipatuhi.
 Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Tuban Suwanto mengatakan Inmendagri tak melarang lokasi wisata tetap buka. Poin keempat menjelaskan wisata boleh buka dengan pengaturan dan pengawasan ketat dari petugas gabungan. Seperti pembatasan jumlah wisatawan hanya maksimal 50 persen dari total kapasitas. ‘’Inmendagri tidak melarang wisata beroperasi, tapi wajib taat prokes,’’ tuturnya.
Pejabat lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta ini mengatakan semua pengunjung wisata wajib menginstal PeduliLindungi sebagai syarat masuk wisata. Hanya untuk pengunjung berstatus kuning dan hijau yang bisa masuk dan keluar lokasi wisata. Pengelola wisata juga dilarang menggelar acara khusus yang dapat mendatangkan kerumunan. ‘’Selama libur Nataru akan diawasi ketat agar tidak ada pelanggaran prokes,’’ tegas dia.
Suwanto mengatakan aturan maksimal 50 persen pengunjung juga berlaku untuk bioskop, supermarket, restoran, dan titik keramaian lainnya. Khusus untuk alun-alun, Inmendagri mewajibkan untuk harus tutup selama pergantian tahun 31 Desember – 1 Januari. Demikian untuk perayaan dan arak-arakan tahun baru juga akan dilarang.
 ‘’Wisata tidak diperbolehkan buka hingga tengah malam atau menggelar acara yang berpotensi mendatangkan keramaian,’’ kata dia.
Pelonggaran pemerintah saat PPKM level 3 tersebut diharapkan Suwanto mampu mendorong perekonomian masyarakat, namun juga tetap mewaspadai penularan kasus baru Covid-19. Dengan adanya kelonggaran tersebut, dia meminta semua pengelola wisata menaati aturan. ‘’Tujuan Inmendagri ini agar tidak ada ledakan kasus baru pasca libur Nataru, meskipun ada kelonggaran mohon untuk ditaati bersama,’’ imbau dia kepada semua pengelola wisata.

Baca Juga :  Tunjangan Kinerja Ditingkatkan, Agar ASN Bekerja Sesuai Target

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/