27.2 C
Bojonegoro
Saturday, June 3, 2023

Bupati Singgung OPD yang Tak Komunikatif

- Advertisement -

TUBAN, Radar Tuban – Membangun pemerintahan dan memantapkan budaya birokrasi yang melayani berbasis informasi teknologi (IT) merupakan satu dari sembilan program kerja prioritas Pemkab Tuban lima tahun ke depan. Karena itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) lebih komunikatif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tuban 2021-2026, bupati yang akrab disapa Lindra ini menyinggung sejumlah OPD yang kurang informatif. Artinya masih ada informasi dari OPD yang tidak turun ke bawah secara menyeluruh, padahal informasi tersebut dibutuhkan masyarakat.
Teguran tersebut bisa diartikan sebagai penekanan bahwa birokrasi yang melayani juga jadi salah satu program kerja prioritas. ”Harus bersama-sama membangun, memulihkan dan memantapkan lingkungan yang partisipatif,” tegasnya.
Lindra dalam kesempatan tersebut beberapa kali menyinggung OPD yang ego sektoral. Mereka hanya mau mengerjakan tugas yang merupakan wewenangnya saja. Hal itu, menurut Lindra, perlu dibenahi agar OPD lebih kolaboratif atau saling bekerja sama melayani masyarakat. ”Tuban memiliki bupati masih muda yang tak segan untuk turun ke bawah untuk meninjau langsung,” ujarnya dalam forum.
Bupati yang masih lajang ini juga mengemukakan, pembangunan di Tuban harus berkeadilan. Dia mengingatkan jangan sampai pembangunan tebang pilih hanya menyasar kelompok tertentu. ”Semua program harus dijalankan merata dan tidak tebang pilih. Saya tidak mau ada yang (menjalankan program, Red) mengatasnamakan kelompok, harus mengatasnamakan masyarakat,” kata dia.

TUBAN, Radar Tuban – Membangun pemerintahan dan memantapkan budaya birokrasi yang melayani berbasis informasi teknologi (IT) merupakan satu dari sembilan program kerja prioritas Pemkab Tuban lima tahun ke depan. Karena itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) lebih komunikatif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Tuban 2021-2026, bupati yang akrab disapa Lindra ini menyinggung sejumlah OPD yang kurang informatif. Artinya masih ada informasi dari OPD yang tidak turun ke bawah secara menyeluruh, padahal informasi tersebut dibutuhkan masyarakat.
Teguran tersebut bisa diartikan sebagai penekanan bahwa birokrasi yang melayani juga jadi salah satu program kerja prioritas. ”Harus bersama-sama membangun, memulihkan dan memantapkan lingkungan yang partisipatif,” tegasnya.
Lindra dalam kesempatan tersebut beberapa kali menyinggung OPD yang ego sektoral. Mereka hanya mau mengerjakan tugas yang merupakan wewenangnya saja. Hal itu, menurut Lindra, perlu dibenahi agar OPD lebih kolaboratif atau saling bekerja sama melayani masyarakat. ”Tuban memiliki bupati masih muda yang tak segan untuk turun ke bawah untuk meninjau langsung,” ujarnya dalam forum.
Bupati yang masih lajang ini juga mengemukakan, pembangunan di Tuban harus berkeadilan. Dia mengingatkan jangan sampai pembangunan tebang pilih hanya menyasar kelompok tertentu. ”Semua program harus dijalankan merata dan tidak tebang pilih. Saya tidak mau ada yang (menjalankan program, Red) mengatasnamakan kelompok, harus mengatasnamakan masyarakat,” kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/