alexametrics
33.2 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Peminat Jalur Zonasi di Temayang-Sekar Minim

BERBANDING terbalik PPDB SMKN jalur zonasi di wilayah perkotaan, pendaftar di SMKN Temayang dan SMKN Sekar masih sedikit. Peminat jalur zonasi minim, lebih memilih mendaftar melalui jalur prestasi nilai akademik. Ditambah jumlah lulusan SMP dan MTs di dua kecamatan tersebut sedikit.

Pendaftar jalur zonasi SMKN Temayang baru dua siswa program kejuruan akuntansi. Padahal, pagu PPDB tahap ketiga terdapat 26 kursi. Sedangkan, pagu jalur zonasi SMKN Sekar ada 20 kursi, namun pendaftar baru enam dari tiga jurusan.

Kepala SMKN Temayang Abdul Fatah mengatakan, jumlah pendaftar jalur zonasi masih sedikit. Peserta PPDB di wilayahnya lebih memilih mendaftar melalui jalur prestasi nilai akademik SMK. “Padahal bisa mendaftar di tahap ketiga jalur zonasi,” ungkap Plt Kepala SMKN Sekar tersebut.

Baca Juga :  Kiai Tamam - Bupati Anna Salat Id di Masjid Baabus Shofa

Fatah menjelaskan peserta berpikiran akan diterima meski mendaftar di tahap kelima. Sebab, jumlah lulusan di wilayanya tidak banyak sehingga enggan mendaftar jalur zonasi. Terlebih perlu menggunakan titik koordinat ketika mendaftar di tahap ketiga.

Menurut Fatah jumlah lulusan SMP dan MTs di wilayahnya tidak banyak. Misalnya, Kecamatan Sekar hanya 170 hingga 180 siswa. Terdapat beberapa lulusan mendaftar di sekolah perkotaan. “Ada yang mendaftar di SMA,” jelasnya.

Dia mengaku sudah berupaya mendeteksi penyebaran lulusan SMP, bekerja sama operator SMP. Namun, tidak bisa memaksakan mendaftar di SMK Temayang maupun SMKN Sekar.  “Beberapa lulusan memilih bekerja hingga melanjutkan di pondok pesantren,” ujarnya. (irv/rij)

BERBANDING terbalik PPDB SMKN jalur zonasi di wilayah perkotaan, pendaftar di SMKN Temayang dan SMKN Sekar masih sedikit. Peminat jalur zonasi minim, lebih memilih mendaftar melalui jalur prestasi nilai akademik. Ditambah jumlah lulusan SMP dan MTs di dua kecamatan tersebut sedikit.

Pendaftar jalur zonasi SMKN Temayang baru dua siswa program kejuruan akuntansi. Padahal, pagu PPDB tahap ketiga terdapat 26 kursi. Sedangkan, pagu jalur zonasi SMKN Sekar ada 20 kursi, namun pendaftar baru enam dari tiga jurusan.

Kepala SMKN Temayang Abdul Fatah mengatakan, jumlah pendaftar jalur zonasi masih sedikit. Peserta PPDB di wilayahnya lebih memilih mendaftar melalui jalur prestasi nilai akademik SMK. “Padahal bisa mendaftar di tahap ketiga jalur zonasi,” ungkap Plt Kepala SMKN Sekar tersebut.

Baca Juga :  PPDB, Sekolah Swasta Segera Kena Zonasi

Fatah menjelaskan peserta berpikiran akan diterima meski mendaftar di tahap kelima. Sebab, jumlah lulusan di wilayanya tidak banyak sehingga enggan mendaftar jalur zonasi. Terlebih perlu menggunakan titik koordinat ketika mendaftar di tahap ketiga.

Menurut Fatah jumlah lulusan SMP dan MTs di wilayahnya tidak banyak. Misalnya, Kecamatan Sekar hanya 170 hingga 180 siswa. Terdapat beberapa lulusan mendaftar di sekolah perkotaan. “Ada yang mendaftar di SMA,” jelasnya.

Dia mengaku sudah berupaya mendeteksi penyebaran lulusan SMP, bekerja sama operator SMP. Namun, tidak bisa memaksakan mendaftar di SMK Temayang maupun SMKN Sekar.  “Beberapa lulusan memilih bekerja hingga melanjutkan di pondok pesantren,” ujarnya. (irv/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/