alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Air Terjun Kedungmaor Kian Eksotis

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bojonegoro kini punya air terjun eksotis. Air Terjun Kedungmaor. Berpadu dengan bebatuan besar dengan dikelilingi pepohonan yang teduh. Nuansa natural begitu terasa ketika memasuki air terjun berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, itu.

Suara gemericik air kian terdengar begitu memasuki kawasan Air Terjun Kedungmaor kemarin (28/5). Meski terdengar nyaring, lokasi air terjunya masih cukup jauh. Jawa Pos Radar Bojonegoro mengunjungi wisata di selatan Bojonegoro ini.

Menuju ke pusat air terjun masih diperlukan perjuangan. Harus menuruni bukit cukup dalam. Belum ada akses yang memadaki. Pengunjung harus menuruni trap-trap dibuat seadanya oleh pengelola. Perjuangan menuruni bukit itulah membuat perjalanan menuju air terjun semakin seru.

Sampai di bawah, air sungai yang jernih mengalir deras. Batu-batu besar membuat sungai semakin indah. Untuk bisa memperoleh pemandangan alami, pengunjung bisa lebih mendekat ke pusat air terjun. Harus melintasi batu-baru besar berserakan di aliran sungai. Diperlukan kehati-hatian. Batu-baru besar itu banyak yang licin.

Baca Juga :  Media Cetak Harus Mampu Mengasah Daya Kritis

Tidak hanya air terjun indah. Tebing-tebing di sekitar air terjun yang eksotis. Tetesan air dari atas menghasilkan stalakmit memukau. Potensi alam itulah menghasilkan pemandangan indah. Tidak kalah dengan air terjun di daerah lain terkenal sebagai destinasi wisata.

Supriyanto pengelola Objek Wisata Kedungmaor mengatakan, pembukaan Kedungmaor sebagai wisata baru dilakukan sebulan terakhir. Persisnya saat libur Lebaran lalu. Berawal dari para pemuda desa melihat potensi wisata Kedungmaor yang cukup menjanjikan. Sehingga, harus dibuka menjadi wisata umum.

‘’Sejak dibuka pengunjung lumayan banyak. Terutama saat hari libur,’’ ungkap pria juga ketua rukun warga (RW) Desa Kedungsumber itu.

Wisata Kedungmaor sebenarnya sudah lama ada. Tempat itu juga sudah banyak dikenal. Dulunya berupa cekungan air dengan tebing bebatuan. Pada 2016 silam terjadi banjir besar. Banjir itu membuat kawasan Kedungmaor lama ambrol. Sejak itu Kedungmaor sudah tidak ada lagi.  Kini, lokasinya berbeda. Dulu berada di bagian lain sungai itu. Hanya lebih ke selatan lagi.

Baca Juga :  Lagi, Kontraktor ‘’Rakus’’ Kena Blacklist

Ambrolnya kawasan lama itu memunculkan lokasi air terjun baru. Warga sebenarnya sudah tahu lama air terjun baru itu. Namun, mereka tidak begitu peduli. Itu karena akses menuju lokasi cukup sulit.

‘’Para pemuda desa kemudian rapat. Dari situ diputuskan kembali membuka Air Terjun Kedungmaor,’’ jelasnya.

Warga sekitar dan para pemuda desa kemudian membuat akses jalan menuju air terjun itu. Kini, akses menuju ke air terjun bisa lebih mudah.

Saat ini, belum banyak fasilitas disediakan. Berbagai akses yang ada itu dibuat seadanya. Supriyanto bersama pemuda lainnya akan berupaya agar Kedungmaor bisa terus menambah fasilitas. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bojonegoro kini punya air terjun eksotis. Air Terjun Kedungmaor. Berpadu dengan bebatuan besar dengan dikelilingi pepohonan yang teduh. Nuansa natural begitu terasa ketika memasuki air terjun berada di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, itu.

Suara gemericik air kian terdengar begitu memasuki kawasan Air Terjun Kedungmaor kemarin (28/5). Meski terdengar nyaring, lokasi air terjunya masih cukup jauh. Jawa Pos Radar Bojonegoro mengunjungi wisata di selatan Bojonegoro ini.

Menuju ke pusat air terjun masih diperlukan perjuangan. Harus menuruni bukit cukup dalam. Belum ada akses yang memadaki. Pengunjung harus menuruni trap-trap dibuat seadanya oleh pengelola. Perjuangan menuruni bukit itulah membuat perjalanan menuju air terjun semakin seru.

Sampai di bawah, air sungai yang jernih mengalir deras. Batu-batu besar membuat sungai semakin indah. Untuk bisa memperoleh pemandangan alami, pengunjung bisa lebih mendekat ke pusat air terjun. Harus melintasi batu-baru besar berserakan di aliran sungai. Diperlukan kehati-hatian. Batu-baru besar itu banyak yang licin.

Baca Juga :  Penerima BPNT Daerah Menyusut 2.086 Orang

Tidak hanya air terjun indah. Tebing-tebing di sekitar air terjun yang eksotis. Tetesan air dari atas menghasilkan stalakmit memukau. Potensi alam itulah menghasilkan pemandangan indah. Tidak kalah dengan air terjun di daerah lain terkenal sebagai destinasi wisata.

Supriyanto pengelola Objek Wisata Kedungmaor mengatakan, pembukaan Kedungmaor sebagai wisata baru dilakukan sebulan terakhir. Persisnya saat libur Lebaran lalu. Berawal dari para pemuda desa melihat potensi wisata Kedungmaor yang cukup menjanjikan. Sehingga, harus dibuka menjadi wisata umum.

‘’Sejak dibuka pengunjung lumayan banyak. Terutama saat hari libur,’’ ungkap pria juga ketua rukun warga (RW) Desa Kedungsumber itu.

Wisata Kedungmaor sebenarnya sudah lama ada. Tempat itu juga sudah banyak dikenal. Dulunya berupa cekungan air dengan tebing bebatuan. Pada 2016 silam terjadi banjir besar. Banjir itu membuat kawasan Kedungmaor lama ambrol. Sejak itu Kedungmaor sudah tidak ada lagi.  Kini, lokasinya berbeda. Dulu berada di bagian lain sungai itu. Hanya lebih ke selatan lagi.

Baca Juga :  SMAN Ngraho, Bojonegoro Tambah Satu Rombel

Ambrolnya kawasan lama itu memunculkan lokasi air terjun baru. Warga sebenarnya sudah tahu lama air terjun baru itu. Namun, mereka tidak begitu peduli. Itu karena akses menuju lokasi cukup sulit.

‘’Para pemuda desa kemudian rapat. Dari situ diputuskan kembali membuka Air Terjun Kedungmaor,’’ jelasnya.

Warga sekitar dan para pemuda desa kemudian membuat akses jalan menuju air terjun itu. Kini, akses menuju ke air terjun bisa lebih mudah.

Saat ini, belum banyak fasilitas disediakan. Berbagai akses yang ada itu dibuat seadanya. Supriyanto bersama pemuda lainnya akan berupaya agar Kedungmaor bisa terus menambah fasilitas. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/