alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Awal Vaksinasi, Kasus Aktif Turun

Radar Tuban – Kabar baik mengiringi permulaan program vaksinasi Covid-19 di Tuban. Kemarin (28/1), sehari pasca pencanangan vaksin, kasus terkonfirmasi positif mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Tercatat, pertambahan kasus positif harian turun menjadi 18 kasus dari sebelumnya rata-rata 30 kasus. Selain jumlah kasus aktif yang turun drastis, angka kematian juga kembali nihil.

Sehari kemarin tidak ada kasus pasien positif Covid-19 meninggal du nia yang dilaporkan satgas. ‘’Alhamdulillah hari ini tidak ada kasus meninggal,’’ kata Sekretaris III Satgas Covid-19 Tuban Bambang Priyo Utomo ke pada Jawa Pos Radar Tuban.

Kabar baik lainnya, kata Bambang, kasus kesembuhan masih stabil di angka puluhan. ‘’Hari ini (kemarin, Red) yang sembuh 24 pasien,’’ ujar dia. Meski demikian, kata Bambang, persentase kasus aktif di Bumi Wali masih cukup tinggi.

Baca Juga :  Simulasi ANBK SD Sempat Terkendala Server Pusat

Karena itulah, Tuban masuk zona pemberlakuan pembatasan ke giatan masyarakat (PPKM). ‘’Landai, tapi (kasus aktifnya, Red) tetap tinggi,’’ terang kepala dinas kesehatan itu. Lebih lanjut Bambang menyampaikan, tumpuan harapan untuk mengendalikan laju penularan Covid-19 melalui program vaksinasi memang sudah dimulai.

Namun, terang dia, itu masih membutuhkan proses yang cukup panjang. Sebab, vaksin yang diterima Kabupaten Tuban saat ini masih diperuntukkan bagi penerima tahap pertama, yakni tenaga kesehatan (nakes). ‘’Karena itu, taat pro tokol kesehatan dan menjaga kesehatan tubuh tetap penting. Jangan sampai kendur, meski sudah ada vaksin,’’ tegas mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Masih dikatakan Bambang, penyuntikan vaksin lanjutan untuk para nakes dan petugas yang bekerja di fasilitas kesehatan sudah dimulai kemarin. Vaksin yang tersedia juga sudah didistribusikan ke setiap puskesmas dan fasilitas kesehatan (faskes) di Tuban. Itu pun, terang pejabat yang sempat terpapar covid ini, vaksin yang tersedia belum mencukupi kebutuhan seluruh nakes di Bumi Wali. Sebagaimana diketahui, pada tahap pertama ini vaksin yang diterima Pemkab Tuban baru 2.680 vaksin. 

Baca Juga :  Varian Baru Covid Delta India Masuk Bojonegoro, Satu Orang Terpapar

Radar Tuban – Kabar baik mengiringi permulaan program vaksinasi Covid-19 di Tuban. Kemarin (28/1), sehari pasca pencanangan vaksin, kasus terkonfirmasi positif mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Tercatat, pertambahan kasus positif harian turun menjadi 18 kasus dari sebelumnya rata-rata 30 kasus. Selain jumlah kasus aktif yang turun drastis, angka kematian juga kembali nihil.

Sehari kemarin tidak ada kasus pasien positif Covid-19 meninggal du nia yang dilaporkan satgas. ‘’Alhamdulillah hari ini tidak ada kasus meninggal,’’ kata Sekretaris III Satgas Covid-19 Tuban Bambang Priyo Utomo ke pada Jawa Pos Radar Tuban.

Kabar baik lainnya, kata Bambang, kasus kesembuhan masih stabil di angka puluhan. ‘’Hari ini (kemarin, Red) yang sembuh 24 pasien,’’ ujar dia. Meski demikian, kata Bambang, persentase kasus aktif di Bumi Wali masih cukup tinggi.

Baca Juga :  232 Honorer Terima SK PPPK, Bupati: Bekerja Dengan Niat Pengabdian

Karena itulah, Tuban masuk zona pemberlakuan pembatasan ke giatan masyarakat (PPKM). ‘’Landai, tapi (kasus aktifnya, Red) tetap tinggi,’’ terang kepala dinas kesehatan itu. Lebih lanjut Bambang menyampaikan, tumpuan harapan untuk mengendalikan laju penularan Covid-19 melalui program vaksinasi memang sudah dimulai.

Namun, terang dia, itu masih membutuhkan proses yang cukup panjang. Sebab, vaksin yang diterima Kabupaten Tuban saat ini masih diperuntukkan bagi penerima tahap pertama, yakni tenaga kesehatan (nakes). ‘’Karena itu, taat pro tokol kesehatan dan menjaga kesehatan tubuh tetap penting. Jangan sampai kendur, meski sudah ada vaksin,’’ tegas mantan kepala Puskesmas Tambakboyo itu.

Masih dikatakan Bambang, penyuntikan vaksin lanjutan untuk para nakes dan petugas yang bekerja di fasilitas kesehatan sudah dimulai kemarin. Vaksin yang tersedia juga sudah didistribusikan ke setiap puskesmas dan fasilitas kesehatan (faskes) di Tuban. Itu pun, terang pejabat yang sempat terpapar covid ini, vaksin yang tersedia belum mencukupi kebutuhan seluruh nakes di Bumi Wali. Sebagaimana diketahui, pada tahap pertama ini vaksin yang diterima Pemkab Tuban baru 2.680 vaksin. 

Baca Juga :  Senam Online Bersama Tropicana Slim

Artikel Terkait

Most Read

Pesta Rakyat dari Lamongan untuk Indonesia

Jaga Bentuk Tubuh

Artikel Terbaru


/