alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Tiga Hari Terakhir Zero Kasus Covid-19

TUBAN, Radar Tuban – Status zero pasien Covid-19 masih bertahan hingga kemarin (27/12). Praktis, sudah tiga hari berturut-turut tanpa pasien baru maupun pasien yang dirawat. ‘’Semua nihil. Sudah tidak ada pasien baru maupun dirawat,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban.
Melandainya perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Ronggolawe, kata dia, diyakini karena faktor herd immunity atau kekebalan kelompok yang mulai terbentuk di tengah masyarakat menyusul tingginya penerima vaksin. ‘’Tren (perkembangan kasus, Red) melandai ini terlihat sejak mulai digencarkannya vaksin. Semakin banyak masyarakat yang sudah vaksin, tren perkembangan kasusnya terus menurun,’’ jelasnya.
Bambang menegaskan, meski tren Covid-19 di Kabupaten Tuban dalam sebulan terakhir sangat melegakan, bahkan mencatatkan rekor tanpa kasus, namun bukan berarti virus SARS-CoV-2 ini sudah hilang dari bumi Tuban. ‘’Varian baru Omicron masih memberikan ancaman. Karena itu kita harus selalu waspada,’’ ujar mantan kepala Puskesmas Tambangboyo itu.
Menurut Bambang, hal yang paling dikhawatirkan sekarang ini adalah potensi persebaran virus selama musim libur Natal dan tahun baru (Nataru). Sebab, tidak ada larangan rekreasi atau wisata selama libur Nataru. Dengan demikian, potensi kerumunan di tempat-tempat wisata sangat mungkin terjadi. Dan, itu berpotensi memicu persebaran Covid-19. Utamanya yang harus diwaspadai adalah gelombang tiga covid menyusul munculnya virus SARS-CoV-2 varian Omicron. ‘’Sekali lagi, virus ini belum hilang. Protokol kesehatan harus terus dijaga,’’ imbau dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang itu.
Seiring status zero kasus Covid-19 selama tiga hari terakhir, update data Covid-19 di Kabupaten Tuban sejak Sabtu (25/12) hingga kemarin masih sama. Total kasus 7.556 orang. Dari jumlah tersebut 6.636 orang sembuh dan 930 orang meninggal.

Baca Juga :  Terdampak Proyek Jembatan, Rumah Terendam

TUBAN, Radar Tuban – Status zero pasien Covid-19 masih bertahan hingga kemarin (27/12). Praktis, sudah tiga hari berturut-turut tanpa pasien baru maupun pasien yang dirawat. ‘’Semua nihil. Sudah tidak ada pasien baru maupun dirawat,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo menjawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban.
Melandainya perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Ronggolawe, kata dia, diyakini karena faktor herd immunity atau kekebalan kelompok yang mulai terbentuk di tengah masyarakat menyusul tingginya penerima vaksin. ‘’Tren (perkembangan kasus, Red) melandai ini terlihat sejak mulai digencarkannya vaksin. Semakin banyak masyarakat yang sudah vaksin, tren perkembangan kasusnya terus menurun,’’ jelasnya.
Bambang menegaskan, meski tren Covid-19 di Kabupaten Tuban dalam sebulan terakhir sangat melegakan, bahkan mencatatkan rekor tanpa kasus, namun bukan berarti virus SARS-CoV-2 ini sudah hilang dari bumi Tuban. ‘’Varian baru Omicron masih memberikan ancaman. Karena itu kita harus selalu waspada,’’ ujar mantan kepala Puskesmas Tambangboyo itu.
Menurut Bambang, hal yang paling dikhawatirkan sekarang ini adalah potensi persebaran virus selama musim libur Natal dan tahun baru (Nataru). Sebab, tidak ada larangan rekreasi atau wisata selama libur Nataru. Dengan demikian, potensi kerumunan di tempat-tempat wisata sangat mungkin terjadi. Dan, itu berpotensi memicu persebaran Covid-19. Utamanya yang harus diwaspadai adalah gelombang tiga covid menyusul munculnya virus SARS-CoV-2 varian Omicron. ‘’Sekali lagi, virus ini belum hilang. Protokol kesehatan harus terus dijaga,’’ imbau dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang itu.
Seiring status zero kasus Covid-19 selama tiga hari terakhir, update data Covid-19 di Kabupaten Tuban sejak Sabtu (25/12) hingga kemarin masih sama. Total kasus 7.556 orang. Dari jumlah tersebut 6.636 orang sembuh dan 930 orang meninggal.

Baca Juga :  Terdampak Proyek Jembatan, Rumah Terendam

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/