alexametrics
26.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 17, 2022

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tuban

TUBAN, Radar Tuban – Membangun serta mewujudkan Tuban sejahtera, berkeadilan, berbudaya, berdaya saing, dan berbasis lingkungan adalah visi kepemimpinan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE bersama Wakil Bupati Tuban H. Riyadi, SH periode 2021 – 2026. Penjabaran visi itulah yang dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tuban 2021 – 2026.

Acara yang digelar di Ruang Rapat Ronggolawe lantai 3 Setda Tuban, Rabu (27/10) itu dipimpin Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE. Diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tuban yakni Wakil Bupati Tuban H. Riyadi, SH; Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si; Ketua DPRD Tuban H.M Miyadi, S.Ag, MM; serta perwakilan dari Kodim 0811 Tuban, Polres Tuban, Kejaksaan Negeri Tuban, dan Pengadilan Negeri Tuban.

Hadir juga perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur dan Bakorwil II Bojonegoro. Perwakilan bappeda dari Bojonegoro, Lamongan, Rembang, dan Blora. Musrenbang tersebut juga diikuti semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, akademisi, unsur pemuda, perempuan, komunitas sosial, perusahaan, media massa, dan sejumlah elemen masyarakat.

Untuk menaati protokol kesehatan, hanya beberapa undangan yang ikut tatap muka di ruang rapat. Selebihnya mengikuti virtual melalui Zoom Meeting dan channel YouTube Pemkab Tuban. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menjelaskan, ada target peningkatan pada indeks atau capaian Pemkab Tuban selama lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Politisi Gerindra juga Berkaus Fredy

Antara lain, yang ditargetkan naik adalah indeks layak/nyaman tinggal (liveability), indeks kualitas lingkungan hidup, indeks risiko bencana, dan indeks toleransi/kerukunan hidup. ‘’Untuk mencapai target tersebut, semua OPD wajib meninggalkan ego sektoral. Semua OPD harus kolaboratif untuk menyejahterakan masyarakat,’’ tuturnya.

Mas Bupati juga menyampaikan beberapa target, diantaranya meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Yakni, pertumbuhan PDRB sektor pertanian, kehutanan, perikanan, sektor industri pengolahan, penyediaan akomodasi, dan mamin.

Target lain, pengentasan kemiskinan, gini ratio, indeks william son, tingkat pengangguran terbuka, dan inflasi kabupaten Tuban. ‘’Harus menitikberatkan untuk mendorong One Village One Product, sehingga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sampai skala rumah tangga,’’ terang Mas Bupati.

Bupati yang masih lajang ini juga memaparkan sembilan program prioritas RPJMD Tuban 2021 – 2026. Pertama, membangun infrastruktur yang partisipatif: pemulihan jalan, pemulihan penerangan jalan, revitalisasi irigasi pertanian, revitalisasi sarana prasarana perikanan, sarana prasarana kesehatan, dan sarana prasarana pendidikan.

Semua itu dirancang selama periode kepemimpinan 2021 – 2026. Program kerja kedua, membangun serta memantapkan sumberdaya manusia berkualitas berbasis nilai-nilai agama, budaya, dan kearifan lokal, penguatan kesenian tradisional, tradisi, adat dan budaya lokal, penguatan pendidikan karakter. (selengkapnya grafis) Maksud dan Tujuan Musrenbang RPJMD Tuban 2021 – 2026 Kepala Bappeda Tuban Agung Triwibowo, SE., MM dalam laporan kegiatannya menjelaskan, Musrenbang Kabupaten adalah forum antar pemangku kepentingan yang bertujuan membahas rancangan kebutuhan jangka menengah daerah Kabupaten Tuban 2021 – 2026.

Baca Juga :  Waspada, Sindikat Narkoba Diindikasi di Tuban

Agung memaparkan, salah satu tahapan penyusunan RPJMD Kabupaten Tuban 2021 – 2026 sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Mengacu perundangan tersebut, tujuan penyelenggaraan Musrenbang RPJMD adalah untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah. Penyelenggaraan Musrenbang RPJMD Tuban dipimpin Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE dan diikuti Forkopimda serta semua unsur perwakilan masyarakat melalui offline dan online. ‘’Diharapkan peserta dapat me nyampaikan saran dan masukan terhadap perencanaan pembangunan Tuban lima tahun ke depan, baik lisan maupun tertulis,’’ imbaunya.

Melalui Musrenbang RPJMD Tuban, mantan sekretaris Bappeda Tuban ini berharap pembangunan Tuban bisa lebih terencana dan terstruktur. Dengan demikian, seluruh OPD dan instansi terkait dapat kompak untuk memenuhi target-target Pemkab Tuban selama lima tahun ke depan. Selanjutnya, hasil dari pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini secara teknis akan dijadikan bahan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program kepala daerah. 

TUBAN, Radar Tuban – Membangun serta mewujudkan Tuban sejahtera, berkeadilan, berbudaya, berdaya saing, dan berbasis lingkungan adalah visi kepemimpinan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE bersama Wakil Bupati Tuban H. Riyadi, SH periode 2021 – 2026. Penjabaran visi itulah yang dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tuban 2021 – 2026.

Acara yang digelar di Ruang Rapat Ronggolawe lantai 3 Setda Tuban, Rabu (27/10) itu dipimpin Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE. Diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tuban yakni Wakil Bupati Tuban H. Riyadi, SH; Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si; Ketua DPRD Tuban H.M Miyadi, S.Ag, MM; serta perwakilan dari Kodim 0811 Tuban, Polres Tuban, Kejaksaan Negeri Tuban, dan Pengadilan Negeri Tuban.

Hadir juga perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur dan Bakorwil II Bojonegoro. Perwakilan bappeda dari Bojonegoro, Lamongan, Rembang, dan Blora. Musrenbang tersebut juga diikuti semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, akademisi, unsur pemuda, perempuan, komunitas sosial, perusahaan, media massa, dan sejumlah elemen masyarakat.

Untuk menaati protokol kesehatan, hanya beberapa undangan yang ikut tatap muka di ruang rapat. Selebihnya mengikuti virtual melalui Zoom Meeting dan channel YouTube Pemkab Tuban. Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE menjelaskan, ada target peningkatan pada indeks atau capaian Pemkab Tuban selama lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Raperda Perlindungan Petani Perlu Sinkron UU Cipta Kerja

Antara lain, yang ditargetkan naik adalah indeks layak/nyaman tinggal (liveability), indeks kualitas lingkungan hidup, indeks risiko bencana, dan indeks toleransi/kerukunan hidup. ‘’Untuk mencapai target tersebut, semua OPD wajib meninggalkan ego sektoral. Semua OPD harus kolaboratif untuk menyejahterakan masyarakat,’’ tuturnya.

Mas Bupati juga menyampaikan beberapa target, diantaranya meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. Yakni, pertumbuhan PDRB sektor pertanian, kehutanan, perikanan, sektor industri pengolahan, penyediaan akomodasi, dan mamin.

Target lain, pengentasan kemiskinan, gini ratio, indeks william son, tingkat pengangguran terbuka, dan inflasi kabupaten Tuban. ‘’Harus menitikberatkan untuk mendorong One Village One Product, sehingga mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sampai skala rumah tangga,’’ terang Mas Bupati.

Bupati yang masih lajang ini juga memaparkan sembilan program prioritas RPJMD Tuban 2021 – 2026. Pertama, membangun infrastruktur yang partisipatif: pemulihan jalan, pemulihan penerangan jalan, revitalisasi irigasi pertanian, revitalisasi sarana prasarana perikanan, sarana prasarana kesehatan, dan sarana prasarana pendidikan.

Semua itu dirancang selama periode kepemimpinan 2021 – 2026. Program kerja kedua, membangun serta memantapkan sumberdaya manusia berkualitas berbasis nilai-nilai agama, budaya, dan kearifan lokal, penguatan kesenian tradisional, tradisi, adat dan budaya lokal, penguatan pendidikan karakter. (selengkapnya grafis) Maksud dan Tujuan Musrenbang RPJMD Tuban 2021 – 2026 Kepala Bappeda Tuban Agung Triwibowo, SE., MM dalam laporan kegiatannya menjelaskan, Musrenbang Kabupaten adalah forum antar pemangku kepentingan yang bertujuan membahas rancangan kebutuhan jangka menengah daerah Kabupaten Tuban 2021 – 2026.

Baca Juga :  Kiai Tamam - Bupati Anna Salat Id di Masjid Baabus Shofa

Agung memaparkan, salah satu tahapan penyusunan RPJMD Kabupaten Tuban 2021 – 2026 sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Mengacu perundangan tersebut, tujuan penyelenggaraan Musrenbang RPJMD adalah untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap tujuan sasaran, strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan daerah. Penyelenggaraan Musrenbang RPJMD Tuban dipimpin Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE dan diikuti Forkopimda serta semua unsur perwakilan masyarakat melalui offline dan online. ‘’Diharapkan peserta dapat me nyampaikan saran dan masukan terhadap perencanaan pembangunan Tuban lima tahun ke depan, baik lisan maupun tertulis,’’ imbaunya.

Melalui Musrenbang RPJMD Tuban, mantan sekretaris Bappeda Tuban ini berharap pembangunan Tuban bisa lebih terencana dan terstruktur. Dengan demikian, seluruh OPD dan instansi terkait dapat kompak untuk memenuhi target-target Pemkab Tuban selama lima tahun ke depan. Selanjutnya, hasil dari pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini secara teknis akan dijadikan bahan penyempurnaan terhadap pelaksanaan program kepala daerah. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/