alexametrics
27 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Tuban Kembali Zona Merah, Pemprov Terjunkan Satgas Covid-19

Radar Tuban – Status Kabupaten Tuban yang kembali masuk zona merah mendapat atensi dari Satgas Covid-19 Jatim. Kemarin (27/8), tim satgas provinsi diterjunkan langsung ke Bumi Wali. Selain melakukan evaluasi terkait perubahan status Kabupaten Tuban dari zona oranye kembali ke zona merah, juga untuk membantu satgas kabupaten dalam memutus mata rantai persebaran virus korona di Tuban. ‘’Pagi ini (kemarin, Red) sudah di Tuban,’’ kata juru bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Endah, sesampainya di Tuban, tim satgas pro vinsi langsung melakukan rapat dengan satgas kabupaten. Agendanya, mulai evaluasi aturan atau kebijakan hingga mencarikan solusi terkait lonjakan angka pasien Covid-19.

‘’Sebenarnya tidak hanya Tuban saja yang dibantu, semua kabupaten/kota se-Jatim juga dibantu satgas provinsi. Hanya saja Tuban memang menjadi atensi setelah kembali masuk zona merah,’’ tegas dia. Endah lebih lanjut menyampaikan, untuk membantu satgas kabupaten dalam melakukan tracing, satgas provinsi memberikan tambahan amunisi dua tenaga relawan.

Baca Juga :  Perketat Gereja dan Pusat Perbelanjaan

‘’Dua tenaga relawan itu akan kita optimalkan dalam membantu satgas kabupaten dalam melakukan tracing lebih masif,’’ terang sekretaris dinas kesehatan setempat itu. Disinggung soal isolasi mandiri di rumah masing-masing yang dinilai tidak efektif, Endah mengatakan, kegiatan isolasi mandiri memang masuk proses evaluasi.

Diakuinya, terkadang isolasi mandiri itu tidak berjalan efektif dan malah berpotensi menularkan ke anggota keluarga yang lain. ‘’Saat ini sudah kita evaluasi,’’ ujar istri Ketua Stikes NU Tuban Miftahul Munir itu. Apabila, lanjut Endah, kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri.

Dengan pertimbangan tersebut, tim satgas akan memindahkan pasien ke rumah isolasi (rumisol) kabupaten. Ditegaskan dia, standar kelayakan tempat isolasi mandiri adalah memiliki kamar terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Juga memiliki kamar mandi yang terpisah dengan anggota keluarga lain dan memenuhi standar protokol kesehatan.

Baca Juga :  51 Pekerja Gas JTB Terpapar Covid-19

‘’Apabila tidak memenuhi standar untuk melakukan isolasi mandiri, nanti kita pindah ke rumisol. Sekarang ini sudah sebagian yang dipindah,’’ ujar dia. Diakui Endah, memindahkan pasien dari rumahnya ke rumisol bukan perkara mudah. Tidak sedikit pasien yang menolak dipindah dengan alasan lebih nyaman di rumah. Apalagi, mereka tidak mengalami gejala sakit.

Namun, setelah diberi penjelasan, sebagian besar bisa menerima. Sebagaimana diketahui, sejak Rabu (26/8), Kabupaten Tuban kembali masuk zona merah menyusul penambahan kasus terkonfirmasi positif yang terus bermunculan. Dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, hanya 2 yang kembali masuk zona dengan risiko tinggi tersebut. Yakni, Tuban dan Sidoarjo.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persebaran covid di Tuban semakin masif. Tuban dalam kondisi yang tidak baik. Seluruh masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Radar Tuban – Status Kabupaten Tuban yang kembali masuk zona merah mendapat atensi dari Satgas Covid-19 Jatim. Kemarin (27/8), tim satgas provinsi diterjunkan langsung ke Bumi Wali. Selain melakukan evaluasi terkait perubahan status Kabupaten Tuban dari zona oranye kembali ke zona merah, juga untuk membantu satgas kabupaten dalam memutus mata rantai persebaran virus korona di Tuban. ‘’Pagi ini (kemarin, Red) sudah di Tuban,’’ kata juru bicara Satgas Covid-19 Tuban Endah Nurul Kumarijati kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Disampaikan Endah, sesampainya di Tuban, tim satgas pro vinsi langsung melakukan rapat dengan satgas kabupaten. Agendanya, mulai evaluasi aturan atau kebijakan hingga mencarikan solusi terkait lonjakan angka pasien Covid-19.

‘’Sebenarnya tidak hanya Tuban saja yang dibantu, semua kabupaten/kota se-Jatim juga dibantu satgas provinsi. Hanya saja Tuban memang menjadi atensi setelah kembali masuk zona merah,’’ tegas dia. Endah lebih lanjut menyampaikan, untuk membantu satgas kabupaten dalam melakukan tracing, satgas provinsi memberikan tambahan amunisi dua tenaga relawan.

Baca Juga :  Dinilai Efektif, Aturan Jam Malam Diperpanjang Lagi

‘’Dua tenaga relawan itu akan kita optimalkan dalam membantu satgas kabupaten dalam melakukan tracing lebih masif,’’ terang sekretaris dinas kesehatan setempat itu. Disinggung soal isolasi mandiri di rumah masing-masing yang dinilai tidak efektif, Endah mengatakan, kegiatan isolasi mandiri memang masuk proses evaluasi.

Diakuinya, terkadang isolasi mandiri itu tidak berjalan efektif dan malah berpotensi menularkan ke anggota keluarga yang lain. ‘’Saat ini sudah kita evaluasi,’’ ujar istri Ketua Stikes NU Tuban Miftahul Munir itu. Apabila, lanjut Endah, kondisi rumahnya tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat isolasi mandiri.

Dengan pertimbangan tersebut, tim satgas akan memindahkan pasien ke rumah isolasi (rumisol) kabupaten. Ditegaskan dia, standar kelayakan tempat isolasi mandiri adalah memiliki kamar terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Juga memiliki kamar mandi yang terpisah dengan anggota keluarga lain dan memenuhi standar protokol kesehatan.

Baca Juga :  Harga Komoditas Cabai Masih Mahal

‘’Apabila tidak memenuhi standar untuk melakukan isolasi mandiri, nanti kita pindah ke rumisol. Sekarang ini sudah sebagian yang dipindah,’’ ujar dia. Diakui Endah, memindahkan pasien dari rumahnya ke rumisol bukan perkara mudah. Tidak sedikit pasien yang menolak dipindah dengan alasan lebih nyaman di rumah. Apalagi, mereka tidak mengalami gejala sakit.

Namun, setelah diberi penjelasan, sebagian besar bisa menerima. Sebagaimana diketahui, sejak Rabu (26/8), Kabupaten Tuban kembali masuk zona merah menyusul penambahan kasus terkonfirmasi positif yang terus bermunculan. Dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, hanya 2 yang kembali masuk zona dengan risiko tinggi tersebut. Yakni, Tuban dan Sidoarjo.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persebaran covid di Tuban semakin masif. Tuban dalam kondisi yang tidak baik. Seluruh masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/