alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Satu Pohon Tepi Jalan Babat – Bojonegoro Harus Diganti 15 Pohon Baru

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Penebangan pohon tepi jalan akibat proyek pelebaran jalan Balen-Sroyo sepanjang 10 kilometer (km) terus berlangsung. Rekanan mengerjakan harus mengganti pohon. Satu pohon ditebang diganti 15 pohon baru.

 

‘’Sesuai aturannya begitu. Jadi, satu pohon itu harus diganti 15 pohon baru,’’ kata Kabid Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (RTJ) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Muhayanah kemarin (27/7).

 

Tidak semua pohon ditebang. Hanya, pohon terimbas proyek pelebaran jalan. Sedangkan pohon posisinya agak jauh tidak perlu ditebang. Penebangan dilakukan oleh rekanan proyek pelebaran. Namun, kayunya tetap dibawa petugas DLH. Itu karena kayu aset daerah.

 

Menurut Muhayanah, para rekanan harus menyiapkan pohon pengganti. Satu pohon harus diganti 15 pohon baru. Itu karena pohon ditebang cukup besar. Bahkan, pohon peneduh di pinggir jalan. Sehingga, satu pohon itu harus diganti lebih banyak.

Baca Juga :  Tuban Zona Merah Tanpa Penutupan Lokasi Wisata

 

Pohon pengganti itu tidak semuanya ditanam di titik penebangan, karena lokasinya tidak mencukupi. Sebagian ditanam di lokasi lain membutuhkan penghijauan. ‘’Sementara sisa pohonnya disimpan dulu di pembibitan,’’ jelasnya.

 

Sebelumnya, Kepala DLH Hanafi mengatakan, penebangan pohon proyek pelebaran jalan memang tidak terhindarkan. Sebab, untuk melebarkan masing-masing 1,5 meter kanan dan kiri jalan tetap harus memangkas pohon.

 

Penebangan dilakukan rekanan mengerjakan pelebaran jalan. Jumlah pohon ditebang diperkirakan mencapai ratusan pohon. Pohon-pohon itu selama ini menjadi peneduh jalan. Pohon-pohon ditebang diganti dengan baru. Jenis pohonnya nanti beragam mulai terembesi hingga mahoni. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Penebangan pohon tepi jalan akibat proyek pelebaran jalan Balen-Sroyo sepanjang 10 kilometer (km) terus berlangsung. Rekanan mengerjakan harus mengganti pohon. Satu pohon ditebang diganti 15 pohon baru.

 

‘’Sesuai aturannya begitu. Jadi, satu pohon itu harus diganti 15 pohon baru,’’ kata Kabid Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (RTJ) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Muhayanah kemarin (27/7).

 

Tidak semua pohon ditebang. Hanya, pohon terimbas proyek pelebaran jalan. Sedangkan pohon posisinya agak jauh tidak perlu ditebang. Penebangan dilakukan oleh rekanan proyek pelebaran. Namun, kayunya tetap dibawa petugas DLH. Itu karena kayu aset daerah.

 

Menurut Muhayanah, para rekanan harus menyiapkan pohon pengganti. Satu pohon harus diganti 15 pohon baru. Itu karena pohon ditebang cukup besar. Bahkan, pohon peneduh di pinggir jalan. Sehingga, satu pohon itu harus diganti lebih banyak.

Baca Juga :  Datangkan Ahli untuk Bimbing Siswa

 

Pohon pengganti itu tidak semuanya ditanam di titik penebangan, karena lokasinya tidak mencukupi. Sebagian ditanam di lokasi lain membutuhkan penghijauan. ‘’Sementara sisa pohonnya disimpan dulu di pembibitan,’’ jelasnya.

 

Sebelumnya, Kepala DLH Hanafi mengatakan, penebangan pohon proyek pelebaran jalan memang tidak terhindarkan. Sebab, untuk melebarkan masing-masing 1,5 meter kanan dan kiri jalan tetap harus memangkas pohon.

 

Penebangan dilakukan rekanan mengerjakan pelebaran jalan. Jumlah pohon ditebang diperkirakan mencapai ratusan pohon. Pohon-pohon itu selama ini menjadi peneduh jalan. Pohon-pohon ditebang diganti dengan baru. Jenis pohonnya nanti beragam mulai terembesi hingga mahoni. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/