alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

PI Blok Cepu Tahun Ini Hasilkan Rp 105 Miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pendapaatan asli daerah (PAD) dari participating interest sudah masuk ke kas daerah (kasda). Tahun ini pendapatan bagi hasil dari sektir migas itu mencapai Rp 105 miliar. Jumlah itu menurun dibanding tahun lalu mencapai Rp 300 miliar lebih.

 

Meski tidak sebanyak tahun lalu, tahun ini ada komponen lain dari nominal PI Blok Cepu itu. Tahun ini, PT Surya Energi Raya (SER) ikut memberikan sebagian keuntunganya kepada pemkab. Dividen PT SER diberikan pada pemkab sebesar Rp 8 miliar.

 

‘’Itu hasil dari lobi dilakukan oleh pemegang saham,’’ ungkap Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) lalu Syahril Majidi kemarin (25/5).

Baca Juga :  Rumah-Rumah Tua yang Masih Terjaga di Bojonegoro

 

Lalu menjelaskan, tahun ini dividen akan disetorkan ke kas daerah sebesar 6,6 juta USD. Jika dirupiahkan mencapai Rp 97 miliar. Besaran itu 25 persen dari keuntungan diperoleh PT ADS. Tahun ini PT ADS mendapatkan keuntungan sebesar 27 juta USD. Dari keuntungan itu 25 persen disetorkan ke kas daerah sebagai pendapatan daerah.

 

Tahun ini ada tambahan Rp 8 miliar dari PT SER. Tambahan itu diberikan PT SER atas negosiasi pemkab. Pemberian keuntungan itu, lanjut Lalu, di luar kesepakatan awal 25 persen untuk pemkab dan 75 persen untuk PT SER. Sehingga, besaran diberikan itu tidak mengikat.

 

‘’Itu baru tahun ini. Tahun lalu tidak ada. Pemberiannya dilakukan melalui PT ADS,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Mendag: Jaga Daya Beli Masyarakat agar Ekonomi Bangkit

 

PT SER dan PT ADS mengelola PI Blok Cepu. Besaran disepakati 25 persen untuk PT ADS dan 75 persen untuk PT SER.

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti mengatakan, bahwa dividen PT ADS sudah masuk ke kasda. Besaran totalnya Rp 105 miliar. Terdiri atas Rp 97 miliar PT ADS dan Rp 8 miliar dari PT SER. Hingga kini, ada tiga dividen yang sudah masuk. Yakni, Bank Jatim, Ban UMKM Jatim, dan PT ADS. (zim/rij)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pendapaatan asli daerah (PAD) dari participating interest sudah masuk ke kas daerah (kasda). Tahun ini pendapatan bagi hasil dari sektir migas itu mencapai Rp 105 miliar. Jumlah itu menurun dibanding tahun lalu mencapai Rp 300 miliar lebih.

 

Meski tidak sebanyak tahun lalu, tahun ini ada komponen lain dari nominal PI Blok Cepu itu. Tahun ini, PT Surya Energi Raya (SER) ikut memberikan sebagian keuntunganya kepada pemkab. Dividen PT SER diberikan pada pemkab sebesar Rp 8 miliar.

 

‘’Itu hasil dari lobi dilakukan oleh pemegang saham,’’ ungkap Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) lalu Syahril Majidi kemarin (25/5).

Baca Juga :  PPDB SMP di Bojonegoro Menyisakan Jalur Zonasi

 

Lalu menjelaskan, tahun ini dividen akan disetorkan ke kas daerah sebesar 6,6 juta USD. Jika dirupiahkan mencapai Rp 97 miliar. Besaran itu 25 persen dari keuntungan diperoleh PT ADS. Tahun ini PT ADS mendapatkan keuntungan sebesar 27 juta USD. Dari keuntungan itu 25 persen disetorkan ke kas daerah sebagai pendapatan daerah.

 

Tahun ini ada tambahan Rp 8 miliar dari PT SER. Tambahan itu diberikan PT SER atas negosiasi pemkab. Pemberian keuntungan itu, lanjut Lalu, di luar kesepakatan awal 25 persen untuk pemkab dan 75 persen untuk PT SER. Sehingga, besaran diberikan itu tidak mengikat.

 

‘’Itu baru tahun ini. Tahun lalu tidak ada. Pemberiannya dilakukan melalui PT ADS,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Jangan Sedih Masuk PTS

 

PT SER dan PT ADS mengelola PI Blok Cepu. Besaran disepakati 25 persen untuk PT ADS dan 75 persen untuk PT SER.

 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Ibnu Soeyoeti mengatakan, bahwa dividen PT ADS sudah masuk ke kasda. Besaran totalnya Rp 105 miliar. Terdiri atas Rp 97 miliar PT ADS dan Rp 8 miliar dari PT SER. Hingga kini, ada tiga dividen yang sudah masuk. Yakni, Bank Jatim, Ban UMKM Jatim, dan PT ADS. (zim/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Tren Kasus Covid-19 Mulai Turun

Perangi Hoax dengan Berita Positif 

Zola Termotivasi Beri Kontribusi

Artikel Terbaru


/