alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Kongres PSSI Tidak Jelas

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro  –  Batas akhir pengajuan dan jadwal kongres pengurus baru Askab PSSI Bojonegoro dipastikan mundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.

 

Mundurnya jadwal terakhir pengajuan dan kongres membuat voter dari klub intenal masih memiliki waktu mengajukan nama calon pengurus baru. Sebab, hingga kemarin (27/2) belum ada nama diajukan sebagai calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif (exco).

 

Komite Pemilihan Pengurus Baru Askab PSSI Bojonegoro Yanuar Andika mengatakan, ada penundaan kongres pemilihan ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif (exco) Askab PSSI Bojonegoro. Juga batas akhir pengajuan nama calon-calonnya.

 

Penundaan dilakukan hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Penyebabnya, ada beberapa hal yang belum ada titik temu terkait koordinasi Askab PSSI, KONI dan Dispora Bojonegoro.

Baca Juga :  Awalnya Pengepul, Kini Memilih Produksi Sendiri

 

Diklaim jadwal kongres pemilihan terbaru masih dirumuskan. Dan ketika sudah selesai disusun langsung disampaikan secara resmi pada voter dari klub internal. Juga dilakukan koordinasi lagi dengan Aspov PSSI Jawa Timur.

 

“Surat pemberitahuan (jadwal terbaru kongres) akan segera diedarkan ke voter,” ungkapnya kemarin (27/2).

 

Menurut Andika, hingga kini belum ada voter yang mengajukan nama calon pengurus baru. Meski formulir pengajuan sudah diberikan dan diterima para voter.

“Jika sudah ada yang masuk (pengajuan) pasti kami informasukan,” ujarnya.

Wakil Ketua Askab PSSI Bojonegoro Ali Mahmudi membenarkan jadwal kongres pemilihan mundur. Selain itu batas akhir pengajuan nama calon diundur. Dan penundaan sudah disampaikan pada voter dan dilaporkan ke Aspov PSSI Jatim.

Baca Juga :  GAPLEK PRINGKILAN

“Belum ditentukan jadwal terbaru,” terangnya.

 

Ali menjelaskan sejak awal pihaknya sudah berkoordinasi secara inte.ns dengan KONI dan Dispora Bojonegoro. Hal-hal teknis menyangkut tahapan kongres, pelaksanaan, dan pembiayaan selalu didiskusikan. Namun hingga kini belum mandapat solusi dari permasalahan tersebut. (irv/msu)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro  –  Batas akhir pengajuan dan jadwal kongres pengurus baru Askab PSSI Bojonegoro dipastikan mundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.

 

Mundurnya jadwal terakhir pengajuan dan kongres membuat voter dari klub intenal masih memiliki waktu mengajukan nama calon pengurus baru. Sebab, hingga kemarin (27/2) belum ada nama diajukan sebagai calon ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif (exco).

 

Komite Pemilihan Pengurus Baru Askab PSSI Bojonegoro Yanuar Andika mengatakan, ada penundaan kongres pemilihan ketua, wakil ketua, dan komite eksekutif (exco) Askab PSSI Bojonegoro. Juga batas akhir pengajuan nama calon-calonnya.

 

Penundaan dilakukan hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Penyebabnya, ada beberapa hal yang belum ada titik temu terkait koordinasi Askab PSSI, KONI dan Dispora Bojonegoro.

Baca Juga :  Sidak RSUD Kepohbaru, Komisi C Minta Rekanan Perbaiki Plafon

 

Diklaim jadwal kongres pemilihan terbaru masih dirumuskan. Dan ketika sudah selesai disusun langsung disampaikan secara resmi pada voter dari klub internal. Juga dilakukan koordinasi lagi dengan Aspov PSSI Jawa Timur.

 

“Surat pemberitahuan (jadwal terbaru kongres) akan segera diedarkan ke voter,” ungkapnya kemarin (27/2).

 

Menurut Andika, hingga kini belum ada voter yang mengajukan nama calon pengurus baru. Meski formulir pengajuan sudah diberikan dan diterima para voter.

“Jika sudah ada yang masuk (pengajuan) pasti kami informasukan,” ujarnya.

Wakil Ketua Askab PSSI Bojonegoro Ali Mahmudi membenarkan jadwal kongres pemilihan mundur. Selain itu batas akhir pengajuan nama calon diundur. Dan penundaan sudah disampaikan pada voter dan dilaporkan ke Aspov PSSI Jatim.

Baca Juga :  Peduli Pandemi, SIG Pabrik Tuban Bagikan 31 Hewan Kurban

“Belum ditentukan jadwal terbaru,” terangnya.

 

Ali menjelaskan sejak awal pihaknya sudah berkoordinasi secara inte.ns dengan KONI dan Dispora Bojonegoro. Hal-hal teknis menyangkut tahapan kongres, pelaksanaan, dan pembiayaan selalu didiskusikan. Namun hingga kini belum mandapat solusi dari permasalahan tersebut. (irv/msu)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/