alexametrics
27.7 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Terus Meningkatkan Pelayanan Naker Tuban

TUBAN, Radar Tuban- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Tuban terus meningkatkan pelayanannya dalam menyukseskan program Bupati Tuban H. Fathul Huda terkait kesejahteraan masyarakatnya. Hal tersebut terlihat dari berbagai upaya yang dilakukan dinas tersebut dalam meningkatkan pelayanannya. Di antaranya dalam bidang perizinan, penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang terkait dengan pembekalan keahlian dan keterampilan calon tenaga kerja. Peningkatan pelayanan berikutnya adalah perlindungan tenaga kerja dan menjaga hubungan industrial antara perusahaan dengan karyawan.

Kepala DPMPTSP Naker Tuban Tadjudin Tebyo mengatakan, untuk meningkatkan iklim investasi yang sehat, dinasnya tanpa henti mempromosikan potensi-potensi di Bumi Wali. 

Diterangkan dia, promosi tersebut diwujudkan dengan menunjukkan potensi-potensi Tuban pada setiap pameran maupun ekspo yang diselenggarakan di lingkup nasional maupun regional. ‘’Dengan menunjukkan potensi-potensi yang kita miliki kepada khalayak, kita berharap  banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal dan berinvestasi di Tuban,’’ ujar dia. 

Judhi Tresna Safitri, kabid perizinan 

DPMPTSP Naker Tuban didampingi Cahyadi Wibowo, kabid penanaman modal dinas setempat menjelaskan, selain mengikuti sejumlah pameran, institusinya juga memberikan akses kemudahan dan pembimbingan dalam pelayanan di bidang perizinan membuka usaha. 

Baca Juga :  Butuh Pusat Pelayanan Publik

Dia menjelaskan, pemberian kemudahan dalam mengurus perizinan merupakan upaya dalam semangat menarik investor untuk berinvestasi di Bumi Wali. ‘’Untuk kemudahan perizinan, tahun depan kita juga terapkan Omnibus Law atau penyederhanaan berbagai macam peraturan. Nanti, peraturan-peraturan yang sudah tidak relevan lagi akan disederhanakan menjadi satu peraturan khusus untuk percepatan berusaha di Tuban,” jelas dia.

Selain itu, lanjut Judhi, Satgas Percepatan Pelaksanaan yang dibentuk dengan SK bupati bertugas mengawal investasi sampai beroperasional. 

Tidak hanya fokus dalam penarikan investor saja. Ditambahkan Wadiono, kabid hubungan industrial didampingi sekdin Asri Buana menyampaikan, institusinya juga memberikan perlindungan dan menjamin kesejahteraan tenaga kerja. 

DPMPTSP naker juga menjaga hubungan industrial antara perusahaan dan tenaga kerja. Beberapa upaya yang sudah dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) ini adalah melindungi hak-hak para pekerja dan menjaga kesejahteraanya. Salah satunya dengan menggelar kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BP Jamsostek. Kerja sama tersebut terkait pengurusan perizinan yang harus menyertakan jaminan untuk tenaga kerja berupa BPJS kesehatan maupun BP Jamsostek. ‘’Selain jaminan tenaga kerja, kita juga mengawal penetapan UMK. Supaya UMK di Tuban sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL) masyarakat. Karena kita juga memperhatikan aspek kesejahteraan para tenaga kerja di Tuban,’’ tandas dia. 

Baca Juga :  Tuban Berpotensi Besar Kembali ke Zona Merah

Sementara itu, Haris Takdir Basuki, kabid pelatihan dan penempatan tenaga kerja mengatakan, institusinya juga berhasil dalam memberikan pembinaan kepada tenaga kerja mandiri (TKM). Dalam pembinaan tersebut lembaganya tidak hanya memberikan pembekalan keahlian saja, namun juga membantu memenuhi kebutuhan usaha para TKM. ‘’Kita juga berusaha untuk meningkatkan UKM di Tuban dengan membina para TKM yang kita beri pembekalan keterampilan. Selain pembekalan keterampilan, mereka juga diberikan bantuan alat usaha sesuai dengan jenis pelatihan yang diikuti,” ujar dia. 

Setelah mampu berusaha, kata Haris, 

mereka diharapkan bisa berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan. Sehingga, dapat mengurangi masalah tingkat pengangguran.

Haris lebih lanjut mengatakan, institusinya juga membantu menyukseskan program pemerintah dalam pemerataan penduduk dan pembangunan. Salah satu bukti, OPD ini juga berhasil memberangkatkan tiga kepala keluarga calon transmigrasi asal Tuban. Calon transmigran tersebut mengikuti program transmigrasi dengan penempatan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. 

’’Ada tiga kepala keluarga yang kita berangkatkan, meski secara kependudukan sudah bukan merupakan penduduk Tuban, tapi kita masih terus melakukan pengawasan perkembangan dari keberhasilan transmigran asal Tuban itu,’’ucapnya.(rif/ds)

TUBAN, Radar Tuban- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Tuban terus meningkatkan pelayanannya dalam menyukseskan program Bupati Tuban H. Fathul Huda terkait kesejahteraan masyarakatnya. Hal tersebut terlihat dari berbagai upaya yang dilakukan dinas tersebut dalam meningkatkan pelayanannya. Di antaranya dalam bidang perizinan, penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang terkait dengan pembekalan keahlian dan keterampilan calon tenaga kerja. Peningkatan pelayanan berikutnya adalah perlindungan tenaga kerja dan menjaga hubungan industrial antara perusahaan dengan karyawan.

Kepala DPMPTSP Naker Tuban Tadjudin Tebyo mengatakan, untuk meningkatkan iklim investasi yang sehat, dinasnya tanpa henti mempromosikan potensi-potensi di Bumi Wali. 

Diterangkan dia, promosi tersebut diwujudkan dengan menunjukkan potensi-potensi Tuban pada setiap pameran maupun ekspo yang diselenggarakan di lingkup nasional maupun regional. ‘’Dengan menunjukkan potensi-potensi yang kita miliki kepada khalayak, kita berharap  banyak investor yang tertarik untuk menanamkan modal dan berinvestasi di Tuban,’’ ujar dia. 

Judhi Tresna Safitri, kabid perizinan 

DPMPTSP Naker Tuban didampingi Cahyadi Wibowo, kabid penanaman modal dinas setempat menjelaskan, selain mengikuti sejumlah pameran, institusinya juga memberikan akses kemudahan dan pembimbingan dalam pelayanan di bidang perizinan membuka usaha. 

Baca Juga :  Tak Berlaku Merger untuk SMP

Dia menjelaskan, pemberian kemudahan dalam mengurus perizinan merupakan upaya dalam semangat menarik investor untuk berinvestasi di Bumi Wali. ‘’Untuk kemudahan perizinan, tahun depan kita juga terapkan Omnibus Law atau penyederhanaan berbagai macam peraturan. Nanti, peraturan-peraturan yang sudah tidak relevan lagi akan disederhanakan menjadi satu peraturan khusus untuk percepatan berusaha di Tuban,” jelas dia.

Selain itu, lanjut Judhi, Satgas Percepatan Pelaksanaan yang dibentuk dengan SK bupati bertugas mengawal investasi sampai beroperasional. 

Tidak hanya fokus dalam penarikan investor saja. Ditambahkan Wadiono, kabid hubungan industrial didampingi sekdin Asri Buana menyampaikan, institusinya juga memberikan perlindungan dan menjamin kesejahteraan tenaga kerja. 

DPMPTSP naker juga menjaga hubungan industrial antara perusahaan dan tenaga kerja. Beberapa upaya yang sudah dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD) ini adalah melindungi hak-hak para pekerja dan menjaga kesejahteraanya. Salah satunya dengan menggelar kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan BP Jamsostek. Kerja sama tersebut terkait pengurusan perizinan yang harus menyertakan jaminan untuk tenaga kerja berupa BPJS kesehatan maupun BP Jamsostek. ‘’Selain jaminan tenaga kerja, kita juga mengawal penetapan UMK. Supaya UMK di Tuban sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL) masyarakat. Karena kita juga memperhatikan aspek kesejahteraan para tenaga kerja di Tuban,’’ tandas dia. 

Baca Juga :  10 Ribu Muslimat Bojonegoro Komitmen Menangkan Khofifah-Emil

Sementara itu, Haris Takdir Basuki, kabid pelatihan dan penempatan tenaga kerja mengatakan, institusinya juga berhasil dalam memberikan pembinaan kepada tenaga kerja mandiri (TKM). Dalam pembinaan tersebut lembaganya tidak hanya memberikan pembekalan keahlian saja, namun juga membantu memenuhi kebutuhan usaha para TKM. ‘’Kita juga berusaha untuk meningkatkan UKM di Tuban dengan membina para TKM yang kita beri pembekalan keterampilan. Selain pembekalan keterampilan, mereka juga diberikan bantuan alat usaha sesuai dengan jenis pelatihan yang diikuti,” ujar dia. 

Setelah mampu berusaha, kata Haris, 

mereka diharapkan bisa berkontribusi dalam membuka lapangan pekerjaan. Sehingga, dapat mengurangi masalah tingkat pengangguran.

Haris lebih lanjut mengatakan, institusinya juga membantu menyukseskan program pemerintah dalam pemerataan penduduk dan pembangunan. Salah satu bukti, OPD ini juga berhasil memberangkatkan tiga kepala keluarga calon transmigrasi asal Tuban. Calon transmigran tersebut mengikuti program transmigrasi dengan penempatan di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. 

’’Ada tiga kepala keluarga yang kita berangkatkan, meski secara kependudukan sudah bukan merupakan penduduk Tuban, tapi kita masih terus melakukan pengawasan perkembangan dari keberhasilan transmigran asal Tuban itu,’’ucapnya.(rif/ds)

Artikel Terkait

Most Read

Petani Keluhkan Hama Jamur

Cari Banyak Pengalaman

Artikel Terbaru


/