alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Hudanoor Sukses Antarkan Pemkab Tuban Raih Tujuh Kali Piala Adipura

Radar Tuban – Dua periode memimpin Kabupaten Tuban, bupati H. Fathul Huda dan wakil bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si (Hudanoor) sukses mempersembahkan Piala Adipura sebanyak tujuh kali. Ini sekaligus menjadikan Bupati Fathul Huda sebagai satusatunya bupati yang meraih Piala Adipura terbanyak sepanjang sejarah Tuban.

Piala Adipura merupakan cerminan keberhasilan pemerintah daerah dalam menerapkan konsep lingkungan yang bersih dan nyaman. Serta, sukses dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih. Ini artinya, selama dua periode memimpin Tuban, Bupati Fathul Huda bersama wakil bupati Noor Nahar Hussein sukses menghadirkan wajah Kota Tuban yang bersih dan nyaman, serta membudayakan hidup bersih.

Tentu, semua itu tidak lepas dari perjuangan yang cukup panjang dan berat. Termasuk melewati sejumlah tahap penilaian yang cukup ketat dengan hasil nyata di lapangan. Mulai dari sarana prasarana pengelolaan sampah, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkelanjutan, pengelolaan kebersihan dan penghijauan pasar, terminal, kebersihan saluran terbuka, kebersihan jalan dan drainase kota, pengelolaan taman kota, hutan kota, hingga peran serta masyarakat dalam mengelola sampah dengan mereduksi melalui pengelolaan bank sampah induk maupun unit.

Dari semua persyaratan penilaian tersebut, Dinas PRKP Tuban memiliki peran yang cukup urgen. Utamanya dalam menjaga kebersihan dan mempercantik wajah kota. Kepala Dinas PRKP Tuban Drs. Sudarmaji MM mengatakan, untuk menjaga kebersihan di setiap sudut kota, Dinas PRKP memiliki inovasi Buwah Iman (Buwi Waliku Indah, Bersih, dan Nyaman).

Baca Juga :  Angkat Kisah Cinta Milenial di Wisata

Di bidang kebersihan, inovasi Buwah Iman diimplementasikan dalam Satuan Tugas Pembersih Kota (Satberkota). Berkat adanya satuan tugas kebersihan tersebut, kini penanganan sampah dalam kota berjalan sangat optimal. Pasalnya, selain menjalankan rutinitas membersihkan sampah.

Satberkota juga dilengkapi dengan sembilan unit-unit yang siap menjaga kebersihan kota selama 24 jam. Yakni, Unit Reaksi Cepat (URC), Unit Justisi Kebersihan (UJK), Unit Penyapu Jalan (UPJ), Unit Saluran Air (USA), Unit Taman (UTM), Unit Lampu Jalan (ULJ), Unit Penataan Pohon (UPP), Unit Sedot Tinja (UST), dan Unit Jumput Sampah (UJS).

Diantara unit yang ada, URC dan UJK memiliki tugas yang cukup penting dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota setiap saat. Mulai dari matahari terbit hingga terbenam. Semua itu dilakukan agar wajah Kota Tuban selalu terlihat bersih dan indah dipandang. URC misalnya, bertugas melakukan operasi peduli sampah. Tugasnya, menyapu bersih sampah-sampah yang masih tertinggal, baik ditemukan saat melakukan operasi maupun dari laporan masyarakat. Sedangkan UJK bertugas memberikan teguran dan penyadaran kepada masyarakat setiap kali ditemukan ada yang membuang sampah sembarangan. ‘’Ini yang paling penting, membudayakan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,’’ tuturnya.

Disampaikan Darmaji, keberhasilan Pemkab Tuban dalam meraih Piala Adipura secara berturut sebanyak tujuh kali ini merupakan hasil kerja keras dari semua instansi yang ada di lingkungan Pemkab Tuban. Tentunya, juga berkat dukungan penuh yang diberikan bupati Fathul Huda kepada seluruh instansi agar meraih hasil yang terbaik dan prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  Pemberlakuan PPKM, Pengusaha Kecil Cenderung Sulit Tertib

‘’Pak Bupati (Fathul Huda) sangat konsen dalam menjaga kebersihan dan menata keindahan kota,’’ ujarnya. Selain menjaga kebersihan, Dinas PRKP juga memiliki kontribusi cukup besar dalam merubah wajah Kota Tuban. Salah satunya dengan menyulap sejumlah ruang kosong menjadi ruang terbuka hijau dengan hiasan taman.

Diantara ruang-ruang kosong yang sebelumnya gersang kemudian disulap menjadi taman indah itu yakni Taman Kapur, Taman Sumur Gemuling di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Taman Manunggal Kidul, dan masih banyak lagi di setiap sudut-sudut jalan kota yang semuanya memanfaatkan ruang kosong.

‘’Sebagaimana yang diharapkan Pak Bupati, pemerintahan kali ini ingin menghadirkan wajah kota yang asri, bersih, dan indah,’’ tandasnya. Bupati Fathul Huda menegaskan, keberhasilannya dalam meraih tujuh kali Piala Adipura selama dua periode memimpin Tuban ini tidak lepas dari kerja keras seluruh instansi dan stake holder yang ada di lingkup Pemkab Tuban. ‘’Setiap prestasi yang berhasil kita raih adalah bonus dari hasil kerja keras kita bersama,’’ tegas bupati.

Radar Tuban – Dua periode memimpin Kabupaten Tuban, bupati H. Fathul Huda dan wakil bupati Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si (Hudanoor) sukses mempersembahkan Piala Adipura sebanyak tujuh kali. Ini sekaligus menjadikan Bupati Fathul Huda sebagai satusatunya bupati yang meraih Piala Adipura terbanyak sepanjang sejarah Tuban.

Piala Adipura merupakan cerminan keberhasilan pemerintah daerah dalam menerapkan konsep lingkungan yang bersih dan nyaman. Serta, sukses dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih. Ini artinya, selama dua periode memimpin Tuban, Bupati Fathul Huda bersama wakil bupati Noor Nahar Hussein sukses menghadirkan wajah Kota Tuban yang bersih dan nyaman, serta membudayakan hidup bersih.

Tentu, semua itu tidak lepas dari perjuangan yang cukup panjang dan berat. Termasuk melewati sejumlah tahap penilaian yang cukup ketat dengan hasil nyata di lapangan. Mulai dari sarana prasarana pengelolaan sampah, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkelanjutan, pengelolaan kebersihan dan penghijauan pasar, terminal, kebersihan saluran terbuka, kebersihan jalan dan drainase kota, pengelolaan taman kota, hutan kota, hingga peran serta masyarakat dalam mengelola sampah dengan mereduksi melalui pengelolaan bank sampah induk maupun unit.

Dari semua persyaratan penilaian tersebut, Dinas PRKP Tuban memiliki peran yang cukup urgen. Utamanya dalam menjaga kebersihan dan mempercantik wajah kota. Kepala Dinas PRKP Tuban Drs. Sudarmaji MM mengatakan, untuk menjaga kebersihan di setiap sudut kota, Dinas PRKP memiliki inovasi Buwah Iman (Buwi Waliku Indah, Bersih, dan Nyaman).

Baca Juga :  Awas Ada Degradasi! Persela Harus Maksimal Hadapi Kompetisi Liga 1

Di bidang kebersihan, inovasi Buwah Iman diimplementasikan dalam Satuan Tugas Pembersih Kota (Satberkota). Berkat adanya satuan tugas kebersihan tersebut, kini penanganan sampah dalam kota berjalan sangat optimal. Pasalnya, selain menjalankan rutinitas membersihkan sampah.

Satberkota juga dilengkapi dengan sembilan unit-unit yang siap menjaga kebersihan kota selama 24 jam. Yakni, Unit Reaksi Cepat (URC), Unit Justisi Kebersihan (UJK), Unit Penyapu Jalan (UPJ), Unit Saluran Air (USA), Unit Taman (UTM), Unit Lampu Jalan (ULJ), Unit Penataan Pohon (UPP), Unit Sedot Tinja (UST), dan Unit Jumput Sampah (UJS).

Diantara unit yang ada, URC dan UJK memiliki tugas yang cukup penting dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota setiap saat. Mulai dari matahari terbit hingga terbenam. Semua itu dilakukan agar wajah Kota Tuban selalu terlihat bersih dan indah dipandang. URC misalnya, bertugas melakukan operasi peduli sampah. Tugasnya, menyapu bersih sampah-sampah yang masih tertinggal, baik ditemukan saat melakukan operasi maupun dari laporan masyarakat. Sedangkan UJK bertugas memberikan teguran dan penyadaran kepada masyarakat setiap kali ditemukan ada yang membuang sampah sembarangan. ‘’Ini yang paling penting, membudayakan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,’’ tuturnya.

Disampaikan Darmaji, keberhasilan Pemkab Tuban dalam meraih Piala Adipura secara berturut sebanyak tujuh kali ini merupakan hasil kerja keras dari semua instansi yang ada di lingkungan Pemkab Tuban. Tentunya, juga berkat dukungan penuh yang diberikan bupati Fathul Huda kepada seluruh instansi agar meraih hasil yang terbaik dan prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  Angkat Kisah Cinta Milenial di Wisata

‘’Pak Bupati (Fathul Huda) sangat konsen dalam menjaga kebersihan dan menata keindahan kota,’’ ujarnya. Selain menjaga kebersihan, Dinas PRKP juga memiliki kontribusi cukup besar dalam merubah wajah Kota Tuban. Salah satunya dengan menyulap sejumlah ruang kosong menjadi ruang terbuka hijau dengan hiasan taman.

Diantara ruang-ruang kosong yang sebelumnya gersang kemudian disulap menjadi taman indah itu yakni Taman Kapur, Taman Sumur Gemuling di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Taman Manunggal Kidul, dan masih banyak lagi di setiap sudut-sudut jalan kota yang semuanya memanfaatkan ruang kosong.

‘’Sebagaimana yang diharapkan Pak Bupati, pemerintahan kali ini ingin menghadirkan wajah kota yang asri, bersih, dan indah,’’ tandasnya. Bupati Fathul Huda menegaskan, keberhasilannya dalam meraih tujuh kali Piala Adipura selama dua periode memimpin Tuban ini tidak lepas dari kerja keras seluruh instansi dan stake holder yang ada di lingkup Pemkab Tuban. ‘’Setiap prestasi yang berhasil kita raih adalah bonus dari hasil kerja keras kita bersama,’’ tegas bupati.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/