alexametrics
27.4 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

Gebyar Expo Pengembalian Barang Bukti Hasil Kejahatan Polres Tuban

POLRES Tuban tak pernah berhenti mengayomi masyarakat. Di bawah kepemimpinan AKBP Nanang Haryono, Polres Tuban sukses menciptakan situasi Bumi Wali yang kondusif. Sesuai dengan goal Polres Tuban, yakni zero miras, zero narkotika, dan zero kriminalitas. Semuanya diaplikasikan dengan ketegasan terhadap pelaku dan pendekatan humanis terhadap masyarakat.

Sukses mendirikan Macan Ronggolawe (Marong) dan Simba (Sim Bhabinkamtimbas), Polres Tuban kembali berinovasi dengan program-program lain. Antara lain Retuban Peduli, Cyber Force, Tuban Digital Security System, Bakti Ulama, dan Konsultasi Pelayanan Publik. Serta secara konsisten melanjutkan program lama seperti Ngopi (ngobrol pintar), SIBI (sistem siaga Bumi Wali), dan Protokol Sinergitas 3 Pilar.

Tak hanya itu. Polres Tuban juga selalu transparan dalam setiap pengungkapan kasus. Selain rutin diekspos awak media, setiap barang bukti hasil sitaan kejahatan selalu dikembalikan kepada pemiliknya. Gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Pengembalian barang bukti tersebut salah satunya melalui Gebyar Expo Pengembalian Barang Bukti Hasil Kejahatan Polres Tuban 2019.

Baca Juga :  Gus Muhaimin Panglima Santri Menyapa¬†

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, sebagai bukti transparansi, pengembalian barang bukti disaksikan langsung di depan media agar bisa dilihat oleh masyarakat. Dalam Gebyar Expo Barang Bukti 2019 di halaman belakang Mapolres Tuban, masyarakat bisa langsung membawa kendaraan mereka. ‘’Sebanyak 57 sepeda motor dan 7 mobil dipamerkan dan siap dibawa pulang oleh pemiliknya,’’ tegas orang nomor satu di Polres Tuban dalam ekspo tersebut.

Acara yang digelar sejak Selasa (24/9) hingga Senin (30/9) itu diserbu para pemilik kendaraan korban kriminalitas. Puncaknya kemarin (26/9), 1 unit mobil dan 5 unit sepeda motor diambil pemiliknya. Barang bukti tersebut langsung diserahkan Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Wakapolres Kompol Teguh Priyo, Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo, dan jajaran kasat. ‘’Masyarakat yang belum mengambil kendaraannya, dipersilakan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Terminal Kambang Putih Ditempati SPBU-Rest Area?

Syarat pengembalian barang bukti hanya menunjukkan surat kepemilikan kendaraan dan bukti laporan polisi. Nanang menyampaikan, barang bukti yang dipajang tersebut tidak hanya hasil pencurian saja. Namun, juga penggelapan, penipuan, dan lainnya. ‘’Kendaraan bisa langsung dibawa pulang sekarang juga tanpa dipungut biaya. Dengan catatan, kendaraan harus siap dihadirkan saat persidangan,’’ ujar dia.

Tarji, salah satu pemilik sepeda motor asal Desa Bejagung, Kecamatan Semanding mengaku bahagia sepeda motornya yang hilang hampir setahun akhirnya diamankan Satreskrim Polres Tuban. Dia mengaku tak menyangka kendaraan yang dilarikan tetangganya tersebut bisa kembali di tangannya. ‘’Terima kasih Polres Tuban, saya mengambil sepeda motor saya tanpa dipungut biaya apa pun,’’ ungkapnya terharu. (yud/ds)

POLRES Tuban tak pernah berhenti mengayomi masyarakat. Di bawah kepemimpinan AKBP Nanang Haryono, Polres Tuban sukses menciptakan situasi Bumi Wali yang kondusif. Sesuai dengan goal Polres Tuban, yakni zero miras, zero narkotika, dan zero kriminalitas. Semuanya diaplikasikan dengan ketegasan terhadap pelaku dan pendekatan humanis terhadap masyarakat.

Sukses mendirikan Macan Ronggolawe (Marong) dan Simba (Sim Bhabinkamtimbas), Polres Tuban kembali berinovasi dengan program-program lain. Antara lain Retuban Peduli, Cyber Force, Tuban Digital Security System, Bakti Ulama, dan Konsultasi Pelayanan Publik. Serta secara konsisten melanjutkan program lama seperti Ngopi (ngobrol pintar), SIBI (sistem siaga Bumi Wali), dan Protokol Sinergitas 3 Pilar.

Tak hanya itu. Polres Tuban juga selalu transparan dalam setiap pengungkapan kasus. Selain rutin diekspos awak media, setiap barang bukti hasil sitaan kejahatan selalu dikembalikan kepada pemiliknya. Gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Pengembalian barang bukti tersebut salah satunya melalui Gebyar Expo Pengembalian Barang Bukti Hasil Kejahatan Polres Tuban 2019.

Baca Juga :  Kegiatan Seni di Bojonegoro Sudah Boleh 100 Persen

Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono mengatakan, sebagai bukti transparansi, pengembalian barang bukti disaksikan langsung di depan media agar bisa dilihat oleh masyarakat. Dalam Gebyar Expo Barang Bukti 2019 di halaman belakang Mapolres Tuban, masyarakat bisa langsung membawa kendaraan mereka. ‘’Sebanyak 57 sepeda motor dan 7 mobil dipamerkan dan siap dibawa pulang oleh pemiliknya,’’ tegas orang nomor satu di Polres Tuban dalam ekspo tersebut.

Acara yang digelar sejak Selasa (24/9) hingga Senin (30/9) itu diserbu para pemilik kendaraan korban kriminalitas. Puncaknya kemarin (26/9), 1 unit mobil dan 5 unit sepeda motor diambil pemiliknya. Barang bukti tersebut langsung diserahkan Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Wakapolres Kompol Teguh Priyo, Kasatreskrim Polres Tuban AKP Mustijat Priyambodo, dan jajaran kasat. ‘’Masyarakat yang belum mengambil kendaraannya, dipersilakan,’’ tegas dia.

Baca Juga :  Sulam Kanvas , Inovasi Baru Media Lukis

Syarat pengembalian barang bukti hanya menunjukkan surat kepemilikan kendaraan dan bukti laporan polisi. Nanang menyampaikan, barang bukti yang dipajang tersebut tidak hanya hasil pencurian saja. Namun, juga penggelapan, penipuan, dan lainnya. ‘’Kendaraan bisa langsung dibawa pulang sekarang juga tanpa dipungut biaya. Dengan catatan, kendaraan harus siap dihadirkan saat persidangan,’’ ujar dia.

Tarji, salah satu pemilik sepeda motor asal Desa Bejagung, Kecamatan Semanding mengaku bahagia sepeda motornya yang hilang hampir setahun akhirnya diamankan Satreskrim Polres Tuban. Dia mengaku tak menyangka kendaraan yang dilarikan tetangganya tersebut bisa kembali di tangannya. ‘’Terima kasih Polres Tuban, saya mengambil sepeda motor saya tanpa dipungut biaya apa pun,’’ ungkapnya terharu. (yud/ds)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/